Catatan Kecil, My Word

Terima Kasih dan Mohon Maaf

Wow ga terasa sebuah artikel di blog gw yang berjudul “bertahan karena hal itu” mendapatkan banyak respon positif sehingga sudah dibaca hingga 100ribuan mata dan ratusan komentar pembaca. Apa sih tujuan gw membuat artikel yg cukup viral tersebut? ga ada maksud macam-macam dengan tulisan yang agak mesum itu, hanya sebagai media atas semua jawaban dari para cewek-cewek abg yang dimabuk cinta namun malah mendapatkan cinta yang ga enak setelah melepaskan semua keperawanan, enaknya sebentar, sakit batinnya bisa selamanya. Kalau ada yang baca artikel ini dan bingung sama artikel yg sedang gw bahas mendingan langsung aja klik ini dulu biar paham ya..

So… disini gw mau mengucapkan banyak-banyak terima kasih untuk para pembaca yg sudah mengorbankan mata serta waktunya buat membaca artikel tersebut. Bukan hanya dibaca tapi ada juga yang sharing di kolom komentar, wassapp, bbm hingga email, ada juga yang ngeJapri via instagram hehehe. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang masuk mengenai pengalaman pribadi mereka yang nasibnya sama dengan artikel tersebut, ya namanya juga fakta jadi lebih banyak miripnya. Gw juga kaget kalau artikel tersebut bisa meledak ‘booooom’ dan mereka lebih suka japri via email pribadi gw karena dalam sehari ada 4 hingga 7 email masuk untuk sharing. Jika dulu gw pernah mencantumkan no telepon gw untuk bisa sharing via seluler atau wassap tapi sekarang-sekarang ini gw hapus karena gw yang ga sanggup harus jawab curhatan pembaca setiap jam dan uniknya mereka lebih sesering curhat pada jam malam sampai dini hari bahkan ada juga yang curhatnya di jam 2 pagi, weew.. ini mereka udah galau maksimal sehingga terkena insomnia, ya memang tetap gw jawab walaupun sambil terkantuk-kantuk dan akhirnya gw hapus nomor hape gw karena gw merasa gak enak juga kalau udah telepon gw malam-malam eh ga gw jawab, entar disangka combonk. Pernah juga akhirnya gw cantumin pin bb saja biar bisa gw jawab entar-entar namun lebih berat lagi karena era bbm itu era nya tulisan alay, ada beberapa yang curhat ngetiknya “hy Qaq Khu M4u CurhAt Dunkz, dblz ea Qaq” oh… shit… pusing banget bacanya, mau balas juga bingung, bisa ngerti apa yang dicurhatin aja sudah syukur.

Continue reading “Terima Kasih dan Mohon Maaf”

Iklan
Catatan Kecil, My Word

Ingin Bunuh Diri?

Semua orang memiliki masalah yang beragam, dari yang kecil hingga yang sepertina sangat susah untuk diselesaikan. Setiap berjumpa dengan masalah pasti semuanya ingin mengakhirnya dan bahkan berharap untuk tidak pernah bertemu dengan yang namanya masalah, namun sayangnya tidak bisa karena dari kita membuka mata saat pagi membukakan mata, kita sudah dihadapkan masalah seperti mau sarapan apa, berangkat jam berapa dan akan menggunakan rute perjalanan ke tempat tujuan seperti apa?. Selama kita bernafas, akan selalu berjumpa dengan masalah dan masalah itu yang akan mendewasakan kita.

Tak terasa, surat surel yang telah masuk ke email gw sudah berada di 147 email dengan beragam masalah yang mereka ceritakan dan rata-rata soal penyesalan mereka telah memberikan keperawanan kepada pria yang gak tepat. Ada yang membuat gw khawatir dari beberapa email yang masuk, yaitu soal bunuh diri. 60% pengirim email merasa ingin mengakhiri hidupnya, mereka berfikir jika dengan bunuh diri, semua masalah yang sedang dia rasakan akan berakhir. Kalau mereka berfikir lebih dari 3 kali, bunuh diri hanya menjadi gerbang di istana masalah besar selanjutnya dan mereka gak akan bisa menyelesaikan masalah itu, masalah abadi, setelah kematian. Gw memang belum pernah mati tapi gw pernah merasakan setengah mati, saat badan gw lumpuh sebagian atau seluruh badan terasa tertusuk jarum dan dari situ gw merasa belum siap berjumpa dengan kematian. Gw belum pernah menginjakkan kaki ke neraka tapi gw selalu yakin jika yang melakukan bunuh diri adalah manusia lemah dan gak percaya kalau Allah SWT memberika kesempatan buat mereka berubah. Tanpa bunuh diripun, setiap manusia akan mati.

