Yuk Jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah

Posted on

Kata siapa TMII (Taman Mini Indonesia Indah) adalah tempat yang membosankan dan hanya untuk anak TK yang akan belajar mengenal lingkungan. Menurut saya TMII adalah tempat eksplorasi yang sangat menarik, dimana kita bisa menemukan sesuatu hal yang belum pernah kita temui dan pelajari ditempat tersebut. Memang Taman mini dikenal dengan tempat-tempat anjungan rumah adat dari berbagai daerah, kebanyakan pengunjung datang kesana hanya untuk berpiknik dan menikmati aneka rumah adatnya.

Itu dulu, sekarang kita bisa menikmati pameran-pameran taman serta museum yang sudah banyak berada di Taman Mini. Dibandingkan tempat hiburan lainnya sejenis Dufan atau Ancol, taman mini adalah tujuan yang pas buat para pencari hiburan dengan kantong yang tipis hehehehe. Dengan tiket masuk 9000/orang dan 10.000 Rupiah / Mobil, kita bisa mengelilingi lokasi taman mini yang begitu luas. Untuk menikmati berbagai macam museum dan ruang pameran tidaklah mahal, bahkan tergolong memuaskan walaupun memang tidak seramai di Dufan, ya memang antara Dufan dan TMII berbeda jenis hiburannya. Kalau Tmii lebih mengutamakan pendidikan dan pengetahuan sedangkan Dufan lebih mengutamakan permainan serta berbagai macam atraksi lainnya.

Gerbang Taman Tiong Hoa

Pas banget liburan Imlek saya mengajak pasang buat jalan-jalan ke taman mini, disini saya akan memperkenalkan berbagai macam museum sekaligus berpetualang mencari hal baru yang belum pernah kita tahu. Saya mendaratkan mobil di salah satu taman yang memang baru banget dibangun dan masih tampak bangunan yang belum 100% rampung namun sudah asik tinggal bercengkrama disini karena kita bagaikan berada di negeri lain. Taman Pecinan atau Tiong Hoa, merupakan taman yang dibangun untuk para Pecinan di Dunia, kalau tidak salah ini merupakan taman monumen perdamaian yang menyatukan segala Ras dan warna kulit warga dunia.

Di taman ini kita akan disajikan dengan bangunan-bangunan khas Tiongkok pada masa lampau, bener-bener bagus banget pemandangannya, malah gak sedikit pengunjung yang membawa kamera SLR mencoba skill nya membuat objek foto yang bagus. Didepan Taman kita sudah di sambut oleh gerbang dengan pillar tinggi dengan papan nama beton bertuliskan taman Pecinan, kalau kita foto disini mungkin orang lain akan percaya kita berada di negeri tirai bambu. Ada juga patung-patung para dewa dewi, hati-hati nanti patungnya dihancurkan pihak tak bertanggung jawab hehehehehe… ada patung sungokong dan teman-temannya dalam mencari kitab suci ke barat. Ada juga jembatan cinta yang dibawahnya mengalir sungai-sungai namun sayang belum rampung sehingga para pengunjung tidak boleh menaiki jembatan dulu karena cintanya belum jadi.

Lokasi SunGokong berada

Masuk ke Taman ini Gratis lho, tidak dipungut biaya apapun. Memang masih agak sepi dibandingkan taman lainnya karena letak taman ini ada di belakang tepatnya di deretan museum komodo. Sangat cocok buat temen-temen yang mengadakan acara seperti gathering, perpisahaan atau acara kesenian lainnya, sayangnya tidak ada acara barongsai padahal hari libur imlek.

Tempatnya luas dan lapang

Mueseum Komodo

Jalan sedikit menuju samping museum kantor pos indonesia, kita akan menemukan bangunan tinggi berbentuk monster Komodo. Ya disanalah museum komodo berdiri, harga masuknya 15.000 Rupiah/orang, menurut saya harga tiketnya tidak terlalu mahal kok malah sudah cukup memuaskan. Kita bisa mengeliling taman museum komodo dan gedung museumnya, melihat-lihat koleksi binatang yang kebanyakan berjenis reptil. Koleksi-koleksinya terdiri dari Buaya rawa yang cukup besar dengan panjang 2.5 Meter, lalu ada koleksi ular dan kadal serta kura-kura yang tempurungnya besar banget. Kita akan dikejutkan dengan seekor komodo yang sedang santai menikmati terik mentari, komodonya cukup besar dan panjang, lebih panjang dari saya telentang sekitar 2 meter lebih. Cakar-cakarnya sangat panjang bisa merobek daging mangsanya, mungkin bisa sekali hap ditelan dengan mulutnya yang besar itu..

kolam-kolam para reptile

Didalam gedung museum komodonya, kita bisa melihat koleksi-koleksi binatang yang sudah di awetkan. Saya sendiri agak jijik sih melihat binatang tersebut dikeraskan dengan pengawet dan mungkin kalau ruangan ini lembab pastinya akan tercium bau bangkai hehehehe.. untungnya tempat ini adem dan sejuk serta wangi, para pengunjung bisa dengan nyaman melihat koleksi binatang khas Indonesia yang mulai langka.

