RBA Timor-er 2011

Posted on

Alhamdulillah berkat kerjasama panitia dan juga member Timor-er lainnya, acara RBA serta Turing wisata berhasil diselenggarakan dan berhasil mecahin rekor acara Timor-er dengan menembus sekitar 120 Mobil Timor serta lebih dari 250 orang memadati Graha Vidya di kawasan wisata Waduk Jatiluhur Purwakarta. Persiapan tim kita (Dewan Formatur) selama berminggu-minggu tidak mengecewakan ya walaupun ada beberapa anggota DF yang sibuk sehingga hanya bekerja pas hari H nya saja tanpa bisa membantu kami sebelum hari H nya.

Pertama kalinya saya menjadi orang penting disebuah klub otomotif, selama mengikuti atau menjadi anggota klub otomotif seperti roda dua, tidak pernah menjadi orang penting karena selalu dipandang sebelah mata. Maklum, saya gak punya hal yang bisa dibanggakan selain ngetik dan bercerita, sekalinya dapat tugas untuk bikin acara, ya kerja sendiri-sendiri tanpa mau ada yang bantuin, giliran gagal baru deh saya yang disalah-salahin hahahahaha. Beda banget waktu diutus jadi panitia dan dewan formatur di Timor-er, walaupun jabatan saya wakil tapi semua member mau membantu dengan jerih payah, termasuk para calon ketum Timor-er baru, mereka gak segan-segan luangin waktunya buat membantu saya, padahal mereka merupakan para petinggi-petinggi perusahaan mereka masing-masing.

Awalnya radu mendapat mandat besar dari klub besar setanah air, tapi akhirnya bisa yakin karena teman-teman di Timor-er sendiri sudah seperti keluarga saya sendiri. Gak percuma saya tiap malam tidur jam 12 demi mempersiapkan acara besar ini, ya walaupun badan sempat drop karena kecapekan dan kurang tidur tapi Alhamdulillah tidak sampai sakit parah. Ketika survey ke jatiluhurnya pun kondisi badan saya sedang lemah, baru pulang dari tangerang jam 2 pagi dan jam 5 subuh kudu bangun buat nyiapin diri untuk survey. Dibawa senang saja, toh saya sendiri tidak merasa dibebankan oleh semua ini.

Ketika hari H nya, gak nyangka kalau yang hadir melebihi daftar peserta yang sering saya posting di email milist, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Pertama kalinya menjadi Captain Road membawa rombongan kloter dua ke lokasi tujuan ya walaupun tidak menggunakan mobil sendiri karena si sillux lagi asik digarasi selama berhari-hari. Ada 2 orang yang protes karena saya membawa mobilnya terlalu cepat, saya sendiri tidak sadar kalau kilometer menunjukkan 100kpj karena mobilnya om Suleman enak banget dibawanya. Salah satu member salah masuk jalur ketika hampir dekat dengan pintu gerbang acara, saya pun berusaha mengejar member tersebut dan imbasnya para member yang dibelakang saya juga ikut-ikutan masuk ke jalur yang salah hahahahaha….

Sesampainya disana kita semua berkumpul di satu ruangan rapat, fyuuuuh… saya berada di posisi paling depan menghadap para anggota Timor-er dari jabodetabek, bandung, jogja, cirebon, tangerang, dan pejabat besar PT. Timor Putra Nasional (pabrikannya Timor). Acara awal di isi dengan curhatnya bapak Suharto selaku dirut PT. TPN, dari pembicaraan bapak Suharto, banyak yang baru sadar kalau ternyata pabrikan Timor masih bergerak secara melata, ya walaupun sudah tidak membuat timor lagi tapi mereka masih membantu pabrikan lain untuk membuat body-body mobilnya. Sebenarnya pabrikan timor bisa saja bangkit jikalau pihak-pihak produsen jepang tidak menggencet pejabat TPN untuk membuka pabriknya kembali, mungkin ada rasa takut kalau Indonesia benar-benar mempunyai pabrikan mobil bagus seperti masa rezim Orde Baru lalu.

