Catatan Kecil, Cerita Singkat, Unique

Band yg menciptakan suasana…

Band musik, sekarang sudah tidak bisa dihitung berapa jumlahnya, saking banyaknya band-band lokal dipasaran,  mereka memenuhi pasar kaset atau CD tanah air. Mulai di pagi hari, acara ber-genre musik sudah mengambil porsi waktu untuk menghibur para kawula muda di tanah air, rata-rata acara tersebut memakan waktu 2 jam. Mirisnya, band-band yang muncul saat ini merupakan berjenis band komersil, band ikut-ikutan dan band dengan tujuan mencari sensasi. bayangkan, setiap lirik yang mereka ciptakan dari berbagai band yang ada, rata-rata memiliki kalimat yang sama seperti “aku cinta kamu”, “jangan tinggalkan”, jatuh cinta, dan aneka rangkaian kata cinta yang bisa mereka buat secara sederhana.

mungkin anak jaman sekarang secara umum kurang mengenal band indie atau band berkualitas, bisa dibilang kualitas sebuah band tidak hanya di nilai dari ketenaran mereka berada di dunia infotainment dan juga penghargaan yang mereka dapat. bagi saya sendiri, band berkualitas merupakan band yang bisa membawa saya masuk kedalam suasana disaat irama musik tersebut terdengar oleh telinga saya. Temen-temen saya suka heran melihat list lagu di henpon atau laptop saya, rata-rata mereka tidak ada yang kenal atau bahkan mereka baru mengenalnya. yap, saya sendiri bukan termasuk orang yang mencari lagu bagus di televisi, saya biasanya mencari lagu atau musik di forum-forum musik, karena saya yakin para penikmat musik sebenarnya merupakan orang-orang yang jarang menonton televisi ahahahhaha…

ada beberapa band favorit saya yang jika saya mendengarnya, saya berada di suasana yang memang berbeda. setiap lagu-lagu yang band mainkan tersebut memiliki daya untuk menghasilkan suasana pendengar menjadi lebih nyaman dan rileks, bahkan bisa membayangkan sesuatu hal yang lebih menarik. Saya memang paling suka sama band yang menghasilkan suasana berbeda saat mendengarnya, bisa terasa seperti disuatu lokasi, di masa entah kapan, atau di daerah tertentu akan terasa berbeda.

WSATCC

White Shoes and the couples Company
mereka merupakan band indie yang namanya sudah cukup terkenal di luar indonesia, cukup aneh memang bagi negara kita, dimana band-band yang layak di ancungi jempol justru terkenal di luar negaranya.  pertama kali dengerin band ini, saya langsung terhayut pada suasana disaat era 70an, dimana saat itu saya masih berupa cairan (sperma) dan belum menjadi benda padat serta bernyawa macam saat ini. walaupun band ini adalah band masa kini namun lagu-lagu mereka bisa membawa saya ke masa lalu yg belum pernah saya jajaki. Duduk santai sambil menikmati lagu mereka membuat saya berpikir bahwa sebuah musik bisa memberikan rasa yang aneh di jiwa. apalagi suara sang vokalis wanita yang memang terdengar klasik, benar-benar band langka yang mungkin hanya mereka saja.  jika memang seorang pendengar musik sejati, pastinya lagu-lagu band dari mereka ada di dalam playlist atau di folder musik. biasanya saya menikmati lagu-lagu mereka disaat santai dan setelah beres-beres rumah, rasanya benar-benar seperti habis membersihkan rumah jaman dulu.

SORE
Band ini sangat unik, lagu-lagunya serta liriknya sangat susah dicerna. kalau anak sekarang yang biasa dengerin band-band di televisi pada jam pagi dikasih lagu dari Sore, dijamin akan pusing dan langsung tekan tombol stop. tidak semua orang mengerti lagu-lagu dari mereka, padahal kalau kita cermati, mendengarkan lagu mereka layaknya menonton film mafia dengan suasana klasik. saya suka mendengarkan lagu ini saat di mobil atau saat menjelang tidur, alasan saya mendengarkan di mobil karena saya punya kenangan bermacet ria bersama band ini. selama 4 jam macet di ibukota saya mendengarkan lagu Sore karena saya lupa membawa lagu-lagu band lain dan radio mobil pun sudah tidak ada antenanya.  kalau saya mendengarkan lagu-lagu mereka, seperti berada di jaman dulu kota jakarta, tapi ada satu lagu yang membuat saya seperti prajurit ditengah perang dunia kedua dengan memegang janji harus pulang bernyawa menemui sang kekasih dirumah. lagu yang sangat pas ketika saya berada di kemacetan atau di perjalanan jauh, karena membuat saya berkendara dengan santai dan sedikit berkhayal tentang suasana jakarta tempo dulu.