Continue reading “Ingin Bunuh Diri?”

Catatan Kecil

Apa yang harus di tulis pada CV ?

Mungkin kalian merasa sudah mengirimkan CV ratusan kali ke perusahaan tapi belum satu pun di panggil? atau merasa CV nya udah keren tapi dicuekin gitu aja sama perusahaan. Nah… sudah saatnya intropeksi mengenai CV kalian, bukan masalah bagus atau tidaknya tapi sebuah CV harus mencerminkan kepribadian kalian, ga monoton tapi jelas.

CV atau kepanjangan dari Curiculum Vitae merupakan sebuah tiket awal umat manusia pencari kerja bertemu dengan intervier (HRD atau SDM atau User). Step by step ketika CV kamu sukses menggaet Hati seorang HRD maka tanda-tandanya adalah akan dihubungi oleh perusahaan tersebut via telepon, jangan harap akan dihubungi lewat wassapp. Lalu membahas singkat profil kamu via telepon dan jika HRD semakin tertarik maka akan melakukan janjian buat ketemu langsung dengan HRD. Terkadang, kamu gak akan ketemu langsung dengan si penelepon malah dilempar ke pihak bagian HRD lainnya saat jadwal interview. Kalau interview kamu sama si HRD sukses maka siap-siap ketemu sama user kamu alias calon atasan kamu. Gak jarang juga sekali pertemuan, HRD, USer dan Manager bertemu dalam satu ruangan buat pelototin kamu mempresentasikan apa yang kamu punya.

Sebelum kamu ke tahap interview ada baiknya mempersiapkan CV yang terbaik. Beberapa orang membuat CV bisa sampai berminggu-minggu hingga akhirnya mati kelaparan karena gak kerja-kerja. Gw mau berbagi pengalaman yang siapa tahu membantu para Jobseekers mendapatkan pekerjaan, aamiin. Gw pribadi hampir 80% dipanggil interview setelah mengirimkan CV, tapi ga selalu berhasil sampai ke tahap terakhir (medical check up) karena mungkin nego nego gajinya terlalu tinggi, wajar donk karena gw punya value di bidangnya dan itu wajib kalian punya, jangan sampai ada kalimat “digaji berapa aja deh” keluar dari mulut saat di interview perusahaan dan itu menandakan seorang pencari kerja yang ga punya harga diri. Back to topic ywah….

Desain CV

Saat ingin mengirimkan CV ada baiknya mengetahui karakter HRD atau Employee Hunter. Maksudnya begini, sekarang terdapat dua jenis cara pengiriman CV, pertama lewat job seekers online / website lowongan kerja dan kedua mengirimkan langsung ke HRD perusahaan. Biasanya kalau mengirim langsung ke HRD tanpa website pencari kerja, berarti lowongan itu merupakan lowongan bisik bisik dari mulut ke mulut. Nah kalau dari info mulut ke mulut, kamu bisa menggunakan desain terbaik, dengan ornamen atau grafis yang bisa membuat CV kamu keren karena pihak HRD akan membaca CV kamu dengan seksama tapi hindari penggunaan grafis yang memiliki banyak warna, susah dibaca dan ada gambar gambar atau desain yang mengganggu, misal dikasih gambar tengkorak atau bacanya harus dari kanan ke kiri.
Kalau kalian menggunakan website pencari kerja, usahakan profile di CV kamu jelas dan gunakan Cv yang sederhana saja karena website pencari kerja akan di isi ratusan bahkan ribuan pelamar. Banyangkan jika HRD membaca satu persatu CV yang masuk lewat akun website pencari kerja, biasanya mereka “HRD” memiliki waktu 10 detik untuk membaca CV kamu, tonjolin pengalaman kerja, keahlian dan minat kamu untuk bisa mengena ke hatinya. Walaupun sebenarnya, para HRD ini akan random memilih CV yang akan dibaca, so… ketika kita menaruh CV di website pencari kerja pasti diwajibkan memberi judul profil CV nya, buatlah judul CV yang menarik misal “Pekerja dengan 5 tahun pengalaman” atau “3 tahun bekerja dibidang kelistrikan” kenapa gw selalu menulis 5 tahun atau 3 tahun pengalaman?, karena itu wajib dan perusahaan lebih tertarik sama yg berpengalaman. Sorry bukan mau mengecilkan semangat calon pekerja yang baru lulus kemarin sore, kalian bisa kok menulis judul “Lulus S1 tata boga penyuka bidang kuliner” atau “IPK 3.3 dibidang pertanian” intinya bikin si HRD tertarik buat baca.

