Maaf, Aku normal mas…

Posted on

Sebelumnya gw minta maaf kalau ada kaum gay yang tersinggung dengan tulisan gw ini, alangkah bijaknya jika kalian tidak tersinggung atau mencoba meneror saya dengan cara melemparkan kancut bekas kerumah saya atau mengirimkan sms “mama minta kawin” ke nomor henpon saya. Cerita ini diangkat dari kisah nyata dari diri saya sendiri, tidak ada unsur ketidak sengajaan, semuanya sengaja dibuat dan ditulis secara sadar tanpa paksaan maupun dorongan birahi (amit-amit).

Gay, mendengar atau melihat tulisan ini, saya agak sedikit trauma. Ada pengalaman hidup saya yang tidak biasa, pokoknya ini sebuah pengalaman yang mungkin tidak mau saya ceritakan ke anak cucu adam manapun walaupun akhirnya saya bercerita. Saya pernah ditembak cinta oleh Gay, sebuah pengalaman yang super lebih dari iklan rokok djarum supir. Mungkin akan menjadi pengalaman yg menjanjikan (menjijikan) apalagi kalau sampai di cantumkan pada lembaran CV saat akan melamar pekerjaan di perusahaan kancut sesama jenis.

Kisah pertama saat saya masih duduk dibangku kuliah bersama pak kusir yang sedang bekerja. Waktu jaman kuliah, saya melakukan kegiatan sampingan selain bertemu dengan dosen setiap sore yaitu berbisnis produk kesehatan (kencing kuda liar) <— jangan percaya. Bisnis ini melibatkan 3 orang yaitu saya, teman saya dan temannya teman saya. Kitapun sering berjumpa disebuah kafe di sekitaran proyek, berbicara prospek bisnis ga mutu ini. Hingga akhirnya temannya temen saya menjalin keakraban dengan saya melebihi teman saya, sebut aja nama si temannya teman saya adalah Bimo. Orangnya cukup asik buat diajak jalan, dia sering mengeluarkan joke-joke lucu walaupun lebih banyak garingnya “kriiiuk”.

Awalnya kita lebih banyak membahas soal bisnis yang sedang kita jalankan bersama, namun makin kesini makin agak dilupakan karena menurut dia akan terlalu kaku jika pertemanan ini hanya sebatas uang bukan peluang. Intensitas jadwal pertemuan saya dengan bimo melebihi rajinnya saya mengunjungi sang pacar untuk mengajaknya nonton. Karena saya hobi banget nonton, saya sering mengajak bimo nonton daripada saya berjalan keliling berdua ke kebun binatang atau berlari-lari ditaman bunga cipanas. Karena saking akrabnya itu, si bimo suka curhat soal kekecewaan dia terhadap seorang gadis yang pernah ia pacari secara normal. Dia pernah diputusin sama sang gadis pujaannya karena tidak mampu salto selama 2 kali dalam 1 kali bersalto. Gak kebayang kalau manusia berbadan beruang kutub selatan ini melompat dan salto, lebih mirip kulkas diputar putar oleh griffin.

Suatu ketika saya diajak dia menonton film di bioskop, hari ini ada yang gak biasa dari dirinya. Aroma tubuhnya sangat mewangi, wanginya benar-benar membuat saya seakan berjalan dengan juragan parfum. Saya memang tidak pernah menaruh curiga sama sekali, yang penting tidak ada pergerakan mencurigakan dari dirinya seperti meraba-raba pantat saya atau bibirnya sering digigit sendiri sambil mengelus ngelus lehernya sendiri. Usai menonton, kita makan di sebuah restoran yang terkenal dengan pelayanannya dapat membuat orang kelaparan mati konyol karena pelayanannya yang lama. Anehnya memang semua ini dia yang membayarkan, saya ditraktir olehnya padahal saya pernah mendengar tentang dirinya yg haram mentraktir orang lain. Apakah besok kan kiamat?…

Setelah selesai makan dan nonton, saya dikasih surat olehnya, surat tersebut menggunakan kop surat perusahaan lengkap dengan alamat kantornya. Mungkin surat perjanjian yang dulu dijanjikan akan diberikan sebagai lembaran putih diatas hitam. Pada malam harinya saya mendapatkan sms dari dia “mas tolong suratnya dibaca ya”, hah? Mas? Sejak kapan dia manggil gw ‘mas’ ?. Saya langsung membuka surat tersebut, sebelumnya saya harus mengunci pintu kamar, membawa beberapa ember air dan kamera recorder karena saya takut setelah membaca surat tersebut isinya akan meledak selama 6 detik. Surat itu berisi seperti ini (eneg) :

