Cerita Singkat, News

PERAMPOK SENJATA API !! MERAJALELA DI PERUM GRAND RESIDENCE BEKASI TIMUR

Dalam satu bulan terakhir ini pencurian dan perampokan sering terjadi di perumahan Grand Residence Bekasi Timur, tepatnya di Jalan Raya Bantar Gebang Setu, Desa Cijengkol, Bekasi Timur.

Perumahan yang memiliki luas sekitar 100 hektar ini sudah dihuni 50%warga, dengan system cluster-cluster dan security 24 jam, namun satu bulan terakhir ini suasana semakin mencekam, beberapa penghuni sering mengalami pencurian dan pendobrakan rumah mereka, bahkan bulan lalu 3 rumah di cluster Tirtayasa di “bobol” maling dalam 1 malam, sementara securiti yang selama ini di bilang”aman” dalam brosur dan iklan, juga advertising!! hanya isapan jempol belaka. Mereka tidak berdaya sementara maling dan rampok “beroperasi” didepan hidungnya.

Keadaan ini bertambah parah dimana beberapa securiti terlihat suka berpesta miras dan seringkali memeras para pedagang yang berjualan di kawasan perumahan. Sementara Developer tidak kuasa untukj menindak securiti tersebut, ciiiut, takut entah apalah!!!!, dan selama ini tidak ada satu orangpun dari pihak developer yang bersedia menemui penghuni dan memberikan empati atas beberapa kejadian.

Peristiwa yang meresahkan penghuni terjadi pada tanggal 31 Oktober 2011, salah satu rumah penghuni di bobol malling, dimana jarak anatara rumah tersebut dengan Pos satpam sekitar 50 meter. Dan posisi rumah tersebut di jalan utama antara gerbang utama dan kantor pemasaran, tetapnya di depan danau buatan. Pada malam naas tersebut si Maling berhasil lompat dari pagar depan dan leluasa membongkar jendela depan, sementara si satpam asyiiik “ngorok” di posnya yg tidak terlalu jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Jendela dan teralis berhasil di”kuasai” oleh si maling. Jendela diletakan di depan teras, dan si maling masuk melalui jendela ke ruang tamu, sementara meletakan teralis di sofa tamu. Saat Si Rampok beroperasi, seseorang melintas di depan rumah tersebut utk mencari tahu ada apa gerangan terdengar suara benda patah!!! Beberapa saat orang tersebut sebut saja si Udin melihat ada orang berdiri di depan TKP, si udin pun menghampiri orang tersebut dan mencoba utk menyapa, tapi nasib buruk dialami si udin, Orang yg akan disapa si Udin ternyata teman Rampok dan langsung menodong udin dengan pintol, Si udin tak berdaya dan di minta Handphone dan KTP-nya , dengan terpaksa si Udin menyerahkan dan disuruh pergi dibawah ancaman pistol. Hingga sekrng si Udin belum berhasil ditemui utk mengidentifikasi pelaku.

Si Rampok yg di dalam ruang tamu frustasi karena barang berharga tdk ada di ruang tamu, sementara pintu di congkel dari dalam rumah namun tidak berhasil, setelah mengobrak –abrik ruangan tamu si Rampok tidak berhasil menemukan barang berharga karena penghuni selalu membawa barang berharga Hp, laptop, kunci-kunci pintu dicabut dari lubangnya utk diamankan kedalam kamar. Tiba-tiba lampu kamar tidur menyala ..!’’ secepat kilat si Rampok kabur dari rumah tersebut dengan tangan hampa.

Selang 24 Jam peristiwa yang meresahkan penghuni Grand Residence tak kunjung berakhir, belum sempat warga terlepas dari trauma dan duka, tgl 2 nov 2011 jam 02.00 dini hari sebuah rumah di Jalan Utama, selisih enam rumah dari sebelumnya dirampok dengan terang-terangan…!!!!!

