My Word

Fenomena Saat ini Generasi Mesum

Melihat fenomena anak muda jaman sekarang sudah sangat meresahkan, gak kebayang apa jadinya gw dimasa depan bersama anak-anak, buat para papa-papa muda seperti gw ini (gw belum jadi papa sebenarnya) beban kalian teramat berat untuk menjaga sang buah hati dari penistaan cinta. Kita bisa lihat trend gaya pacaran anak masa kini di instagram, yang paling bikin gw geleng-geleng ada trend dimana mereka merayakan hari jadian atau anniversarry di sebuah kamar hotel dengan dekorasi mirip perayaan ultah suami istri yang romantis. Gw aja gak pernah niupin balon angka-angka dan huruf buat bini gw, apalagi ini si cowok rajin amat ya buat dekorasi buat si cewek. Yang jadi pertanyaan adalah untuk apa mereka merayakan disebuah kamar hotel? Hanya sekedar niup lilin terus cabut pulang kerumah kah? Atau ini yang dinamakan “keperawananku untuk kamu say”

Kebetulan juga ada sebuah email dari pembaca blog gw, dia ini cerita kalau cowoknya selingkuh hmm… standar sih tapi yang bikin agak berbeda, si cowok ketahuan selingkuh dan berubah sikap setelah satu bulan mereka merayakan anniversary disebuah hotel, disebuah kamar, berduaan, gituan, iyalah gituan, lu mau ngapain berduaan dikamar hotel dan sedang dimabuk cinta, main karambol?. Singkat cerita, hubungan mereka agak mulai renggang seperti kaos kaki yang udah setahun gak diganti. Dia menyalahkan sicowok karena udah ngerenggut keperawanannya dan sekarang berulah dengan cewek lain, sayangnya bagi gw justru si cewek yang salah, kenapa mau? Karena cinta? Makan tuh cinta. Gak belajar sama ki patkay, “beginilah cinta, penderitaannya tiada akhir” dan wanitapun mudah kerayu karena sudah merasa cinta terhadap sicowok. Gw udah membaca ratusan email yang masuk dan masing-masing ceritanya sama, melakukan ML sebagai bukti cinta sejati namun yang ingin gw bahas di tulisan kali ini bukan rayuan cinta untuk seks bebas tapi fenomena perayaan pecah perawan dihotel.

Continue reading “Fenomena Saat ini Generasi Mesum”

Iklan
Catatan Kecil, Cerita Singkat

Rumah Kosong dan Seks Bebas

Ini bukan artikel mengenai tips cara kita menghindari perampokan atau pencurian tapi ini lebih kepada sebuah cerita nyata anak-anak muda era sekarang, jaman dimana konsumsi listrik menjadi berlebih untuk charge baterai gadget dan mata lebih sering menatap layar hape dibandingkan layar tancap. Guys…. gw mau sharing-sharing nih, sebelumnya kan gw sempat membuat tulisan yg nge-hits habis soal Bertahan karena ‘itu’ dan semua dari cerita pengalaman tersebut sebenarnya memiliki satu titik awal permasalahan.

Gw beberapa kali menonton video mesum hasil karya anak bangsa, tanpa skrip atau skenario tapi mereka melakukan adegan tersebut dengan alamiah. Riset alamiah menonton video kemesuman muda mudi ini, dapat gw tarik kesimpulan bahwa mereka mesum di ruang kosong hahaha, ya iyalah bahkan sampai ada yg di hutan dan kebon, anjriiit… jangan-jangan peluh keringat mereka bercucuran jatuh ke daun-daunan sesayuran dan sejenisnya. Kenapa juga mereka mesum di Hutan, ah namanya juga penghematan, modal rayuan gombal “aku janji bakal nikahin kamu, ini bukti cinta akooooh” fak lah, kemesuman langsung saja terjadi dimanapun (asal sepi). Mungkin lagu kisah kasih di sekolah yg memiliki lirik ‘malu aku malu, pada semut merah’ tidak lagi berarti karena ketika dua insan bermesum ria akan lupa di hutan atau kebun banyak semut rang-rang yg berlalu lalang dan gak beruntung melintasi daerah yg menjadi lapak buang hajat kelamin.

