curhat

Curhat donk Mas : Ingin Bunuh Diri

Gw inget banget waktu malam itu ada seseorang yang add pin bbm gw, setelah gw approve tak lama dia langsung curhat panjang lebar dan tak lupa mengenalkan dirinya namun dengan menggunakan nama samara serta tidak menyebutkan lokasinya dimana. Sejak artikel Bertahan karena hal itu, banyak para ladies yang meminta pin bbm atau wa gw untuk sekedar curhat tapi untuk mala mini curhatnya agak berat karena Nia (nama samara) ingin melakukan percobaan bunuh diri dalam waktu dekat.

Cerita suram Nia bermula dari perceraian ayah ibunya pada tahun 2013 lalu, lalu sang ibu menikah lagi dengan suami baru yang menurut NIa perangainya sudah terlihat bukan orang baik. Nia memiliki adik perempuan yang umurnya Cuma berbeda 3 tahun, Nia berusia 18 tahun sedangkan adiknya 15 tahun. Seiring berjalan, Nia sering dianiaya oleh ayah tirinya itu tanpa sepengetahuan ibunya, untuk melapor ke ibunya pun menurutnya sia-sia karena ibunya sudah termakan cinta oleh suami barunya itu sehingga apapun keluh kesah Nia terhadap ayah tirinya hanya dianggap perusakan nama baik si suami baru ibunya. Kadang-kadang nia diancam akan melukai adiknya jika melaporkan semua perbuatan dia kepada ibunya. Singkat cerita, pada tahun 2015 akhir Nia mengalami pemerkosaan dirumahnya sendiri oleh ayah tirinya, kejadiannya saat ibunya keluar kota untuk bekerja sedangkan dirumah hanya ada Nia, adiknya serta ayah tirinya. Nia tidur dikamar berdua dengan adiknya, lalu nia dipanggil oleh ayah tirinya untuk menemuinya diruang tamu, diruang tamu itulah Nia diperkosa dan akan mengancam membunuh adiknya jika tidak mau melakukan hubungan intim dengan dirinya. Nia yang begitu sayang sama adiknya harus merelakan keperawanannya direnggut ayah tirinya dan kejadian tersebut bisa terjadi seminggu 3 kali disaat ada kesempatan. Nia seperti wanita yang sudah tidak memiliki otak, mau melawan ataupun melapor tidak bisa karena pernah sekali ia menolaknya dan adik perempuan nia secara tiba-tiba dipukul dan ditendang oleh ayah tirinya.

Continue reading “Curhat donk Mas : Ingin Bunuh Diri”

Catatan Kecil

Menjadi Anak yang Sukses, Dambaan setiap Orang Tua

Anak yang sukses menjadi cita-cita hampir seluruh orang tua. Masa depan yg cerah dan sukses sebagian besar dipengaruhi oleh didikan orang tua. Dari sekian banyak ulasan, berikut saya rangkum 5 ciri orang tua yang memiliki anak yang sukses:
1. Mempersiapkan dana pendidikan
Kenaikan rata-rata pendidikan di Indonesia berkisar 5% – 7% setiap tahunnya. Untuk menyisiatinya, persiapan dana pendidikan anak sejak dini banyak dilakukan oleh orang tua. Namun belum banyak orang tua mengetahui bagaimana cara menghitungnya. Salah satu cara mudahnya dengan menggunakan aplikasi atau website kalkulator finansial yang dapat anda cari melalui google.

2. Melatih keahlian sosial
Dengan cara berempati, mendengarkan anak dengan seksama, dan sering berinteraksi dengan anak dapat melatih keahlian sosial.

3. Membiasakan anak melakukan pekerjaan rumah
Kebiasaan ini bisa melatih anak untuk berempati, mengenal tanggung jawab dari kecil, dan juga mandiri dalam bekerja. Seorang anak yang dibiasakan membantu pekerjaan rumah rata-rata akan menjadi anak yang mudah bekerjasama dengan rekan kerjanya.