Continue reading “Apa yang harus di tulis pada CV ?”

Catatan Kecil, My Word

Lebih Capek Pas Manggung

Buat beberapa Drummer pasti pernah ngerasain hal seperti ini, pas latihan 2 jam rasa capeknya ya biasa-biasa saja tapi pas mulai manggung, cuma 3 lagu saja rasanya otot sudah dirasakan pegal-pegal. Yesss itu yang gw rasakan selama ini, beberapa kali manggung gw merasakan badan lebih terasa capek, padahal cuma bawain 3 sampai 5 lagu, beda banget saat latihan yang bisa bawain lebih dari 10 lagu.

21752540_10208720686369137_5169423213540540913_o

apa yang gw rasakan kemungkinan karena kecampur sama pikiran yang harus fokus, mood yang cukup tegang apalagi yang nonton banyak dan rasa was-was takut-takut salah ketukan hehehehe… Pikiran gw saat duduk dibangku Drum dan musik sudah mulai dimainkan, benar-benar harus fokus, telinga kiri dengerin para musisi band gw main pada bagian kiri sedangkan yang kanan mendengar personil yang ada di kanan. Kendala yang sering gw jumpa saat manggung adalah salah satu alat gak kedengeran, bisa karena soundman nya gak naikin volume salah satu pemain band gw atau memang sound speakernya kagak bagus. Apalagi kalau mainnya outdoor yang suara bisa ngambang kemana-mana…

Kendala selanjutnya adalah Drum yang gw pakai diluar ekspektasi, misalnya suara masing-masing ketukan seperti snare, tom, ataupun cymbal gak sekencang suara alat musik lainnya sehingga gw harus mukul sekuat tenaga. pengalaman waktu itu dapet drum yang cymbalnya jelek, kalau dipukul biasa, dia kagak bunyi, apalagi pas cymbal ketiup angin dan goyang-goyang sehingga gw harus memukulnya dengan tenaga yang mirip lagi nyambit maling pake golok. Apalagi kalau pas dapet drum jelek, suara sember, gak nyetem, gak sesuai postur tubuh, aaah mood ilang. Maka dari itu, band terkenal pasti bawa alat drumnya sendiri, gak mau dia minjem sama drummer lain atau sewa ke studio yang gak pernah dia pakai alatnya.

Rasa pegel dan capek bisa disebabkan gw kurang pemanasan, biasanya gw pemanasan dengan ngetuk-ngetuk stik dipaha (bukan pangkal paha, itu biji) atau ngulet-nguletin lengan biar tangan agak luwes. kurang pemanasan terjadi akibat, panitia atau dewan eo yang terhormat sudah manggil band gw dan gw pribadi baru sampai, kita disuruh buru-buru jadi jarak antara pemanasan lalu istirahat dan main drum gak seimbang. abis pemanasan sambil nungguin personil lain siap, lalu langsung main, bisa bikin kram otot.bahaya banget sebenarnya karena bisa bikin tenaga kita down, mau ga mau harus bertahan walaupun tangan mau copot.

21551711_1869829203034812_2918252753513747233_o

Biasanya gw merasa sakit ditenggorokan, walaupun gw bukan vokalis tapi saat manggung gw biasa sambil nyanyi menggunakan ketukan, misalnya sebuah nada duk tak tak duk duk tak, gw ngapalinnya pake mulut seperti orang nyanyi. hal tersebut sering dilakukan beberapa drummer terkenal, salah satunya Yukihiro, drummernya Larc en Ciel yang sering komat-kamit menghapal ketukan, cara tersebut bisa bikin kita lebih fokus main drum dibandingkan main serong, lho?. Biasanya setelah manggung, tenggorokan gw sakit kering, untuk menghindari hal tersebut gw selalu bawa air minum dibotol, gak pernah bawa air galon ke panggung karena berat dan gak praktis apalagi bawa airnya di plastik es, bisa tumpah pas ditaro.

Sebagai drummer amatiran yang gak pernah ikut kursus, gw mau bagi tips buat yang baru belajar main drum dan ingin manggung. jangan remehkan tips gw karena ini sangat berguna banget kok.