Peterpan
Sebenarnya tidak mau memasukan band ini kedalam my favorit band, cuma karena ini adalah media blog, maka saya harus jujur dalam penyampaian tulisan. ya band ini menurut saya gak jelek dan lagunya bagus-bagus tapi karena kelakuan sang  juru kuncinya yang hobi buang benih sembarangan, image band tersebut menjadi kacau. saya dulu hobi banget mengunjungi kota bandung, entah kenapa disaat saya kebandung, baik di bis atau radio-radio di bandung slalu menyajikan lagu-lagu dari Peterpan. lagu-lagu mereka selalu membawa saya ke kota yang terkenal dengan para gadis-gadis cantiknya, sambil dengerin sambil membayangkan saya berada disana bersama mojang priangan nu geulis. tidak hanya peterpan saja yang memberikan nuansa kota Bandungnya, band Punk Rock seperti Rocket Rockers juga bisa membuat saya merasakan kehangatan kota bandung dengan penuh ceria.

The Adams
Secara jujur saya hanya menyukai lagu-lagu the adams pada album-album pertama saja dan lagu yang memang saya suka adalah konservatif serta dari album terbarunya berjudul Hanya Kau. saya cenderung hampir menyukai semua lagu mereka di album pertama, memang permainan musik mereka sangat berciri khas sekali, masing-masing lagu mempunyai suasana yang berbeda disaat saya menikmatinya. kalau saya mendengarkan lagu-lagu mereka, entah kenapa saya teringat suasana terminal bis dan pemukiman sempit perumahan ibu kota. dengarkan saja lagu-lagu mereka, sepertinya memang mereka membuatnya seperti menyuarakan obrolan ringan di depan teras rumah dan perjalanan-perjalanan hidup di kota jakarta yang penuh cerita.

Sheila On 7
Tidak selamanya saya harus mendengarkan musik keroncong jika ingin mengingat kota Jogja, ya walaupun memang saya juga suka mendengarkan keroncong apabila ingin merasakan suasana kota gudeg atau kampung halaman orang tua. band lokal pun bisa menjadi obat rindu saya terhadap kota Jogja, Sheila on 7 merupakan satu-satunya band yang memang bisa mengingatkan saya akan keramahan serta ketenangan kota Jogja. Band ini sebenarnya bukan band keroncong, mungkin karena mereka asli orang Jogja semua jadinya saya kalau mendengarkan lagu mereka, ingat kota Jogja dan serasa berada di malioboro. padahal kalau saya ke jogja belum pernah ada bis, toko atau rumah makan yang menyajikan lagu mereka. Sheila On 7 merupakan band favorit saya dari kecil, album pertama hingga sekarang pun saya mengoleksinya dalam bentuk original 🙂

Mocca
Lagu-lagu mereka di ramu ala Swing Jazz, namun pencampuran nada dari suling yang dimainkan oleh Arina menambahkan suasana klasik 80an. pertama kali saya denger lagu mocca ketika iseng-iseng dengerin lagu what if, saya langsung terbawa oleh suasana hitam putih 70an khas televisi jaman itu. saya seperti berada di bis tingkat yang sempat menjadi trend transportasi ibukota dan duduk di kursi karet warna warni yang menjadi kursi favorit saya waktu tahun 90an awal. beberapa lagu dari mereka berhasil membuat saya tidak sadar membuat karangan puisi cinta dengan ramuan kalimat-kalimat klasik yang saat ini sangat jarang di gunakan oleh anak muda masa kini. kini mereka merupakan salah satu band yang berhasil membawa nama Indonesia di dunia musik internasional, lagu-lagu mereka sering di jadikan soundtrack iklan, film atau reality show di negara asia sperti korea dan jepang.