4. Jamin kebahagiannya
Pelajaran di sekolah, PR yang dibawa pulang kerumah, jadwal les yang begitu padat membuat anak mudah stress. Di tengah kesibukan anak, orang tua wajib untuk meluangkan waktunya untuk rekreasi bersama anak. Rekreasi dianggap bukan hanya cara untuk merekatkan hubungan keluarga, tetapi juga ampuh untuk melepas stress sang anak. Untuk liburan yang hemat, Anda dapat cek promo secara rutin, contohnya melalui tautan berikut http://www.bit.ly/gratissetahun

5. Aktivitas luar ruang.
Keseharian anak generasi Alpha & Y adalah bermain games melalui telepon pintar mereka. Melatih anak untuk bermain di luar ruang (outdoor) bisa mengasah interaksi anak dengan orang lain. Manfaat lain yang bisa didapatkan adalah menjaga kesehatan mata anak.

Cerita Singkat

Sunad…

Sunat atau biasa diartikan dengan nama pemenggalan ujung kelamin pria, sudah menjadi kewajiban bagi umat muslim diseluruh dunia, walaupun sebenarnya sunat bukan masalah agama tapi juga soal kesehatan. Banyak dokter kelamin mengatakan jika sunat sangat baik buat kesehatan kelamin sehingga menjadi lebih bersih dan bebas penyakit kelamin seperti herpes, kutilan, raja singa hingga penjahat kelamin. Bagi seorang pria, memutuskan untuk sunat seperti memberikan pilihan apakah lo bakal ikut wajib militer atau enggak dan pilihan itu akan membuat keluarga menjadi bahagia. Dalam berbagai macam adat budaya, ada yang memang sudah disunat sejak baru brojol sehhingga kuncup ujung kelamin pria bernama Tytid akan langsung dipenggal sebelum dia merasakan kepuasan keduniawian, contohnya adalah orang sunda yang biasa menyunat anaknya saat brojol atau saat mereka lengah.

Berbeda dengan gw yang keturunan keluarga Djawa walaupun bokap gw campuran yaitu Ciwa (Cina Jawa), sebagai orang jawa, gw sah sah aja untuk menentukan sendiri kapan gw siap sunat, sehingga lu jangan heran kalau ada beberapa orang jawa yang baru sunat ketika udah ngerti cara bikin anak. Sunat itu gak bisa dipaksa kaya lu mau berak tapi gak pengen, sunat butuh kesiapan mental yang sangat-sangat besar. Gw gak akan mau sunat walaupun bokap gw bakal mengiming-imingkan hadiah wah sekalipun dan gw juga gak akan mau sunat walaupun nyokap gw udah siapin pecut kuda lumping biar gw mau disunat. Konon katanya kalau kita terpaksa gak iklas buat disunat, itu si Tytid gak bakal bisa sembuh atau model sunatannya bakal gak bagus. Gw gak mau donk barang masa depan gw  terlihat gak menarik didepan istri gw nanti, apa jadinya jika barang gw gak berbentuk indah dimata kaum hawa? Harga diri gw sebagai pria terasa di diskon 90%.

Gw sendiri baru mau disunat saat duduk dibangku kelas 5 SD, padahal nyokap gw udah nyuruh gw sunat sejak kelas 3 SD dengan alasan teman-teman gw udah pada disunat padahal temen-temen yang dimaksud nyokap gw juga belum pada disunat, gw bisa tahu bentuk barang mereka belum disunat karena sering ngajak gw kencing bareng. Ya wajar sih namanya juga anak SD, sahabat dimanapun kita berada sampai kencing pun minta ditemenin didalam kamar mandi. Walaupun gw gak ikut ngencing, mau gak mau mata gw dihadapin sama bendi mungil diselangkangan mereka, gak tahu kenapa mata gw gak bisa berpaling. Skip.. skip… nah… pas kelas 5 SD gw menyakinkan diri buat disunat, hal mendasar gw mau untuk disunat Cuma satu, kedewasaan. Gw berpikir kalau gw udah sunat berarti gw udah akil baliq atau dewasa, dari gw duduk kelas 3 SD gw udah punya cita-cita besar yaitu ingin cepat dewasa, dengan dewasa, gw bisa ngelakuin hal apapun yang Cuma bisa dilakukan saat gw dewasa.