Pelaku 2 orang menggunakan sepeda motor menghampiri rumah korban yang berjarah 300 meter dari Gerbang Utama dan pos satpam, lalu parkir di rumah korban dimana hanya ada seorang ibu dan 2 anak perempuan umur 6 & 8 tahun. Sementara sang suami sedang dirawat di rumah sakit. Pelaku tahu betul suasana dan mengerti mana rumah yang kosong dan mana rumah yang tidak ada laki-lakinya. Cerita dari satpam “ saya melihat ada 2 orang parkir motor di tengah jalan, lalu saya tegur ;”Pak jangan parkir di tengah jalan silahkan minggir!, si pelaku meminggirkan motor-nya lalu menghampiri satpam.  Tiba-tiba pelaku mengeluarkan pistol dan menggiring satpam ke posnya dimana 1 orang satpam stand by di pos. Mengetahui temannya di todong si satpam tak berdaya dan diperintahkan mengikat tangan si satpam dengan tali sepatu temannya. Singkat kata kedua satpam tersebut sudah terikat di posnya.

Sipelaku standby dan mengawasi si satpam, sementara yg satu lagi melompat masuk ke rumah korban melalui pagar depan. Dengan santai pelaku merusak jendela dan memasukan tangganya disela-sela teralis utk menggapai grendel dan membuka pintu dapur (dapur didepan) dengan kunci pintu yang menggantung di pintu. Pelaku masuk ke dapur yang langsung berhubungan dengan ruanh tamu dan berhasil menggasak, laptop, uang Rp.100.000 dan kunci mobil yang tergeletak di samping TV. Mungkin terlalu gembira karena mendapat laptop remote kunci mobil tertekan dan suara alarm mobil mengaum!!!!” Ibu penghuni rumah terbangun dan berteriak maling…!  Maling…! Dua anak gadisnyapun ikut berteriak-teriak!!.. si Pelaku meloncat keluar pagar utk melihat suasana, lalu lompat kembali masuk ke pekarangan dan menghampiri jendela kamar utama dimana si penghuni berteriak. Dengan menacungkan pistol si pelaku mengancam penghuni “ Diam lho..!!! atau gua tembak..!!!!” Penghuni rumah terus berteriak sambil bersembunyi dibalik dinding. Tetangga sebelah rumah terbangun dan mengintip dari jendela depan dengan membawa Martil dan golok, namun tidak berani keluar karena si pelakuk juga menodongkan pistol kearahnya. Si tetangga menjauh sambil memukul2 pintu rumah agar satpam di pos 2 dekat kantor pemasaran terbangun. Usahanya berhasil satpam di pos 2 mendengar keributan dan berlari sambil berteriak maling..!!   maling !!!. mendengar ada orang datang si pelaku melompat ke luar pagar dan berlari kearah pos gerbang utama dimana temannya menunggu diatas sepeda motor dan berhasil kabur. Sementara warga berhamburan keluar rumah dan menghampiri rumah korban.

Singkat Cerita Polisi dari polsek Setu sudah tiba di lokasi dengan 1 mobil kijang dan 1 sedan patroli. Sekita ada 6 anggota polisi  pada dini hari tersebut. Dan satpam yang terikat terlihat tenang seperti tidak ada kejadian apa-apa sedang bercerita dengan lancar, tidak terlihat panic diwajahnya dan tidak terlihat kaku kata-katanya seperti sudah sering mengalami kejadian tersebut (sangat aneh!!!!) dengan lancar sambil tersenyum si satpam bercerita kepada polisi-polisi.

Warga berkesimpulan bahwa kejadian-kejadian pembobolan dan perampokan ini ada sangkut paut dengan satpam (rekayasa) karena banyak kejanggalan-kejanggalan yang terjadi saat ataupun sebelum perampokan dimana 2 orang pelaku leluasa masuk ke perumahan tanpa di cegah oleh satpam di pintu gerbang.  Dan kami himbau kepada saudar-saudari, atau rekan yang tinggal di Grand Residence untuk waspada tidak hanya kepada orang asing, tetapi harus lebih waspada kepada oknum satpam setempat.

