Cerita Singkat

My First Time for BF

Pertama kali gw nonton film bokep ketika gw berada di kelas 6 SD, gokil, anak sepolos dan selugu gw gini diracuni dengan yang namanya pornografi sejak dini. Ini semua gara-gara ulah temen SD gw yang bernama bedul, cowok yg mempunyai tampang innocence ini bisa-bisa nya mengenalkan kami dengan hal baru. Padahal gw sendiri belum pernah melihat film dengan interaksi seksual seperti film porno kalaupun pernah melihat buah dada wanita itu juga melihat di posyandu saat ibu-ibu muda menyusui waktu pas acara timbang balita sehat dan gw selalu berada di antrian bubur kacang ijo.

Awal mulanya seperti ini, bedul adalah anak pertama didunia gw mungkin se-Pekayon yang mampu beli playstation versi awal, wah ini console harganya 8 jutaan dan ga semua orang mampu beli, ga kayak gw yang cuma mampi beli tamagochi, itupun gw harus nabung berbulan-bulan baru bisa kebeli. Semenjak bedul memiliki PS kita (david, anto, arif dan edo) jadi sering kerumahnya setiap jam pulang sekolah. Ketika kita sedang asyik mencet2in tombol stick polystation eh playstation tiba-tiba bedul nongol sambil melempar sebuah VCD dengan sampul hitam bergambar pria wanita sedang ciuman dan memiliki judul “animal instinct” wooow insting binatang. Pada massa itu bahasa inggris gw hanya sebatas tau tapi gak ngerti artinya, tapi pastinya gw tau jika film itu berjudul insting binatang. “Ini apaan dul?” Gw bertanya, “ini film porno, nonton yuk” dia menjawab.

Film porno?, apaan sih film porno?, gw sendiri pada waltu itu tidak tahu apalah arti porno kalau promo sih tau biasa nyokap gw belanja ditempat-tempat yg ada tulisan promonya. Kalau gw sampai tidak tahu arti dari porno, berarti itu menandakan keluguan gw setara dengan anak-anak SD normalnya.temen-temen gw penasaran apalagi saat bedul memberikan embel-embel “film porno itu seru” wah gw jadi kepikiran film ini lebih seru dari film jurassic park atau sejenisnya, gw dan teman-teman langsung pindah keruang khusus untuk menonton VCD.. Kami bagaikan kucing-kucing yang diajak oleh aroma-aroma gurih didapur dan kamipun sudah duduk manis didepan televisi tanpa bedak herocyn ataupun minyak telon.
Dari televisi muncul film yg ssedang kita tonton, cerita film tersebut sangat simpel yaitu istri yg selingkuh, just it. Banyak adegan sepasang manusia telanjang lalu tumpuk-tumpukan dan itu pun gw ga ngerti kenapa mereka melakukan hal itu.  Wajah-wajah temen gw sangat serius menyimak, ada yang sambil nganga, megang-megang celananya sendiri dan mainan i-phone (lho.. Hahhaaa belum ada). Gw sendiri jadi salah tingkah celingak celinguk gak ngerti harus apa dan harus bereaksi bagaimana?. Gokil gw jadi kaya anak bodoh, ngomong-ngomong soal bodoh, mungkin ga sih temen gw ini sengaja ngeracunin gw dengan film porno? Dengan alasan ingin menuruni tingkat IQ otak gw sehingga gw ga lagi menjadi bintang kelas. Dalam sejarah hidup gw, saat masa SD gw selalu mendapatkan ranking 2 ataupun 3 dan kemungkinan misi bedul kali ini ingin menjatuhkan gw ke ranking 60 dari 20 murid. Bedul memang sangat ambisius sekali,  ciri-ciri diplomat dan politikus yg haus kursi pemerintahan. Gw takut ini semua kan terjadi,  ketenaran gw sebagai anak cerdas dipertaruhkan dan nama baik keluarga cullen menjadi sangat buruk citranya. Beruntung tiba-tiba tantenya datang bersamaan dengan suara pagar terbuka dan bedul berpanik ria dengan buru-buru mengeluarkan kepingan vcd dari mulut playernya, “kenapa dul?” Anto bertanya (kayaknya ni orang kentang deh), “ada tante gw” bedul panik, “lah emang kenapa, dilanjutkan lah” anto yg kentang memaksa bedul. “Ini vcd tante gw, klo ketauan gw tonton bisa dimarahi”, jawaban bedul seakan-akan kita boleh nonton film porno jika itu beli sendiri, seharusnya bedul menjawab “ini film porno, kita sebagai anak kecil yg lugu gak boleh nonton film ini sampai berumur 19 tahun keatas” .

CaptureNux 2013-04-10 10.30.04

Gw takut setelah otak gw diracuni oleh pornografi hidup gw jadi ga nyaman, tiap hari kebayang-bayang adegan tidak senonoh dan perlahan otak gw melemah sehingga gw harus meninggalkan gelar Bintang Kelas yg paling bergengsi itu. Tapi gw rasa tidak ada efek apa-apa setelah gw nonton film porno, gak ada reaksi horny atau sange, berbeda dengan reaksi dari ke empat temen gw yg juga ikut menonton, misalnya arief dia muntah-muntah waktu jalan pulang menuju rumahnya, ini mungkin reaksi anak cowok pertama kali nonton bokep ya, muntah-muntah dideket comberan lalu lari terbirit-birit menuju rumahnya. Hahahaa… Kok bisa ya, apa dia muak liat adegan ranjang, ga kebayang klo si arif honeymoon, jangan-jangan dia alergi liat cewek telanjang. Lalu si Anto yg sangat serius menatap layar, dia jadi hobi deketin bedul buat nanya kapan ada jadwal film porno diputar, bahkan dia berani kasih pensil kesayangannya, oh ya ampun. Lalu david, agak normal ssih cuma sesekali dia suka ngebahas bentuk-bentuk tubuh wanita yg ada di film tersebut.

Ya… Beruntunglah gw baru sekali itu aja nonton, gw masih bisa mendapatkan ranking dua dan adegan-adegan itu gak sampai merusak jaringan otak gw. Hari-hari gw di isi dengan bermmain tamiya dan bola dengan teman komplek biar ngelupain racun itu, kok gw mirip kaya anak korban pelecehan yg menghilangkan rasa traumatik. Tapi sekarang gw udah dewasa, kalau liat gambar atau film erotis sudah punya rasa nafsu, andai gw masih merasa bingung harus apa ketika melihat objeck seksualitas berarti gw udah impoten sejak usia dini. Heheheee thanks buat bedul yg udah meracuni hal-hal yg oh tidak boleh dilakukan anak-anak sejak dini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s