Bakmi Djawa Mbah Marso

Posted on

Beberapa kali lewat jalan raya jati asih saat malam hari, saya dibikin penasaran dengan sebuah tenda khas kaki lima yang menjual mie jawa dengan judul “Mie Djawa Mbah Marso”. setiap malam saat saya lewat tenda tersebut, selalu ramai dikunjungi oleh pelanggan yang bahkan rela antri berdiri menunggu giliran menyantap bakmi jawa tersebut. akhirnya saya mencoba untuk mencicipi bakmi jawa Mbah Marso dan ingin tahu selezat apakah hidangan mie khas jawa tengah tersebut hingga membuat para pelanggan rela-rela antri. saya langsung memesan bakmi goreng djawa dengan minum es teh manis, saat saya menunggu masakan saya matang, beberapa mobil masuk kedalam parkiran bakmi jawa dan rata-rata mobilnya bagus-bagus, belum lagi beberapa orang yang datang ketempat bakmi jawa dengan sebuah kertas catatan menu yang harus dibeli.

bakmi dimasak dengan menggunakan bara api agar kualitas rasanya terjaga dan bukan menggunakan kompor gas atau minyak apalagi pertamax. buat yang gak punya rasa sabar sih mendingan jangan makan disini karena selain rame, masaknya juga lamaaaaa…. tepat di 48 menit akhirnya pesanan saya datang juga, sepiring bakmi goreng jawa khas mbah marso. isinya kol, mie, ayam, ati, telur dan tauge serta tambahan bawang goreng, menurut saya ini sama saja dengan mie goreng biasa, lalu apa yang spesial?. saya lahap sendokan pertama mie jawa nya, ehm… asin, saya coba sruput lagi sambil mengunyah pelan dan memang rasanya asin.

yang masak pengen kawin.

agak kecewa juga dengan rasa pada bakmi jawa ini, tapi untuk ayam, ati serta pelengkap lainnya bisa dibilang enak. saya coba tanya ke pengunjung sebelah yang kebetulan makan bakmi godoknya, katanya rasanya enak tidak asin, wow… apakah kebetulan saya mendapatkan rasanya yang asin?, atau memang lidah saya sedang kacau. mungkin saya akan mencoba bakmi godog nya karena saya melihat para pengunjung yang rata-rata memesan bakmi godog dengan wedang jahe.harganya menurut saya agak mahal ya, 17ribu/porsi ya cukup mengenyangkan tapi tidak istimewa…

buat yang ingin mencicipi silahkan ke arah kelurahan jatiasih atau arah komsen, lokasinya persis diseberang kelurahan jatiasih di bengkel reparasi PER/shock pak Pulung.

dulu saya juga pernah makan mie nyemek di daerah gombong arah purworejo, sepanjang jalan tersebut banyak yg menjual bakmi nyemek, lalu saya mampir dan rasanya lebih enak mie nyemek. nanti kalau saya pulang kampung, mungkin akan mencicipi lagi bakmi nyemek bu yanti yang kayaknya lebih banyak pengunjungnya dibandingkan warung mie lainnya.

2 thoughts on “Bakmi Djawa Mbah Marso

    asbshop said:
    28 Mei 2012 pukul 9:33 am

    kayanya kalau bakmi jawa memang citarasanya lebih enak yang beneran di jawa ya.
    Silakan mampir di online shop saya🙂

      Tawvic responded:
      28 Mei 2012 pukul 9:51 am

      yup bener, dijawa rasanya paling minim ya kaya indomie, tapi disini gak ada yg seenak di jawa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s