INAFFF 2011 @Grand Indonesia

Posted on

Inafff hadir lagi, kali ini saya harus menonton salah dua filmnya karena waktu tahun kemaren saya hanya sempat untuk mengikuti seminarnya, sedangkan untuk menonton filmnya sudah keburu jam kondangan. Pagelaran Indonesia International Fantastic Film Festival tahun ini masih sama seperti ditahun-tahun berikutnya bertempat di Blitz Megaplex Grand Indonesia. puluhan film dari berbagai negara siap meramaikan acara tersebut serta seminar yang kali ini mengambil tema “How to find funding for your film”  atau bagaimana cara kita mendapatkan dana dalam membuat film?, sayangnya kursi untuk seminar tahun ini sudah penuh dan tidak bisa menambahkan peserta lagi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tim Liputan INAFFF tahun ini sama seperti tahun kemaren yaitu saya dan Ali namun ada tambahan peliput dari sahabat saya yang juga hobi membuat film pendek bernama Septian. Film INAFFF yang akan kami tonton ada dua film dengan genre yang berbeda, film pertama adalah The Cat  dari Korea yang bergenre Horor dan film kedua adalah Saturday Killer dari Thailand yang bergenre Action Komedi. Harga tiket untuk satu film INAFFF seharga 25ribu rupiah saja namun yang membuat saya agak kecewa adalah bentuk fisik tiket filmnya hanya dari kertas tipis seperti tiket film jaman 90an, bukan kertas tebal yang bisa aman di taruh disaku tanpa harus memikirkan resiko lecek atau sobek.

Saat kita masuk kedalam Audi (kalau di blitz, ruangan nonton namanya Audi bukan theater) kita akan dikasih selembaran kertas kecil seperti stiker untuk memberikan nilai dalam film yang telah kita tonton. didalam kertas tersebut ada lambang X dan V (ceklist) bagus tidaknya film tersebut, kita lah yang menentukannya. Film-film yang hadir untuk meramaikan ajang tahunan ini kebanyakan bergenre slasher dan thriller, bahkan ada yang mirip-mirip sama film fenomenal tanah air berjudul “Rumah Dara”. Film-film di INAFFF rata-rata memang film yang mendapatkan penghargaan dari acara Film Indie di negara masing-masing, syukurlah indonesia mengirimkan beberapa film yang pernah mendapatkan penghargaan, tentunya film ‘The Raid’ hadir juga dalam penutupan INAFFF 2011, sssttt…. Film The Raid hadir diputar di Indonesia untuk pertama kalinya lho sebelum dilempar ke bioskop umum di awal tahun 2012.

Saya mau komentarin Film yang sudah saya tonton, yang pertama adalah The Cat. Film yang berasal dari korea ini menceritakan tentang keanehan beberapa kucing ketika dipelihara oleh beberapa pemiliknya, ke semua pemiliknya mati secara mengenaskan tanpa sebab-sebab pembunuhan. Dibalik misteri kematian yang berbuntut pada kecurigaan seekor kucing, ternyata ada misteri didalamnya yaitu hantu anak kecil dengan mata menyala mirip mata kucing yang menjawab semua pertanyaan kejanggalan yang sudah terjadi. Saya suka film ini, selain pemeran utama wanitanya yang cantik, kejutan horrornya dapet banget, apalagi pemilihan sound yang benar-benar pas. Kalau saya ingat-ingat, adegan hantu yang berbisik ditelinga korbannya mengingatkan saya pada film Tusuk Jelangkung, saya suka horor yang seperti itu. Film ada kekurangan dalam pengambilan gambar dan kualitas kameranya yang blur di beberapa scene serta patah-patah saat pengambilan gambar berjalan. Two thumbs….

Lumayan Ramai pengunjungnya

Film kedua adalah Saturday Killer, ini film action pembunuh bayaran dengan sniper paling kocak yang pernah saya tonton. pembunuh bayaran satu ini melakukan pekerjaannya demi sebuah solusi karena dirinya terkena penyakit ejakulasi dini, hanya dengan disentuh wanita saja, pria botak ini langsung ejakulasi. Ceritanya tidak hanya berada di peran utama pria, namun juga mengangkat kondisi Thailand yang sedang dalam proses pemilihan pemimpin negara, ya walaupun dari segi cerita bisa ditebak tetapi menurut saya ini ceritanya komedi cerdas namun nakal. Pengambilan gambarnya bagus, bersih dan pemilihan soundtrack serta score musiknya bagus. Entah disengaja atau tidak, ada adegan dimana sang pria memakai wig yang mirip banget dengan gayus tambunan heheheehe.

Kedua film tersebut saya kasih nilai 7 untuk The Cat, sedangkan nilai 8 untuk Saturday Killer. Jadi pengen banget bikin film bersama teman-teman dengan cerita unik serta beda dari yang lainnya tetapi memiliki kekuatan cerita yang tidak bisa ditebak-tebak. Semoga acara INAFFF tahun depan bisa lebih panjang lagi waktunya, karena selama ini acara tahunan tersebut hanya memiliki waktu 2 minggu saja dan sebuah seminar. Semoga para sineas lokal bisa membuat film bagus dan serius, paling saya harapkan adalah sutradara india tersebut tobat untuk membuat film sampah.

3 thoughts on “INAFFF 2011 @Grand Indonesia

    Budi Cahyono said:
    7 Januari 2012 pukul 7:31 pm

    Dari dulu pengen ikutan acara INAFFF, tapi karena jarak yang membutuhkan biaya, waktu dan tenaga, hingga kini belum kesampaian.

      Tawvic responded:
      21 Januari 2012 pukul 9:58 am

      ayo donk gan dateng skali2, tahun depan acaranya ada lagi

        Budi Cahyono said:
        21 Januari 2012 pukul 11:35 am

        I hope so, semoga saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s