Gw masih inget banget, saat itu bokap nyokap lagi diruang tengah nonton tv bareng, sedangkan gw ada di kamar untuk menyiapkan diri memantabkan niat gw buat di sunat. Seketika itu juga gw langsung keluar kamar dan mengatakan kesiapan gw disunat sama bokap, “pah…. Aku mau disunat” bokap nyokap gw langsung menatap gw dengan tatapan tidak percaya, persis seperti  saat gw bilang “pah… aku hamil…”, nyokap gw yang tadinya duduk disofa, beranjak nyamperin gw dan memeluk gw dengan penuh erat “benar itu fik? Kamu mau disunat?, Alhamdulillah ya Allah” dan bokap langsung mewawancarai gw untuk meminta kapan tepatnya gw mau disunat dan mau disunat dimana. Awalnya bokap menawarkan buat disunat saat  libur panjang sekolah tapi gw tolak karena niat gw gak bertahan lama dan bisa saja gw mengurungkan niat Karena terlalu lama, gimana gak lama, gw baru aja naik kelas 5 masa disuruh nunggu 3 bulan lagi buat dapetin libur panjang sekolah.

Continue reading “Sunad…”

Cerita Singkat, Love's

Ini Kisah Cinta Gw : Cinta Pertama Yang Sehat

Selayaknya manusia pada umumnya, gw juga pernah menjalankan hubungan percintaan dengan lain jenis yang bernama wanita dan pertama kali rasanya jatuh cinta itu hmmm… aneh-aneh sedap gitu deh. Cinta pertama di istilahkan dengan cinta monyet, cinta yang sebenarnya bukan untuk diseriusin, sebuah fase dimana seorang manusia mengenal rasanya jatuh cinta untuk pertama kali, sebenarnya kalau dinamakan jatuh cinta agak dewasa sih tapi lebih baik cinta monyet merupakan fase dimana seorang manusia mulai tertarik dengan lawan jenisnya.

Cinta pertama gw dimulai dari kelas satu SMP, wah.. dijaman gw itu, kelas Satu SMP udah pacaran rasanya wah banget. Kalau dijaman sekarang anak SD udah mami papih, bahkan udah saling ikat janji layaknya orang pacaran anak kuliahan padahal anak kuliahan aja gak gitu bangetz. Mungkin itu anak SD kebanyakan ngirup lem aibon sama pupuk urea sehingga perkembangan otaknya lebih cepat dewasa. Gw pacaran sama anak kelas 2 SMP, hahaha lebih tua setahun dari gw tapi apa daya, gw gak malu, justru gw bangga bisa jadian sama kakak kelas beda sekolah. Berawal ketemuan di sekolah dasar kami dulu, lalu jadi sering ketemuan dan akhirnya jadian. Jadian kami terbilang unik karena masih menggunakan surat-suratan yang dikirim oleh temen kami, jadilah teman kami seorang kurir surat cinta kami. Pertama kali kirim surat ke gw adalah si cewek dengan isi surat “gw tertarik sama lo” dan seketika gw bingung harus balas apa. Surat dengan kertas berwarna kuning dan berlogo senyum itu sering gw buka tutup lipetannya, tak terasa tangan keringet dingin seperti nahan berak. Gw gak mungkin cerita sama orang tua soal beginian, bisa-bisa gw dilarikan ke pulau nan jauh sama nyokap gw karena merasa anaknya mulai di incar tante-tante.

Sedua hari kemudian gw membalas surat itu, gw sampaikan surat itu ke Niko, cowok gemuk putih yang sering dipanggil anak babi  sama temennya menjadi kurir surat kami. Isi surat balasan yang gw kirim adalah “gw juga tertarik sama lo” secara kalimat gw hanya menambahkan kata ‘juga’ sebagai jawaban atas suratnya. Kata niko, gw harus ketemuan sama dia disebuah taman, akhirnya kita ketemuan dan dari situ kita berkomitmen menjaga hubungan ini. Apa yang harus dilakukan orang pacaran saja gw gak tahu, tiap hari gw bingung bercampur seneng, gw merasa udah dewasa banget tapi tolol, tolol karena gak tahu harus apa. Akhirnya gw mendapatkan petunjuk ‘orang pacaran harus apa?’ lewat film si Doel anak sekolahan, saat itu ada episode si Doel datengin zaenab dan dibilang mandra sebagai pacaran. Oh begitu… jadi orang pacaran itu si cowok harus kerumah si cewek. Faktanya terbalik, si cewek yang sering kerumah gw karena si cewek tahu rumah gw dimana sedangkan gw gak tahu dimana si cewek itu tinggal hahahhaa… gw yang diapelin bro.

