Keluh Kesah berjualan Online

Posted on

Bisnis sudah bermunculan dengan berbagai macam cara, jaman dahulu bisnis penjualan itu harus mendirikan warung tetapi sekarang sudah tidak jamannya lagi kita bingung membangun warung. cukuplah dengan mengerti cara bermain internet dan para pembisnis bisa menikmati penjualannya dengan cara yang lebih mudah. Saya sendiri memang hampir sering berjualan di dunia maya, lapak-lapak saya tersebar di Kaskus, Toko Bagus, atau website saya sendiri. dibalik kemudahan dalam berjualan online, saya juga mempunyai keluh kesahnya termasuk dari para pembeli yang seperti nya lebih sering menemukan calon pembeli payah, kenapa saya bilang payah?, karena memang mereka ingin membeli barang saya seperti bercanda.

seperti saat saya membuka lapak penjualan handphone bekas milik saya, baru satu jam di iklankan via FJB Kaskus dan toko bagus, sudah ada 10 sms penawaran. dari 10 penawar, ada 8 penawar yang gak asik sekali. Handphone sudah saya tawarkan dengan harga murah yaitu 250ribu rupiah, eh.. dia malah nawar 50ribu, 100ribu. memang gak salah sih, namanya juga mencoba menawar tapi ada 3 orang yang ngotot minta harga segitu, bahkan sampai memohon-mohon untuk diberikan harga segitu. saya tahu yang menawar itu sebenarnya pedagang handphone juga, toh akhirnya handphone saya kebeli dengan harga semestinya.

pernah juga menjual 2 buah laptop, speknya sudah saya berikan dengan jelas untuk di pahami, saya pun memberikan garansi selama 1 minggu buat laptop yang saya jual agar konsumen tidak merasa dibohongi. baru 3 hari mereka ambil barangnya, tahu-tahu minta dikembalikan dengan alasan tidak sesuai spek, lalu saya jelasin speknya, ngotot lagi speknya gak asli, lalu saya berikan link yang mencantumkan spek originalnya sesuai laptop yang saya jual, akhirnya dia dengan dalih salah beli tipe. ya sudahlah, saya tidak mau rejeki saya berkurang karena disumpahi orang-orang seperti mereka. saya kembalikan saja duit mereka dan saya ambil kembali, saya mengartikan ini sebagai rejeki yang memang bukan rejeki saya.

jarang banget menemukan pembeli yang benar-benar smart, ya kalau saya licik saya sih tidak mau tahu kalau barang sudah dibeli namun saya mengharapkan kenyamanan antara pembeli dan penjual. Bisnis kaos pun terkadang banyak kendalanya juga, dari pembeli yang entah kemana kabarnya padahal kaos sudah jadi, sampai pembeli yang tidak mencantumkan keterangan gambar kaosnya, giliran sudah jadi ya disalahkan sama dia. Rugi deh ane, tetapi harus iklas dan anggap semua ini sebagai amal.

Pembeli yang smart menurut saya adalah pembeli yang memang mengerti tentang barang yang dijual, tahu harganya dan memberikan penjelasan saat akan membeli barang saya. Mereka pun juga harus mengerti kata deal, arti deal disini merupakan tanda persetujuan, setiap ingin membuat kaos pelanggan pun saya selalu menjelaskan apakah gambar sudah deal dan tidak ada keterangan lain?, kalau tidak ada berarti saya nyatakan deal.

mungkin inilah tantangan dari para seller yang memiliki lapak didunia maya, harus memberikan kepercayaan dan juga kenyamanan bagi pelanggan. harus pintar memilih pembeli agar tidak rugi di ongkos apabila C.O.D ataupun rugi biaya pengirimannya. jangan sampai para seller yang berbisnis ria malah jadi merugi bahkan gulung tikar dan jangan lupa 2.5% hasil penjualan kita sumbangkan ke mereka yang benar-benar membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s