“Maaf jika saya lancang dengan menulis surat ini” wooow… “Surat ini saya tulis dengan perasaan terdalam dari hati sang pemilik cinta” anjrit puitis banget, sejak kapan surat perusahaan menggunakan kalimat khalil gibran. “Mas Taufiq, sudah lama saya suka dengan mas karena mas buat saya nyaman” what the f*ck, rasanya ingin sekali berlari ke dalam microwave. “Saya menyukai sosok mas, apalagi tatapannya tajam seperti memiliki pesona tersendiri” tatapan mata saya tajam? Pantas beberapa orang yang menatap saya matanya berdarah-darah. “Saya tidak akan memaksa karena mas Taufiq cowok yg normal tidak seperti saya yang trauma terhadap…..” Ya cukup tidak perlu saya melanjutkan membacanya, intinya dia menembak saya namun tidak memaksa harus menjadikan dia kekasih (amit-amit).

Sejam kemudian dia sms saya menanyakan jawabannya, tidak lama dia menelpon saya dan tidak akan saya jawab karena saya masih shock hingga ingin memendamkan kepala kedalam tanah bagai burung unta. Sisi malaikat gw berkata, lebih baik dijawab sambil meminta maaf karena kalau kita cuekin takut disangka saya ini sedang berbunga-bunga dengan cara tiduran dikasur sambil meluk2 surat dari bimo. Isi sms yang cukup histeris tersebut berbunyi ” maaf saya sudah memiliki pasangan dan tidak ingin menyakiti ras kaum hawa” setelah sms itu terkirim, si bimo tidak lagi pernah ngajak nonton apalagi sms mesra dan jalinan bisnis kita bubar. Tidak apalah daripada saya nanti merasa sakit saat buang air besar.

Cerita kedua ini hanya melibatkan dunia maya, sebagaimana saya adalah makhluk social media yang cukup aktif. Friendster, fesbuk hingga twitter selalu ada untuk ku dan pastinya yahoo messenger merupakan sebuah aplikasi wajib di henpon dan komputer. Saat itu sedang booming2nya fesbuk, dengan nakalnya saya memasang foto cihuy waktu jaman sma sebagai daya tarik lawan jenis. Entah kenapa gw mengambil foto tersebut, mungkin hasrat liar gw sedang tinggi2nya. Beberapa hari kemudian gw mendapatkan teman baru seorang cowok, tiap hari berkomentar di wall friendster gw sampai akhirnya doi minta alamat yahoo messenger gw untuk bisa berkomunikasi secara real time.

Komunikasi kita selama di YM tidak ada hal yg mencurigakan, semua aman terkendali hingga jamannya friendster pun telah usai berganti dengan jamannya Buku muka. Entah ada angin badai apa tiba-tiba dia mengajak ketemuan disebuah restoran yg gw sendirian yg menentukannya. Gw langsung menolaknya karena tak biasa makan berdua dengan cowok jika gak ada tujuan bisnisnya. Setiap hari dia memaksa, bahkan sampai dia berjanji mentraktir saya jika memang saya tidak memiliki uang, wah sungguh kurang ajar pria satu ini, tau aja kalau saya lagi gak ada uang. Mungkin kesal dan tak sabar jika saya selalu menolak tawarannya, akhirnya dia mengirimkan pesan yang dapat mengubah langit biru cerah menjadi pink kehijauan.

“Kenapa kamu tidak pernah mau memenuhi ajakan saya?, saya benar-benar tidak tahan kalau saya ingin bertemu kamu dan mengutarakan perasaan saya”

WTF, saya langsung blokir alamat ym nya, saya hanya ingin hidup normal dengan makan nasi, saya tidak ingin hidup dengan berujung pantat berdarah atau mutilasi. Ini menjadi sebuah tragedi kemanusiaan yang tak kunjung terlupakan bagi hidup saya, dia pun beberapa kali mencoba add YM saya lagi bahkan mengganti nama emailnya. Make a damn shit…