Beberapa teman-teman yg pernah melakukan hubungan intim diluar nikah, entah saat masih dibangku sekolah atau kuliah melakukan pertama kali ketika rumah mereka kosong. Ini inti awal dari permasalahan seks bebas dikalangan remaja dan gw bakal jelasin kenapa bisa begitu atau mungkin ada pembaca yang masih lugu gak ngerti hubungannya dengan rumah kosong. Remaja memiliki daya emosi yg meledak-ledak, mudah emosi tapi mudah juga terangsang karena yang namanya terangsang merupakan suatu efek yg baru di umur mereka. Ketika melihat cewek cantik seksi hampir bugil langsung ada perasaan “aaaah….. gimana gitu” dan bagian alat vitalnya mengeras. Gini nih cara kerjanya (bingung gw ngambil bahasanya)

  1. Panggil aja si cowok Toni dan si cewek Friska (sori klo ada yg punya nama itu)

Kedua insan ini jadian, mereka teman sebangku, sama-sama polos, Cuma tahunya pacaran itu ya jalinan kasih tanpa pamrih.

  1. Hubungan mereka beranjak ke 3 bulan, tiap bulan di hitung anniversary lho, ah biasa itu namanya juga abg baru jatuh cinta. “met 1 bulan sayang” “happy 2 bulan honey” “udah 3 bulan ya sayang,lama juga ya pacaran kita”
  2. Di bulan ke 4, Toni mulai coba-coba pegang tangan si Friska dengan alasan safety saat nyebrang jalan, atau biar tidak tertinggal berjalan berdua di mall. Toni mulai merasakan ada rasa nyaman, tak jarang untuk yg baru pertama kali genggam tangan lawan jenis bakal keringetan. Oh iya, baca juga artikel-artikel soal gandeng tangan, soalnya ada fakta kenapa gandengan tangan bikin nyaman.
  3. Gandengan tangan didepan umum sudah biasa, ketika di bioskop memberanikan diri untuk merangkul atau semi memeluk (agak memeluk badan tapi gak pelukan). Terkesan memberikan kehangatan bagi pasangan “aku ingin selalu membuatmu hangat fris…”
  4. Toni melihat adegan ciuman, entah di tv, internet bahkan melihat burung parkit piaraannya saling adu paruh ke pasangannya. Toni berpikir apa nikmatnya saling bersentuhan bibir ke bibir. Dia bayangin mencium friska dalam lamunannya hingga akhirnya dia tak sadar sudah terangsang. Kalau belum kenal seks, liat orang atau bayangin orang ciuman aja udah terangsang lho.
  5. Karena rasa penasaran tapi takut, toni meminta cium pipi si friska. Awalnya friskan menolak karena takut tapi toni selalu stabil untuk menggodanya hingga akhirnya friska mau tapi hanya dikecup saja.
  6. Karena si friska udah ngasih lampu hijau untuk dikecup pipi, Toni bingung meletakan waktu yg tepat buat mencium si friska. Dalam garis besar, dia butuh tempat sepi dan tak ada orang pun yg melihat kecuali Tuhan, mau bagaimana pun tetap akan melihat.
  7. Toni memberikan pesan kalau nanti pulang sekolah untuk tetap tinggal dikelas, karena biasanya akan sepi saat kelas bubar.
  8. Toni dan Friska akhirnya melakukan kissing pertamanya di kelas, awalnya cium bibir malu-malu namun makin lama sudah beranikan diri mencium bibir ala film dewasa.
  9. Kegiatan cium mencium sudah dibiasakan dalam menu pacaran mereka, setiap ada kesempatan mereka akan berciuman baik dirumah tony maupun friska walaupun ada kedua orang tuanya karena tidak mungkin orang tuanya berada dihadapan mereka selama mereka pacaran.
  10. Ketika ciuman menjadi hal biasa, Toni ingin sesuatu yang lebih. Ada hentakan gairah ketika berciuman dengan friska sambil memeluknya, tanpa sadar jemari Toni mulai berani menggapai sudut-sudut tubuh Friska.
  11. Awalnya Friska menolak tapi Toni berhasil meyakinkannya seperti meyakinkan jika mengupil itu tidak berdosa.
  12. Toni mulai memperhatikan waktu kapan rumah kosong untuk mengajak friska kerumah

Continue reading “Rumah Kosong dan Seks Bebas”