Pacaran kami tergolong sehat banget, gak kaya anak-anak baru pacaran yang udah nyoba gandengan tangan sama gimana dapetin ciuman pertama, gw malah baru sampai  kepikiran bagaimana cara nyenengin dia dengan gaya pacaran sehat ini. dinamakan sehat karena kami sering bersepeda bareng walaupun sepeda kami berdua memperlihatkan kasta kami berbeda jauh, sepeda dia Federal mahal, sedangkan sepeda gw wim cycle edisi murah dengan bentuk yang mulai gak karuan tapi itu gak membuat gw malu karena yang malu malah tetangga-tetangga gw yang melihat kami pacaran dengan sepeda. Ada aja ibu-ibu gossip yang nyamperin nyokap gw buat berhati-hati dengan apa yang kami lakukan “bu.. bu topik, ati-ati ah anaknya udah pacaran, nanti bahaya” dengan wolesnya nyokap gw ngebales “ati-ati kenapa bu? Si topik mesum?, lah pacarannya juga bareng sama saya, ngobrol sama saya dan gak aneh-aneh” memang nyokap gw kadang suka nimbrung kalau cewek gw datang kerumah, dia tipe orang yang mau bergaul sama siapapun dan cewek gw welcome kaya keset sehingga gak ada canggung.

Continue reading “Ini Kisah Cinta Gw : Cinta Pertama Yang Sehat”

My Word

Fenomena Saat ini Generasi Mesum

Melihat fenomena anak muda jaman sekarang sudah sangat meresahkan, gak kebayang apa jadinya gw dimasa depan bersama anak-anak, buat para papa-papa muda seperti gw ini (gw belum jadi papa sebenarnya) beban kalian teramat berat untuk menjaga sang buah hati dari penistaan cinta. Kita bisa lihat trend gaya pacaran anak masa kini di instagram, yang paling bikin gw geleng-geleng ada trend dimana mereka merayakan hari jadian atau anniversarry di sebuah kamar hotel dengan dekorasi mirip perayaan ultah suami istri yang romantis. Gw aja gak pernah niupin balon angka-angka dan huruf buat bini gw, apalagi ini si cowok rajin amat ya buat dekorasi buat si cewek. Yang jadi pertanyaan adalah untuk apa mereka merayakan disebuah kamar hotel? Hanya sekedar niup lilin terus cabut pulang kerumah kah? Atau ini yang dinamakan “keperawananku untuk kamu say”

Kebetulan juga ada sebuah email dari pembaca blog gw, dia ini cerita kalau cowoknya selingkuh hmm… standar sih tapi yang bikin agak berbeda, si cowok ketahuan selingkuh dan berubah sikap setelah satu bulan mereka merayakan anniversary disebuah hotel, disebuah kamar, berduaan, gituan, iyalah gituan, lu mau ngapain berduaan dikamar hotel dan sedang dimabuk cinta, main karambol?. Singkat cerita, hubungan mereka agak mulai renggang seperti kaos kaki yang udah setahun gak diganti. Dia menyalahkan sicowok karena udah ngerenggut keperawanannya dan sekarang berulah dengan cewek lain, sayangnya bagi gw justru si cewek yang salah, kenapa mau? Karena cinta? Makan tuh cinta. Gak belajar sama ki patkay, “beginilah cinta, penderitaannya tiada akhir” dan wanitapun mudah kerayu karena sudah merasa cinta terhadap sicowok. Gw udah membaca ratusan email yang masuk dan masing-masing ceritanya sama, melakukan ML sebagai bukti cinta sejati namun yang ingin gw bahas di tulisan kali ini bukan rayuan cinta untuk seks bebas tapi fenomena perayaan pecah perawan dihotel.

Continue reading “Fenomena Saat ini Generasi Mesum”

Cerita Singkat

Balada Sepeda Roda Empat

Gw termasuk orang yang telat bisa naik sepeda, gw baru belajar naik sepeda saat kelas 6 SD padahal temen-temen gw sudah bisa naik sepeda saat kelas 2 SD. Buat gw saat itu, sepeda adalah sebuah beda yang ajaib,dimana seorang manusia bisa seimbang naik sepeda padahal di kanan kirinya tidak ada penompang agar sepeda itu tidak jatuh, lebih takjub lagi saat melihat orang naik motor, kereeen… seakan gw melihat sosok ksatria berkuda. Ya namanya juga masih kecil, ngeliat yang aneh-aneh berasa takjub, waktu ngeliat kucing berakpun gw merasa takjub karena heran melihat kucing bisa berak tenang walaupun gw ada didepan dia.