Continue reading “Lebih Capek Pas Manggung”

Catatan Kecil, My Word

Kuliah Apa Kerja

Sekarang lagi musimnya para anak bangsa galau, dalam arti mereka bingung mau kuliah dulu apa kerja dulu. Bagi orang tua nya yang mampu mungkin sudah terrencanain bakal lanjut kuliah sesuai dengan bidangnya dan bagi yang berada di lingkungan pas-pasan akan bingung mau kuliah dulu apa kerja? Tapi ada juga lho yang orang tuanya mampu tapi anaknya gak mau kuliah dengan alasan pengen cari duit sendiri. Itu sih pilihan masing-masing tapi kita juga harus melihat kondisi perusahaan saat ini, setiap 5 tahun sekali perusahaan akan menaikan minimal pendidikan untuk sebuah lowongan pekerjaan, misalnya dulu lowongan admin saja bisa buat anak lulusan SMA tapi sekarang minimal D3, belum lama ini gw melihat sebuah info lowongan pekerjaan di perusahaan terkenal, untuk seorang admin saja harus minimal S1, weeeww….

Sebenarnya ini masalah keinginan, kalau memang berharap karir yang baik, kita harus kuliah tapi kalau Cuma sekedar kerja dapet duit, tidak perlu kuliah dan syukur-syukur dengan ijazah SMA atau SMK bisa mudah mencari kerja tapi tetep perusahaan mementingkan para sarjana buat mengelola karier karyawan, berbeda dengan tahun 80 hingga 90an yang hanya lulusan SMA atau STM bisa menjadi manager. Era sekarang akan dinilai dari kinerja dan pendidikan untuk mencapai karir terbaik, biasanya perusahaan akan menilai kinerja seorang karyawan terlebih dahulu, lalu ada penawaran naik jabatan tapi kalau ternyata pendidikannya tidak sesuai standar maka pihak perusahaan membuat pilihan yaitu menaikan jabatan si karyawan dengan syarat si karyawan harus kuliah lagi atau membiarkan karyawan tersebut berada diposisi saat itu walaupun kinerjanya terbaik.

Bagi kamu yang orang tuanya mampu dalam segi ekonomi, lebih baik kuliah dan perkuliahan itu bukan hanya memberikan sebuah ijazah D3 atau S1 melainkan membentuk karakter, ada perbedaan mendasar dari pembentukan karakter antara orang yang kuliah sama yang tidak, sepemandangan atau sepengamatan gw sangat mencolok perbedaannya, contohnya aja (sori banget bukan mau menjelekan) orang yang Cuma lulusan SMA saat bekerja hanya mementingkan gaji, ketika gaji yang diterima kurang maka akan berontak yangberujung demo atau merusak kantor. Berbeda dengan lulusan kuliah, ketika gaji yang dirasa kurang atau ada kesenjangan karyawan yang tidak sepadan, dia akan bertanya kenapa kepada atasannya, lalu menganalogikan kinerja dengan hasil yang dicapai, kalaupun masih belum bisa mendapatkan hasil terbaik, dia akan pindah ke perusahaan lain atau mengandalkan bisnis sampingan. Ada sebuah pelajaran yang Cuma ada dibangku kuliah yaitu logika, di bangku SMA gak akan diajarin pelajaran logika karena ini merupakan sebuah ilmu yang cukup mahal buat mempelajarinya tapi menurut gw pelajaran ini simple, dimana otak kita harus berpikir secara mendetail ketika menghadapi masalah, misalnya bagaimana cara menuang air ke gelas dari teko, kalau orang yang gak pake logika, cukup jawab “ya tuang aja ke gelas air yang ada diteko” tapi kalau dipelajaran logika tidak seperti itu, jawabannya yaitu “ambil dahulu tekonya lalu persiapkan gelasnya, tuang air secara perlahan ke gelas secukupnya sesuai kebutuhan” nah disini memang keliatan sama kalimat jawabannya namun perbedaannya adalah ada detail tata cara yang disebutkan tadi.

Continue reading “Kuliah Apa Kerja”

Catatan Kecil

Gordyn Warteg Yang Tertutup

Bulan puasa identik dengan kurma, pedagang-pedagang dadakan akan bermunculan disore hari menjelang magrib menjajakan panganan ringan maupun berat seperti es buah, kolak, nasi bakar, kue kue basah atau yang biasa kita sebut dengan takjil. Ada satu fenomena khas dibulan Ramadhan yang sering banget gw jumpai, yaitu gordyn atau kain penutup jendela yang tertutup rapat menghiasi setiap rumah makan atau restoran yang buka pada siang hari, dimana umat muslim sedang asik-asiknya menjalankan ibadah puasa. Mereka tetap buka karena mayoritas masyarakat memang muslim namun beberapa persennya non muslim atau wanita muslim yang sedang haid/menyusui.

