Gimana sih cowok yang serius itu?

Posted on

hai para wanita hebat di Indonesia, pasti kalian pengen banget kan punya pasangan yang serius dalam menjalani hubungan percintaan. gak cuma sekedar pacaran dan menikmati hal hal yang sebenarnya dilarang agama tapi enggak tahu akan sampai kapan begitu terus. Nah… buat kalian yang terhitung sudah matang dari segi usia dan siap untuk dinikahi ada beberapa cara untuk mengenali si cowok itu serius sama kamu atau tidak. kalau masalah pekerjaan sih seorang cowok emang wajib punya penghasilan dari jalan apapun yang penting halal dan bukan cowok pengangguran apalagi kuliahan semester awal, kalau tipe seperti itu sih bilang seriusnya hanya dimulut aja, didalam hati sih mikirnya “duuuh… duit dari mana buat seriusin dia”

ada banyak banget pertanyaan kepada gw soal bagaimana cara mengetahui keseriusan seorang cowok. berdasarkan pengalaman gw pribadi yang memang gw jalanin, ada beberapa sifat cowok yang bisa kamu lihat dan itu menandakan dia serius sama kamu, diantaranya adalah :

  1. mengajak kamu kenal dengan keluarganya
    mengenali keluarga si cowok itu penting karena dengan begitu berarti sicowok sudah menganggap kamu adalah bagian dari hidupnya yang memang perlu orang dekat ketahui. kalau kamu sudah berpacaran bertahun-tahun tapi tidak pernah dikenalin keluarganya, berarti dia gak serius alias takut dan mungkin aja dia ngakunya gak punya pacar😀 atau biar bisa bebas bawa wanita lain kerumah selain kamu. Serius hubungan itu kan tidak hanya serius menyatakan cinta, iya kali mau pacaran terus tapi sebuah hubungan harus ada titik jalur yang ingin ditempuh akan kemana. kalau sekedar serius nyatakan cinta lebih baik gak usah ngerusak anak orang. lebih bagus lagi kamu diajak kemana-mana sama keluarga si cowok, beeuh asik tuh karena dengan begitu akan ada pengelanan karakter calon mertua kamu dan semakin dekat mertua dengan menantu maka akan terjalin hubungan batin yang sama kuatnya seperti orang tua kandung sendiri.
  2. Pamit dan cium tangan kepada kedua orang tua kamu
    kalau kamu merasa selalu nungguin cowok kamu di gang rumah atau ketemua di titik tertentu tanpa pernah datang kerumah untuk ketemu orang tua kamu? yak selamat berarti kamu cuma dijadiin pacar aja atau cuma dimodusin dengan cowok gak bertanggung jawab. lho kok gitu? iya donk, dengan bertemu langsung dengan orang tua kamu dan pamit, ijin lalu cium tangan maka si cowok udah menunjukan tanggung jawabnya. jangan sampai orang tua kamu gak tahu kamu pergi sama siapa dan jika nanti ada kejadian apa-apa, siapa yang mau disalahkan. cowok juga harus punya rasa gentle donk, masih jaman perasaan “ah gw malu ketemu ortu lo” potong dah kemaluannya, kalau emang laki ya harus ketemua, istilahnya si cowok udah minjem kamu dari orang tua-mu masa iya gak pake ijin. sebagai orang tua pasti akan senang melihat pasangan anaknya sopan dan akan memberikan kepercayaan kepada pasangan anaknya untuk dijaga serta dirawat (hah?)
  3. percaya diri ngomongin target
    gw yakin udah banyak cewek yang sering melontarkan kalimat “sayang, kapan kita nikah?” dan kalau si cowok menjawab “hmmm… nanti nanti dulu deh, belum siap” mendingan sih cari cowok lain aja, gak serius tuh dia. “aku serius kok, cinta sama kamu” makan tuh cinta sampai bisa buang air besar berbentuk lope lope. si cowok udah punya penghasilan saja sudah menjadi modal, kalau ditanya keuangan belum siap sih sampai kapanpun gak siap kalau tidak serius. Cowok yang serius sama kamu akan menjawab “insya Allah april tahun depan aku nikahin kamu tapi kalau belum cukup tabunganya, aku ngelamar kamu dulu sambil kita saling bantu buat ngumpulin dananya ya” atau ” nanti bulan mei aku ngelamar kamu ya say nanti kita bikin tabungan bareng”, gak ada salahnya kok si cewek juga ikut bantu keuangan pasangannya buat biaya nikah tapi sebenarnya biaya nikah itu palingan 5 jutaan, yang mahal itu resepsi sama hingar bingarnya. jika si cowok sudah menetapkan tanggal atau target pernikahan berarti dia sudah punya patokan keuangan dan dia akan berusaha keras buat bisa mengumpulkan dana pernikahanya nanti. hal itu bisa menjadi cambuknya untuk selalu semangat dalam hal mencari nafkah, bakal indah pada akhirnya.
  4. Tidak membahas seks secara berlebihan
    kalau cowok kamu sering bahas masalah seks berarti dia adalah termasuk cowok modus yang memang tujuan pacarin kamu hanya untuk seks bebas aja, seks bebas dalam arti era remaja sekarang adalah hubungan seks tanpa biaya, modal gombalan dan rangsangan. beda banget kalau si cowok itu jajan di tempat pelacuran, itu sih gak seks bebas tapi seks berbayar. saran sih mendingan tinggalin aja,kalaupun kamu masih cinta cowok tersebut, harus sabar buat nyadarin dan rata-rata cowok kaya gitu gak bisa serius, tujuan nikahpun hanya untuk seks bukan membangun keluarga dengan beragam ujian hidup yang lebih wah. cowok yang serius lebih sering ngebahas tujuan menikahnya dan mau dibawa kemana setelah berumah tangga.
  5. Tidak datang dan pergi begitu saja
    tidak ada masalahnya punya pasangan LDR tapi tetap yang namanya memiliki hubungan harus saling memberi kabar karena dengan memberi kabar kepada pasangan berarti kita telah menganggap pasangan kita itu ada dan benar-benar selalu menanti kabar dari kita. cewek itu ibarat penggemar berita gosip, selalu ingin mendengar berita terbaru artis kesayangannya, kalau gak ada kabarnya bakal nyari kabar ditempat lain atau berusaha melupakan deh. namun dalam hal ini jangan sampai berlebihan, pasangan akan jenuh kalau kamu meminta nya untuk setiap jam memberikan kabar, sewajarnya aja lah. kalau pasangan kamu gak pernah ngasih kabar atau jarang ada kabarnya walaupun tidak sedang berada di situasi LDR, berarti kamu mudah dilupakan sist. deket aja mudah lupa gimana nanti jika dia kerja ditempat yang jauh.