Komodo adalah monster

Sepertinya para pengunjung di tempat ini sangat sedikit ya, padahal museum seperti ini bagus buat pengetahuan kita tentang satwa-satwa yang ada di negara Indonesia. Beberapa spot-spot kandang sudah tidak terawat oleh pengelola dan ada yang kosong tanpa adanya binatang yang ke isi, mungkin sudah mati atau dipindahkan ke habitat aslinya.

Isi dalam gedung museum komodo

Museum Transportasi

Dari museum komodo kita lanjut jalan menggunakan mobil menuju museum air tawar namun saat menuju museum air tawar, saya melihat pesawat garuda terparkir di museum transportasi, hmmmm…. menarik juga. Akhirnya saya membelokkan mobil untuk masuk ke museum transportasi, belum pernah nih saya kemari barangkali ada hal yang menarik didalamnya.

Gedung Museum Transportasi

Harga tiket masuk hanya dikenakan 2000 Rupiah / orang, wow cukup murah sekali ya teman-teman tapi tiket tersebut tidak termasuk menaiki pesawat garuda yang dikenakan tarif 3000/orang. Akhirnya saya membeli tiket terusan untuk menaiki pesawat garuda walaupun sudah pernah naik garuda tapi belum pernah naik yang model lama begini dan bisa megang ban pesawatnya hehehehe.

Halaman muka Museum

Kita berdua masuk dahulu ke pesawat garuda, pesawat garuda yang ada dimuseum transportasi ini asli memang pesawat penerbangan yang sengaja ditaruh di depan museum agar bisa memberikan gambaran tentang pesawat terbang yang selalu terlihat di angkasa raya. Cukup ramai juga didalam pesawatnya, malah ada yang makan siang didalam pesawat tersebut, aduh-aduh ini pengunjung kok gak tertib begini ya, nanti pesawatnya jadi bau masakan dan kotor. Wajar saja jika beberapa pengunjung makan siang dipesawat karena ruang kabin pesawatnya adem dihembuskan oleh angin AC dan deretan bangku belakang di hilangkan agar terasa lapang dengan ditemani poster pramugari garuda nan cantik. Ini pertama kalinya saya memegang ban pesawat dan menggantung-gantungan diri di sayapnya. Wow……

Suasana Dalam kabin pesawat

Selain pesawat, kita juga bisa melihat helikopter yang biasa untuk bantuan SAR berwarna orange. Pesawatnya kecil dan merupakan pesawat helikopter yang pernah dipakai buat syuting video clip band Wayang. Di sekitaran museum ada jalur rel kereta, banyak koleksi kereta lawas yang dibuat saat penjajahan belanda dan jepang, bahkan ada satu rangkaian kereta eksekutif yang pernah Bapak Soekarno gunakan sebagai transportasi dirinya ke Jogjakarta. Sayangnya gerbong kereta yang menjadi saksi sejarah tersebut tidak di buka , kita hanya bisa melihat-lihat dalamnya dari luar saja. Buat para pasangan yang ingin menikah, bisa membuat foto pra weddingnya di sini, cukup klasik dan elegan karena kereta-kereta yang ada disini cukup dirawat.

Contoh adegan Prewed

Didalam museum kita bisa melihat berbagai macam model alat transportasi jaman dahulu hingga mendatang, bahkan ada maket lokasi pembuatan kereta bawah tanah yang akan di buat oleh pemerintah kota Jakarta. Cukup bagus konsep pembuatan kereta bawah tanahnya, semoga bisa cepat terwujud untuk mengurangi kemacetan yang ada di ibukota saat ini. Ada model-model kapal nelayan sejak jaman penjajahan, adapula alat-alat transportasi untuk kereta yang fungsinya sebagai pengatur jalur kereta. Selain itu juga ada model-model motor jaman dulu yang sempat menjadi booming di era nya, bahkan pikulan pedagang bakso pun ada didalam museum ini hehehehe…

salah satu koleksi museum

Tak terasa sudah sejam kami menelusuri museum Transportasi, itupun masih belum puas karena ada beberapa kendaraan yang ingin saya lihat-lihat dan saya jamahi termasuk bis tingkat yang dahulu kala menjadi kendaraan favorit saya waktu masih bocah dan tinggal di daerah jakarta. Sayangnya, banyak pengunjung yang tidak sampai masuk kedalam gedung museum, hanya ramai di bagian depan dan luar museum, mungkin karena didalamnya hanya kebanyakan foto-foto dan model-model kendaraan kuno yang tidak bisa diduduki ataupun di jajahi😀

ini juga koleksi museum

Petualangan selanjutnya adalah ke Museum Air tawar, Museum Serangga dan naik Kereta gantung….

3 thoughts on “Yuk Jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah

    dheank said:
    29 Oktober 2012 pukul 9:28 am

    sya cuman nyari alamatnya TMII doang😀

    Diian Madhanii said:
    29 Oktober 2012 pukul 9:29 am

    bisa minta nma tweetnya mau tanya balik seputar TMII boleh🙂

      Tawvic responded:
      31 Oktober 2012 pukul 3:18 am

      monggo di follow Tawvic_Moskie

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s