Didalam pikiran gw selalu bertanya-tanya, kenapa mereka (pemilik tempat makan) harus menutup gordyn rapat-rapat atau menutup jendela dengan triplek agar sajian mereka tidak terlihat dari luar? Pasti rata-rata menjawab, untuk menghormati yang sedang berpuasa. Beberapa tahun lalu pernah ada kasus penutupan paksa pedagang makanan pinggir jalan hingga menjadi viral karena pembubarannya tak berbeda dengan kompeni mengusir pribumi, kasar dan gak beretika. Gw bukan yang memiliki jaminan manusia masuk sorga tapi gw punya pikiran, kenapa mereka selalu beralasan “pedagang tidak menghormati orang yang berpuasa” apakah makanan yang terlihat dan tersaji di warung makan itu manggil-manggilin orang yang sedang berpuasa? Atau ketika gw melihat ayam goreng dietalase warteg sambil menelan ludah tahu-tahu yang gw telen adalah ayam goreng? Ah… selemah itukah iman gw?

Gw masa bodo dengan warteg atau restoran yang berjualan di siang hari, prinsip gw adalah kalau iman lu kuat, lu gak kegoda, sekalipun itu gratisan, pastinya lu bakal tetap datengin itu warteg tapi dibungkus buat berbuka puasa. Padahal kita di Indonesia bukan Negara Islam yang dari sabang sampai merauke isinya orang islam, di bumi pertiwi ini ada berbagai macam agama dan mereka butuh makan di siang hari saat bulan ramadhan. Kalau umat islam sedang berpuasa menyuruh setiap tempat makan tutup atau minimal tidak menampakan makanan, bagaimana dengan umat lain yang saat menjelang hari rayanya mereka berpuasa juga, tidak ada tempat makan yang tutup, tetap buka dan mereka dengan keimanannya masing-masing menjalankan ibadah puasa tanpa perlu resah dengan warteg yang gordynnya terbuka.

Continue reading “Gordyn Warteg Yang Tertutup”

Catatan Kecil

Menjadi Anak yang Sukses, Dambaan setiap Orang Tua

Anak yang sukses menjadi cita-cita hampir seluruh orang tua. Masa depan yg cerah dan sukses sebagian besar dipengaruhi oleh didikan orang tua. Dari sekian banyak ulasan, berikut saya rangkum 5 ciri orang tua yang memiliki anak yang sukses:
1. Mempersiapkan dana pendidikan
Kenaikan rata-rata pendidikan di Indonesia berkisar 5% – 7% setiap tahunnya. Untuk menyisiatinya, persiapan dana pendidikan anak sejak dini banyak dilakukan oleh orang tua. Namun belum banyak orang tua mengetahui bagaimana cara menghitungnya. Salah satu cara mudahnya dengan menggunakan aplikasi atau website kalkulator finansial yang dapat anda cari melalui google.

2. Melatih keahlian sosial
Dengan cara berempati, mendengarkan anak dengan seksama, dan sering berinteraksi dengan anak dapat melatih keahlian sosial.

3. Membiasakan anak melakukan pekerjaan rumah
Kebiasaan ini bisa melatih anak untuk berempati, mengenal tanggung jawab dari kecil, dan juga mandiri dalam bekerja. Seorang anak yang dibiasakan membantu pekerjaan rumah rata-rata akan menjadi anak yang mudah bekerjasama dengan rekan kerjanya.

4. Jamin kebahagiannya
Pelajaran di sekolah, PR yang dibawa pulang kerumah, jadwal les yang begitu padat membuat anak mudah stress. Di tengah kesibukan anak, orang tua wajib untuk meluangkan waktunya untuk rekreasi bersama anak. Rekreasi dianggap bukan hanya cara untuk merekatkan hubungan keluarga, tetapi juga ampuh untuk melepas stress sang anak. Untuk liburan yang hemat, Anda dapat cek promo secara rutin, contohnya melalui tautan berikut http://www.bit.ly/gratissetahun

5. Aktivitas luar ruang.
Keseharian anak generasi Alpha & Y adalah bermain games melalui telepon pintar mereka. Melatih anak untuk bermain di luar ruang (outdoor) bisa mengasah interaksi anak dengan orang lain. Manfaat lain yang bisa didapatkan adalah menjaga kesehatan mata anak.