Saat gw kelas 4 SD, setiap sore harinya anak-anak komplek berkumpul di perempatan gang, cukup luas buat kami bermain-main disana. Biasanya terdapat 8 hingga 12 anak bermain, mulai main galaksin, tang umpet, tang jongkok atau main mata, beda sama anak jaman sekarang, ngumpul-ngumpul tapi otaknya di gadget giliran udah pada dirumah masing-masing barulah mereka ngobrol di wassapp. Kembali ke masa gw SD kelas 4, saat itu sedang hits iklan sepeda wimcycle, yang dengan tagline tak terlupakan “wimcylce… heeeeboooooh” gara-gara iklan ini banyak anak komplek pada beli sepeda . ada 4 anak yang tidak mengikuti trend yang sedang in termasuk gw, karena bokap gw gak punya duit buat beli sepeda, maklum ekonomi keluarga lagi carut marut dan sepeda saat itu termasuk barang mevvah apalagi merknya wimcycle. Beberapa anak yang sudah memiliki sepeda biasanya berkumpul, mereka membuat geng sepeda, sedangkan yang gak punya sepeda Cuma jadi penonton dengan wajah mupeng. Walaupun mupeng tapi dengan bodohnya kita sering ngikutin geng sepeda seperti cheerleaders yang selalu berisik sorak sorai bergembira menyemangati atlet idolanya.

Biasalah anak komplek, kalau mau dibilang keren harus punya barang yang keren pula, ada salah satu anak komplek bernama Andro yang memang orang tuanya kaya raya. Awalnya anak ini dilihat biasa-biasa saja sama teman-teman lainnya tapi sosoknya terlihat berbeda setelah ayahnya memberikan sebuah sepeda merk Federal, jaman dulu merk ini yangpaling mahal, mungkin jika dibandingkan era sekarang sekelas dengan sepeda merk Polygon. Sepeda merah merona dengan jok yang masih diplastikin, menandakan sepeda tersebut dibeli secara baru hahahha kalau second gak mungkin joknya diplastikin dan bannya masih berambut. Semua teman sepermainannya melihat dirinya bagai sosok idola, takjub dan mata mereka tak henti-hentinya memandang sepedanya Andro. Bahkan saat andro memamerkan skill nya bermain sepeda, ibarat anak-anak putri melihat zayn malik bertelanjang dada, histeris… sedangkan Gw? Ya biasa aja, gw tipe anak cowok yang biasa-biasa aja melihat ke-wah-an anak komplek, gw lebih takjud melihat topeng monyet naik sepeda-sepedahan dibandingkan melihat manusia berlemak menggenjot sepeda mahal.

img_0191

Anak kecil tetaplah anak kecil, gw yang masih berstatus anak-anak pasti menyimpan rasa keinginan buat memiliki sesuatu. Gw cerita sama nyokap tentang keinginan gw memiliki sepeda dan sempat ditentang keras, permintaan gw udah kaya anak gadis minta kawin sama pemuda paruh baya. Nyokap gw beralasan jika gw bakal terluka naik sepeda, maklum gw punya kecacatan ditubuh yang bikin keseimbangan gw agak kacau, next time nanti gw certain deh. Beruntung bokap memang pengertian, dia menjelaskan jika sudah saatnya gw memiliki sepedah. “sudah saatnya opik menikmati apa yang dinamakan sepeda bu, sudahlah, jangan khawatir kebiasan dia yang suka jatoh ke got” ah bokap memang paling handal. Alhamdulillah gw dapat kesepakatan untuk dibelikan sepeda namun dengan satu syarat ringan yaitu harus ranking 3 besar, hehehe itu sih gampang karena gw langganan ranking 2 setiap pembagian raport dan akhirnya pun gw mendapatkan ranking 3, fyuuh… untung aja bukan ranking 4, mungkin karena akhir-akhir ini gw kebanyakan main SEGA sehingga daya minat belajar gw menurun apalagi gw sempat kena campak dan harus ijin sakit selama 3 hari.