Tragedi terakhir lebih lucu lagi, disaat saya memang hobi banget menonton bioskop sendirian, tiba-tiba ada bapak2 tua (60tahun) menghampiri diri saya yang sedang menunggu jam theater terbuka. Saya tidak merasa curiga karena dia butuh teman ngobrol sambil menunggu temannya datang. Dia bertanya sedang apa saya sendirian duduk diantara poster poster film yang akan datang, tentu saja sedang menunggu pintu theater dibuka dan bukan sedang berak. Pertama kali dia berkenalan dengan cara mengomentari penyanyi cafe yang bergaya nyanyinya seperti cewek lupa memakai make up, wajahnya selalu ditutupi dan suaranya lebih mirip syahrini ketemu syahroni. Kemudian dia memberikan data dirinya, disini saya seperti seorang HRD yang mendengarkan profil calon pegawai. Dia sangat cukup detail memberikan profilnya sampai pada akhirnya dia memperkenalkan ketiga anaknya yang menurutnya sudah cukup sukses mendulang rejeki. Dia berasal dari kupang, sering sekali pulang ke kupang setiap sebulan sekali untuk menjenguk sanak familynya.

Tanpa sadar kita saling bertukar nomor telepon dan saya pun tidak ada rasa curiga karena kasihan juga kalau pensiunan seperti dia masih saja dicurigai sebagai orang jahat. Setelah selesai menonton, saya langsung pulang kerumah dengan wajah lelah seperti selesai habis berdagang martabak. Saat ingin memejamkan mata, tiba-tiba ada sms masuk dan ketika saya baca sms tersebut berisikan perhatian “sudah sampai rumah belum dek?” Pengirimnya adalah bapak-bapak yang baru saja kenalan. Saya pun meresponnya dengan perlakuan standar seorang cowok mengirimkan sms ke cowok tanpa ada embel2 “luv u, miss u, ach qmu bica adzaa”. Semakin laama dia makin rajin sms, melebihi rajinnya sms operator menawarkan paket diskon. Pagi hari tidak pernah absen mengirimkan pesan selamat pagi dan pada hari minggunya selalu merengek minta jalan2 walaupun saya tolak karena saya lebih nyaman jalan bareng burung unta daripada dengan seorang pria yang tak pernah saya kenal secara dalam.

Dalam hati saya kok ini bapak2 tua perhatian banget sama saya hingga kepengen banget jalan berdua sama saya, tiba-tiba saya terbesit sebuah curhatannya waktu itu, ternyata dia adalah duda beranak 3 dan dia duda karena istrinya meninggal dunia akibat penyakit. Backsound hidup saya menjadi lebih horor dari film Pocong ngangkang goyang pinggang. Dia tidak menyerah memberikan perhatian kepada saya lewat SMS, kadang lewat telepon tapi tidak pernah saya angkat karena saya takut, dalam bayangan saya dia akan menelpon dan berbicara sambil menjilat-jilat handphone nya. Karena saya sudah capek menjawabnya, akhirnya saya beralasan tidak punya pulsa untuk membalas sms nya dengan mengirimkan pesan “maaf pak saya tidak ada pulsa buat balas sms” .

Ide liar pun muncul, saya minjem handphone nya si riki dan mengaku ngaku kalau nomor saya sudah ganti. Ada kepikiran buat ganti kartu buat menghindar tapi sayangnya perdana saya masih baru dan belum lama saya menggunakan paket blackberry untuk sebulan. Tanpa curiga si riki meminjamkan handphone nya untuk mengirimkan sms ke bapak maho itu. Namun malah riki yang terjebak, dia kira yang saya sms adalah seorang gadis belia sehingga si riki merasa gede rasa dengan pedenya membalas sms nya tapi langsung berhenti ketika si riki kaget karena dia memperkenalkan diri sebagai pak N… , “wah sialan lo fik, gw kira cewek yg sms nyariin lu, gw sms-an lama gak tahunya cowok bapak2. Idih lu sekarang mainnya bapak2 yee mentang2 jomblo” saya langsung menjelaskan kronologisnya…

Sejak saat itu bapak2 itu tidak lagi mengkontaak saya, sujud syukur… Semoga tidak akan pernah lagi berkomunikasi dengan saya, karena saya merasa terancam sekali jika adas teror seperti itu, makan minum puin terasa hambar dan hampa sedangkan saya selalu ingin makan dan minum. Saat ini belum ada lagi (jangan sampai lagi) hal hal yang diluar perkiraan kehidupan saya. Mengelap keringat…. Fyuuuuh…. °˚˚˚;)ƫĦ@ΠЌ◦=D◦ЧΘЏ (y)˚˚˚° buat Tuhan yang maha esa karena masih memberikan perlindungan dan tidak membuat saya kembali ke jalan maho street (lho?)…