nah kelima petanda itu sebenarnya sudah mewakili jawaban dari pertanyaan keseriusan pasangan kamu, seorang cewek juga jangan bego bego amat soal cinta. merasa nyaman dan cinta udah langsung yakin si cowok serius, apalagi dengan prinsip ngajakin ML itu adalah bukti keseriusan, fak lah, jangan mau percaya, mana ada seks diluar nikah menjadi petanda dia serius sama kamu, yang bener itu dia nafsu sama kamu haghaghag. memang sih gak ada bedanya antara cinta dan nafsu, hampir sama rasanya.

Tapi kak, cowok saya masih kuliah, udah mau semester akhir sih, itu gimana ?
gak ada salahnya donk dilamar dulu, jadi motivasi dia buat semangat kelarin kuliah dan semangat mencari pekerjaan. keseriusan tidak dibatasi oleh kondisi kok.

Cowok saya mana mau nikah kak, gajinya gak cukup buat nikah, mau gimana lagi?
cowok kamu kerja dikantoran atau pabrik ? bandingin sama supir angkot, asongan dan pedagang kaki lima, mereka bisa menikah tanpa memikirkan gaji cukup atau enggak. kalau yakin insya Allah ada rejeki kok dan sampai sekarang gw gak denger ada berita dimana sepasang suami istri mati kelaparan akibat gajinya gak cukup buat berumah tangga.

Cowok saya belum siap untuk berumah tangga karena belum dewasa?
ya udah putusin aja, jangan mau sama cowok begitu, gak siap berumah tangga tapi kalau pacaran gerepe gerepe, ngajakin ML. nanti hamil emangnya gak mau tanggung jawab? , alasan klasik belum dewasa, dewasa itu bukan dari segi umur kok. dewasa itu hasil dari pengalaman hidup yang memang harus kita cari dan hadapi, kalau kehidupannya begitu aja tanpa ada perubahan ya mana bisa dewasa.

Mulai sekarang coba tanyakan pasangan kamu, tapi bisa jadi kamunya yang emang gak siap diseriusin hanya menikmati kehidupan percintaan yang tidak jelas akhirnya bagaimana. prinsip “kalau jodoh gak kemana” bukanlah kalimat yang harus dipatenkan sebagai prinsip kamu lho, jodoh juga harus dicari dan ditekankan walaupun kamu seorang wanita. yang sudah menikahpun belum tentu jodoh, perceraian masih mengintai para pasangan yang sudah menikah dan memang badai didalam rumah tangga lebih dasyat dari hubungan cinta cintaan. Semoga para wanita di Indonesia semakin dewasa dan dibukakan matanya untuk lebih berhati-hati ya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s