Giliran saya memberikan peraturan Rapat pemilihan ketua umum yang baru, banyak yang coba memfoto saya dan menjadikan bahan lelucuan di BBG karena saya memegang microphonenya dengan gaya jijik hahahahaha. Selain menjadi jubir peraturan dan tata tertib acara RBA, saya juga menjadi pembawa acara untuk pembagian doorprize, gak nyangka juga ternyata saya bisa membawakan acara, selain itu dapat bingkisan tissue dari toyota banyak banget, mau diambil semua tapi takut ada yang gak kebagian semua, akhirnya ngambil 10 kotak saja J . tanpa adanya pemungutan suara, akhirnya acara RBA ditutup dengan kemenangan mutlak pasangan Om Zacky dan Om Husein selaku ketua dan wakil ketua Timor-er periode 2011 – 2013. selamat yang om jek dan mang ucen atas gelar jabatan terbarunya, semoga makin solid dan makin rapet kekeluargaannya.

Setelah acara RBA selesai, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama, mantab deh, pokoknya kita semua seperti acara arisan saja. Banyak yang belum saya kenal tapi mereka gak canggung berkenalan dengan saya dan curhat masalah timornya, sebuah hal yang tidak pernah saya temuka di club lain. Gak ada yang pamer-pameran pernah turing jauh, pernah ngebut sampai ratusan kilo perjam ataupun merasa punya jabatan di Timor-er. Semuanya jadi satu dan dianggap sama, bener-bener keluarga banget rasanya deh. Setelah semua peserta menikmati santap siang, mereka semua dibawa ke bawah untuk menikmati panorama alam waduk jatiluhur namun saya harus memisahkan diri dari rombongan karena harus pulang dan berhubung saya sudah sampai di waduk, saya hanya mengelilingi waduk sambil menikmati es kelapa muda, sayang donk sudah sampai lokasi tapi Cuma buang kencing dan suara saja.

 

Menikmati es kelapa muda bersama sohib parkit timor-er yaitu om Helmi, cikal, irvan, om sule dan para istri dari duo cibubur. Saya paling suka liat gayanya si genit anak dari om cikal, gayanya itu lho dah kaya cewek model, padahal usia nya baru 3 tahun kurang. Perkembangan anak jaman sekarang memang lebih cepat dibandingkan jaman Pak Tino mengajarkan bagaimana cara menggambar ayam dengan diawalai dengan gambar lingkaran telur. Sayang, kekasih hati tidak bisa diajak ikut ke sini karena sedang menjalani penyembuhan asmanya, nanti kalau kecapekan bisa-bisa kambuh lagi asmanya.

Saat perjalanan pulang, ada rasa puas terdalam karena telah menyelesaikan tugas dengan baik tapi saya sadari jika masih ada kekurangan terutama pembagian nomer doorprize. Ada sebagian yang tidak mendapatkan nomor doorprize karena panitia absensi lupa memberikannya saat peserta masuk kedalam ruang aula rapat. Semoga saya bisa memberikan kemajuan bagi produksi mobil lokal ini, berharap PT. TPN bisa kembali bangkit dan saya mau banget menjadi bagian dari mereka, saya tinggalin deh kantor saya saat ini kalau benar-benar PT. TPN mau bangkit bersama-sama, apalagi saya ada keinginan bekerja di produsen kendaraan otomotif di Indonesia karena saya penyuka teknologi otomotif dibandingkan cairan minyak dan warna.

 

Bravo Timor-er……..

3 thoughts on “RBA Timor-er 2011

    rully adithya saputra said:
    4 Januari 2012 pukul 4:27 am

    om, mau joint d timor-er wilayah tangerang gimana caranya….(085313008073)

      Tawvic responded:
      7 Januari 2012 pukul 2:18 am

      tangerang selatan bisa kontak Om Jeff (081310100074)

      thx

    agiegiaaa said:
    30 Januari 2012 pukul 11:03 am

    dukung moskie T1 2013 :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s