Continue reading “Balada Sepeda Roda Empat”

Catatan Kecil, Cerita Singkat, My Word

Kopi dan Kenanganku

Sebagian besar laki-laki dimuka bumi ini sangat menyukai kopi, sebuah minuman yang terbuat dari serbuk biji kopi dan rata-rata berwarna hitam, walaupun judulnya kopi putih (white coffee) tapi tetap aja warnanya gak putih, cenderung gelap. Minum kopi bisa dilakukan kapan aja kecuali saat tidur, belum pernah gw liat orang tidur sambil ngopi, kecuali ngupil. Kopi buat gw adalah sesuatu yang murah tapi elegan karena ke-eleganannya sebuah cafe kopi bisa meracik kopi harganya menjadi lebih mahal padahal bijinya sama aja dengan kopi murah yang kita minum. Gak sembarangan tata cara minum kopi, lu pasti belum pernah liat iklan kopi dengan cara minum seperti iklan minuman extra joss atau minuman stamina lainnya yang bisa tumpah-tumpah sambil gelasnya di adu. Pasti semua iklan kopi mengedepankan ke-eleganan kita meminum kopi, disruput atau diteguk secara biasa-biasa saja.

Awalnya gw gak bisa minum kopi layaknya pria normal, sedikit saja sudah merasa mules karena gw punya asam lambung yang tinggi namun sekarang sudah tidak lagi, gw berlatih untuk kuat minum kopi dengan cara mengawalinya dengan mengisi perut agar lambung tidak kosong, perlahan tapi gak pasti, perut kita akan kuat dengan kesedapan kopi. banyak teman-teman yang awalnya anti kopi sekarang jadi pedagang kopi karena mengikuti resep menikmati kopi tanpa nyeri haid. Awal pengenalan gw dengan kopi dimulai sejak kelas 3 SD, sekolah dasar, masih tergolong anak-anak tapi gw sudah coba-coba (nyuri-nyuri) seruput hingga seteguk kopi punya bokap. Bokap gw emang maniak kopi, bahkan ada istilah, belum bisa dimulai kisah hidup kalau belum ngopi. Setiap pagi nyokap gw menyajikan segelas kopi di meja makan, berharap bokap gw akan mendatangi meja makan sembari seruput kopi. Selalu rutin setiap pukul 5.30 pagi sebelum bokap gw berangkat kerja dan biasanya gw udah bersiap diri sepik-sepik duduk dimeja makan untuk mencuri tegukan kopi karena biasanya setelah minum seteguk kopi, bokap gw akan beranjak mandi dan disaat itulah gw beraksi untuk tancap gas menikmati kopi. Gw memang penasaran seperti apa rasanya minuman hitam itu, ternyata rasanya enak bro, manis dan sensasinya tiada tanding. gak ada efek apapun saat pertama kali gw minum kopi, hingga kegiatan ini menjadi rutinitas gw dan akhirnya ketauan juga sama nyokap. Gw kira nyokap bakal marahin gw semarah-marahnya namun ternyata nyokap hanya memberikan saran, kalau mau cobain minum kopi harus bilang dan saat itu gw suka bilang tapi tetep gw dibatasin minumnya dan hanya boleh minum kopi susu walaupun komposisi susunya lebih banyak daripada kopinya, gak apalah daripada gak.