19 thoughts on “Maaf, Aku normal mas…

    Muhammad Hideyosi said:
    27 Juli 2013 pukul 11:32 am

    anjrit ngakak gua keren broh mampir ke blog gua yak deyoyow.blogspot.com gua bukan maho kok ._.v

      Tawvic responded:
      19 Agustus 2013 pukul 10:37 am

      hagahagahag makasih gan

    Dark Ard デイダラ said:
    19 Oktober 2013 pukul 7:54 am

    gak sengaja nyasar kesini =__=
    Tadi ada yang share nih postingan di pesbuk😐

      Tawvic responded:
      22 Oktober 2013 pukul 4:15 am

      behahahaha

    Agung said:
    19 November 2013 pukul 12:20 am

    Njirr, serem bgt pengalaman lu gan… tiga kali loh…

    aisajmha said:
    7 Februari 2014 pukul 6:02 pm

    somplak!! nemu ginian lg ==”
    hahaha..btw, gw pernah baca tentang gay gitu. katanya gay akan lebih tertarik dgn pria gay juga. nah, dari kisah lo yg SLALU dicintai pria2 feminim ini, bisa jadi lo ada bakat #eh hihihi..peace mas brooo ^^V

    btw, pembawaan cerita lo gokil.

      Tawvic responded:
      11 Februari 2014 pukul 2:46 am

      waduh ampun dah, aku gak gay, sungguh haghaghag

    heru said:
    22 April 2014 pukul 7:03 am

    lagi jalan2 taunya kesasar kesini..pas di lihat eh om moskie lagi..

    keren om tulisannya…gokil

    hahahaha

      Tawvic responded:
      23 April 2014 pukul 9:37 am

      hehehheh thanks om udah mampir ya

    doni said:
    28 April 2014 pukul 2:32 pm

    wkwkwk….gokil… hampir sama sm pengalaman ane. cuma…kalo ane rata2 yang naksir bapak2 beristri…(yahh kali aja bisa belajar sebelum merid :D)

    satria restu said:
    12 Mei 2014 pukul 9:27 am

    Lucu jg cerita nya..

    Nico Banthang said:
    9 Juni 2014 pukul 6:04 am

    koplak.!!! ngakak mampus gw bacanya,, ngebayangin lu cerita smbil dilakukan reka adegan,, pasti makin lucu mampus.!! hahahahahaha,,

    Ghio said:
    30 Juli 2014 pukul 6:48 am

    Wow,bagus ceritanya, Perfect deh, Harus di pertimbangkan tuh, Jgn sampai kejadian ini terjadi sama qt..,
    Untung gue bisa than napsu gue,Klo ngak, Kejantanan gue hilang dgn sekejap mata.., Banyak sih cwok yg suka dket2 sma gue,tpi liat donk ltar belakangnya, Jgn sampai cowok Homo/Gay…

    Luqi afifi said:
    24 Februari 2016 pukul 7:30 am

    ِْHِْa‍‌‌ِْhِْaِْhِْaِْaِْaِْ ini postingan pake bahasa kahlil gibran main lenong…..bikin ketawa sendiri kayak org kehabisan obat. Salut bro..tetep normal ya..peace…wkwkwkwkw

      Tawvic responded:
      24 Februari 2016 pukul 10:10 am

      tetep normal kok, walaupun kalau ngeliat cowok badannya bagus suka mencair gitu dewh hahahaha

    Jhos said:
    22 April 2016 pukul 7:51 pm

    Ini kisah bener bro ? Sialnya gue kena yg kyk gini mampus apes banget hidup gue, sekarang belajar dari cerita lo di atas gue bakalan jauhin ini cowo yg aneh banget ! Masa bilang sayang sama gue idihhhhhh amit amit

      Tawvic responded:
      25 April 2016 pukul 9:47 am

      beneran bro, seriusan dah, gw mpe cuti nonton 6 bulan karena takut ketemu orang itu

    Putr@ said:
    14 Mei 2016 pukul 8:26 am

    Saya adalah yg ke EMPAT… Wkwkwkwk
    Mau nonton bareng saya???? Hahaha…
    #Edisi cerita horor…. Btw, kemasan tulisan loe gokil bgt bro… Ngakakak gw baca nya….

      Tawvic responded:
      16 Mei 2016 pukul 8:29 am

      yaaah cowok ya, hahahaha, enggak ah, kalau gak maho ga masalah gan. kirain putri ternyata putra :’)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s