Kla Project
gara-gara mendengarkan lagu ini, saya jadi dibilang menua sejak dini. memang rata-rata para penggemar band Kla Project merupakan orang-orang yang sudah mengenal ria jenaka di TVRI waktu kecil dan remajanya (tua). bagi saya band ini merupakan band yang sangat berjasa dalam mengenalkan kosakata rumit khas pujangga asli Indonesia. tiada kata-kata di lirik band kla yang sederhana, kita harus mencerna lirik-lirik mereka dan barulah kita akan tahu apa maksud lagu mereka. my favorite song dari kla adalah Yogyakarta, lagu ini sama efeknya dengan mendengarkan lagu SO7, bisa membuat saya terkenang terhadap suasana jogja. Saat ini, lagu yogyakarta membuat mata saya berkaca-kaca ketika mendengarkannya karena semakin saya sering mendengarnya semakin saya ingin pulang kampung. Lagu-lagu lainnya tidak kalah bagus, setiap lagu memiliki nuansa yang berbeda. klasik ataupun bernuansa romantis, itulah lagu-lagu mereka….

Maliq n D’Essential
Salah satu band jazz lokal yang masih diterima khalayak banyak karena musiknya yang asik dan mudah dicerna. mendengarkan musik-musik mereka, serasa berada di sebuah cafe dengan tema sky dining, saya bisa melihat gedung-gedung tinggi Jakarta lengkap dengan kerlap kerlip lampu nya yang menyala dimalam hari. lagu mereka terasa sangat mewah didengar dan agak menganut rasa-rasa kegiatan anak muda kaum urban yang enerjik. Lagu-lagu dari maliq and D’essential memang sangat pas didengar ketika kita duduk bersama kawan di cafe yang pemandangannya langsung mengarah ke hingar bingar kota Jakarta. Sama seperti maliq, Raisa salah satu soloist beraliran jazz sangat enak didengar lagunya saat2 berkendara di ibukota pada malam hari. apalagi mendengar single nya yang berjudul ‘serba salah’, ehm… seperti saya berada di tengah kehidupan malam Jakarta. saya memang paling suka musik-musik jazz seperti itu, mungkin yang baru2 saya dengar adalah Soulvibe, equotez dan mungkin mendalami Ten 2 Five. sebenarnya sudah lama juga suka dengerin Ten 2 Five namun musik dan arasement nya masih lebih kaya Maliq n D’essential.

D’Cinnamons
Dengerin lagu-lagu dari band ini membuat saya berada di sebuah halaman luas yang penuh dengan tanaman hijau, format musik mereka memang mengusung pop pop akustik, makanya ketiga personilnya cuma megang gitar saja. walaupun musik mereka sederhana namun lirik-lirik yang diberikan cukup bagus didengar dan alunan gitar kopong yang mereka mainkan sangat asik didengar. lagu ini saya putar di CD Player ketika saya membutuhkan inspirasi bahasa untuk menulis tulisan mengenai cinta, hahahahahaha lebay. Suasana yang saya dapatkan saat mendengar lagu mereka, sangat hangat dan akrab layaknya mereka bermain di teras rumah saya yang begitu luas, aslinya teras rumah saya sempit.

Merekalah band-band yang berhasil membuat saya terbawa oleh suasana musik yang mereka hidangkan, tidak semua band di Indonesia ini bisa memberikan nuansa berbeda pada setiap musiknya. Saya juga suka (tidak sengaja) mendengarkan lagu-lagu dari band saat ini dengan tujuan ingin mengetahui perkembangan musik. Sayangnya, band-band berkualitas harus kalah pamor dari band yang memang bertujuan mencari uang dan ketenaran. Untuk mereka-mereka yang berada di jalur Indie, semoga kalian tetap bersinar terang walaupun kalian tidak ditopang oleh keroyalitasan Label Musik, cukup kalian berkarya dengan musik yang bagus, saya akan setia mendengar musik-musik dijalur indie……

 

 

 

semoga band saya juga bisa mengikuti jejak WSATCC, The Adams, Sore dan Mocca….

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s