Kotwis Nasibmu Kini…

Posted on

Kota wisata cibubur atau biasa dikenal dengan kotwis, merupakan sebuah taman luas di bilangan komplek perumahan Kota Wisata Cibubur. selain kotwis, nama tenar lainnya adalah kampung china, dimana terdapat penjual pernak-pernik khas warga tiong hoa di tempat penjualan asesoris kota wisata.  Tempat ini menjadi pilihan bijak para pasangan muda mudi untuk menghabiskan waktu berdua karena gratis jika hanya menikmati tamannya saja tapi kalau ingin masuk ke taman bermainnya, cukup membayar 8000 saja dan disana terdapat berbagai macam permainan tapi harus membayar lagi apabila kita ingin menikmati nya.

Saya ingat betul jika lokasi ini merupakan tempat kami para anak SMA dulu menikmati hari libur, bahkan kalau tiba-tiba sekolah diliburkan kita bisa langsung cabut naik motor ramai-ramai ke Kotwis untuk bercanda ria sambil menikmati keindahan danau buatan yang terdapat patung dinosaurus besar.  waktu itu para dinosaurusnya berwarna cerah merona tapi sekarang sudah buluk dan banyak bagian bawah binatang itu bolong-bolong, mungkin kelamaan berendam di air sehingga tubuhnya groak.

Mamiii… its Dinosaur…

terakhir saya kemari itu waktu jaman lulusan SMA ya sekitar 7 tahunan yang lalu. waktu yang cukup lama untuk tidak menginjakkan kaki ke taman kota wisata ini, padahal dulu saya sangat suka kesini bareng sang mantan karena akses dari bekasi menuju cibubur bisa ditempuh hanya setengah jam saja dengan berkendara sepeda motor lewat jalur alternative.  namun selama saya kesana belum pernah masuk kelokasi tempat bermainnya yang harus membayar tiket masuk, saya bersama teman-teman hanya menikmati pinggiran taman sambil melihat pemandangan danau nan indah. walaupun siang-siang kesana, tidak akan terasa hawa panas karena pepohonannya cukup rimbun dan bumi belum separah sekarang. belum lagi kita akan menemukan tontonan gratis seperti barongsai, kuda lumping atau melihat orang pacaran sambil bermesum ria.

Sekedar ingin mengenang masa-masa SMA, saya mengajak bokin jalan-jalan kesana. kebetulan bokin saya yang sekarang merupakan teman SMA saya dulu hehehehe… dia juga sering diajak sama anak-anak SMA menuju tempat ini. memang keadaan cuaca saat itu dengan sekarang agak berbeda, hawa panas nya terik mentari sangat terasa oleh kami berdua, walaupun pepohonan yang ada dilokasi masih tetap rimbun tumbuh disekitar taman. Parkiran mobilnya juga cukup sempit namun kita bisa parkir di ruko-ruko yang berada di atas karena jangan emosi kalau kita parkir dideket taman tiba-tiba sepulang mlancong, mobil kita tertutup oleh mobil orang lain, dikunci handbrake pula sehingga kita tidak bisa memundurkan mobil tersebut (pengalaman kemarin).

Sambutlah Dinosaurus berkepala botak.

Disini ada taman bermain yang akan dikenakan harga tiket 8000 rupiah untuk sekali masuk, untuk memainkan permainan yang ada di dalam taman harus membayar lagi sejumlah rupiah dan menurut saya agak menyedihkan juga keadaan permainannya, berdebu, karat serta cat nya kusam. aneka permainan yang ada di sini seperti bombomcar, karoseri, rail horse, kereta-kereta’an dan ada beberapa permainan lagi tapi yang cukup ramai dimainkan adalah bobomcar nya walaupun terlihat udah benar-benar kusam.

Bombomcar nya
kereta-kerataan, tuut tuuut…….

paling berbahaya menurut saya ada dibagian jembatan yang keberadaannya sebagai penyambung antara lokasi taman gratisan dengan taman berbayar, jembatan yang terbuat dari plat-plat besi tersebut banyak yang sudah korosi bahkan ada bagian yang mungkin bisa saja jebol kalau di injek-injek orang berbobot 100kilogram. kalau jatuh langsung kedanau sih tidak masalah, tapi kalau sampai nyangkut di retakan besi sampai berdarah wah… bisa kena tetanus tuh. Istri saya sampai meminta pulang karena merasa sudah tidak ada yang perlu dilihat-lihat lagi. maka kami ingin mengenang lokasi tempat belanja yang sering jadi tempat asik karena lokasinya unik dengan berbagai macam ruko yang memiliki konsep nuansa tiap negara. seperti kampung amerika, kampung cina, kampung eropa dan lain sebagainya.

Bangkrut dan kusam…
Ruko nya menjual ruko

Rupanya ruko yang menjual rukonya sendiri dalam artikata, bangkrut. padahal dulu ruko-ruko atau toko-toko ini banyak menjual berbagai macam asesoris lucu-lucu serta makanan tapi sekarang sudah banyak yang tutup bahkan tidak terurus sama sekali. saya masih ingat waktu dulu lokasi ini ramai sekali dengan penduduk yang ingin menghabiskan uang sakunya disini. sekarang yang masih ramai hanya di lokasi kampung cina nya saja, itupun harga-harga yang mereka tawarkan sudah tidak semahal dulu, saya masih ingat banget waktu mau beli kaos buat seseorang, harga yang ditawarkan bisa buat beli kaos 3 dipasar jati asih tapi sekarang harga-harga yang mereka tawarkan sudah murah-murah mungkin kalau masih mahal gak bakal ada yang datang ke situ dan membeli salah satu dagangan yang ada.

Me and Atlas

untuk para pelancong yang membutuhkan taman indah gratisan, lokasi kota wisata masih layak dikunjungi karena masih enak buat menikmati nuansa danau dan kita juga bisa berkeliling di danau dengan perahu naga atau bebek-bebekkan. jangan takut kelaparan atau kehausan karena dilokasi sudah tersedia aneka makanan ringan dan berat untuk menemani wisata anda bersama keluarga. bagaimanapun juga, tempat ini penuh dengan kenangan kami semasa SMA dulu dan setidaknya cibubur memiliki lokasi taman yang asik buat melepas lelah dibandingkan kota bekasi nan jauh dari kata taman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s