img04107-20170201-1616

Hingga pada saat gw duduk dibangku SMP, gw mengalami kejadian na’as, gw berak-berak gara-gara kopi dan ternyata yang gw minum adalah kopi bermerk Neskapeh, kopi ini ternyata memiliki konstur rasa kuat sehingga ada rasa-rasa asam yang malah merangsang asam lambung gw lebih berani hingga akhirnya gw berak-berak plus gejalan tipes, untung gak sampai sekarat, gak lucu dilaporan kedokteran “ada anak remaja yang sekarat gara-gara salah minum kopi”. Sejak saat itu saya mempelajari jenis-jenis kopi yang layak gw minum dan mana yang jarang-jarang gw minum, akhirnya memiliki kesimpulan gw harus menjauhi produk neskape karena kandungan kopinya kuat, memang merk ini lebih ngetrend dan anak muda banget tapi entah kenapa gw sebagai anak muda (saat itu) gak cocok sama kopi ini. Gw kalau ngeliat cangkir gede berisikan kopi hitam selalu teringat sosok bokap, setiap pagi ataupun sore selalu disediain kopi hitam manis racikan nyokap, dan memang racikannya superb banget padahal bukan kopi mix yang tinggal tuang lalu seduh melainkan harus ditakar dan dikira-kira. Bokap cuma suka merk kopi yaitu kapal ngapi, dari dulu gak pernah mau ganti walaupun pernah gw kasih kopi mahal buatan luar negeri, tapi tetep baliknya ke ngapal ngapi. hingga bokap dan nyokap gw menghabiskan masa pensiun dikampung, tetap merk ngapal ngapi setia menemani mereka berdua dan selalu ada di meja makan, gw kadang-kadang pakai kopi tersebut buat ngilangin bau sepatu atau bau tak sedap lemari pakaian. taro aja satu sendok kopi bubuk diatas tisu, lalu untel-untel dan masukin kedalam sepatu, satu sepatu satu buntelan tisu, Insya Allah jika sepatunya gak jamuran bakal hilang bau tidak sedapnya, kalau jamuran mending dicuci. oh iya… tips ini gw dapat dari seorang supir taksi, waktu gw kelas 5 SD kakak gw pernah muntah di taksi dan si supir dengan santainya cuma minta ganti uang kopi sebungkus aja, padahal bokap gw udah mau ngasih duit buat cuci mobil yang notabene nya lebih mahal dari sebungkus kopi tapi si supir tetep kekeuh karena kata dia lebih baik muntahan dikasih serbuk kopi dahulu sampai kering, baru dicuci karena kalau langsung dicuci, baunya suka masih ada apalagi perjalanan dia masih jauh. Beda lah jaman itu dengan jaman sekarang yang mudah menemukan tukang cuci steam, jaman dulu sekitar tahun 97 susah banget tempat cuci mobil.

ibarat senjata perang, setiap pria harus memiliki kesukaan kopinya masing-masing, ini akan menunjukan jati diri lo dihadapan manusia yang lain dan kasir kedai kopi, gak mungkin kan lu beli kopi di kafe tapi lu bingung mau minum yang mana, pilih dengan yakin karena itu memang kesukaan lu. Seperti halnya gw yang gak pernah ganti jenis kopi kalau minum di kafe, selalu kapucino, mau minumnya di setarsebak, kopibin, sampai beli kopi jadi di indomarch tetap milihnya kapucino. Gw suka kapucino saat era torabiko mengeluarkan produk jenis ini, awalnya memang mencoba merk dari indokape capucino, gw masih inget tagline iklannya saat pertama kali keluar ditahun 1996, “dimana saja dan kapan saja, indokape…ka…pu…cino” terus talentnya pada joget-joget di layar backlight gitu, anak muda banget pokoknya tapi sayangnya gak cocok sama lambung gw. Akhirnya bokap gw dapat parcel ditahun 2003 dan isinya ada Torabiko kapucino, sejak saat itu gw suka kapucino sanset merk tersebut. Biasanya orang minum kopi di kafe karena ingin hangout ngobrol panjang kali lebar sama sobatnya atau meeting kantor (ini khusus kantor yang gak punya ruang meeting) atau ketemuan sama kolega (sebenarnya gak bagus ngomongin perusahaan ditempat umum). Kalau gw malah gak suka ngobrol atau ketemuan di kafe kopi karena gak privasi, gw gak bisa ngomong jorok kenceng2, gak bisa ketawa kenceng-kenceng bahkan gak bisa usilin temen pake fisik kenceng-kenceng (mukul). biasanya gw minum kopi di kafe karena emang gw lagi pengen ngopi dan ada uang hahahaha, ada uang lebih, biasanya habis minum gw rada nyesel dan berpikir “gw bisa beli 4 gelas kopi dengan harga segini dan gak kebanyakan es batu”. anak muda sekarang sih lebih ke arah gaya nongkrong di kafe, padahal obrolannya sama aja kaya diteras rumah atau ngumpul-ngumpul di kafe sambil ngopi tapi tangannya sibuk sama gadget, gak ada faedahnya sama sekali.

Continue reading “Kopi dan Kenanganku”