Cerita ini ditulis oleh Bapak Ferry Adrian, warga perumahan Grand Residence

Iklan

16 thoughts on “PERAMPOK SENJATA API !! MERAJALELA DI PERUM GRAND RESIDENCE BEKASI TIMUR”

  1. Wah!! Gmn ni Grand Residence ga aman begini!!!!
    penyesaian pencurian yg bulan kmrn aja belum jelas??
    Trus gmn ni skrg? apakah akan ada rapat RW lg?? solusi ny gmn?

    salam
    (warga tirtayasa)

    1. Justru itu koordinator security Grand `Residence tidak ada nyalinya………warga dapat musibah kerampokan dia malah ngumpet netek sama emaknya……….menyebalkan dan bencong…………cuma mau duitnya aja

  2. berita ini 100% BENAR,,,,kalau ga percaya mending datang langsung ke TKP, cari info ke yang pernah kerampokan. Pak Bagus Wibowo boleh menghubungi saya, korban perampokan mobil CRV 27 Januari 2012. tq.

    Ninil-081908060525

  3. alhamdulillah ada berita ini… ga jadi dah ambil di sini… beritnya di sebarin aja mas.. biar developernya ada perhatian lebih… bikin iklna aja sampe gede-gedean.. nyatanya…

    1. Saya pemilik rumah di grand residence blok RR xxx baru mengalami perampokan kemarin rabu tgl 22 maret 2017,,saat bangun subuh 2 motor saya CBR 150 dimana saya beli belum ada 2 minggu bahkan STNK pun blm turun,hilang dirampok.kemungkinan diatas jam 5 antara jam 3 sampai jam 4 pagi dibawa maling.dan rumah saya sekitar 10 meter dr pos satpam.saat kami panik betapa bodohnya langsg tanya ke para satpam yg dgn tenangnya menjawab “ga tau pak, lapor RT aja pak”. Dimana hati nurani para satpam kampung itu disaat warganya kehilangan dan itu sebagian tanggung jawab mereka yg ga bs menjaga keamanan sebagaimana itu tugas mereka menjaga keamanan. Puluhan satpam yg berjejer di tiap pos dan mobil patroli satpam yg tiap jam lewat dpn rumah bisa tidak ada yang tau kejadian itu. Perumahan pun tidak menyediaan alat dan fasilitas keamanan yg memadai. Org luar bs keluar masuk sesuka hati bebas sebebas bebasnya bahkan di jam yg ga wajar. Pasti maling itu keluar lwt pintu gerbang utama. Dimana ada satpamnya, apakah wajar sekitar jam3 jam 4 pagi ada segerombolan org bw 2 motor besar dr dlm perumahan tanpa nomor polisi. Perumahan yg katanya kalangan menengah ditiap pos satpam,gerbang,pintu2 keluar tidak ada CCTV sama sekali. Kerampokan kemalingan ga tjd sekali bahkan sering mendengar berita seperti itu. Apakah aman tinggal di perum grand residence???? Kejadian ini membuat saya sbg perempuan sangat trauma. Apakah masih ada yg mau membeli rumah di grand residence city bekasi timur cibitung yg byk malingnya,,entah maling dr luar atau informan dr dalam?????

      1. kejadian seperti ini biasanya karena ada orang dalam atau kerja sama, banyak terjadi diperumahan yang letaknya bersebelahan dengan perkampungan. apalagi jika vendor tidak memperhatikan keamanan dan keselamatan penghuni, diperumahan elite pun untuk satpam pakai yayasan sehingga bukan orang sekitar perumahan sehingga tidak akan mengenal siapapun. walaupun memang harga iuran keamanan akan mahal tapi keamanan dipertanggung jawabkan oleh yayasan penyedia keamanan.

  4. kejahatan sering terjadi dimana saja.Bkn hanya di perumahan ini saja.Tinggal kita nya saja sebagai warga,hrs meningkatkan kewaspadaan.Gak tergantung dgn security.Karna,ga ngejamin juga.Biarpun ABRI sekalipun yg jaga,klo udh ditodong pistol,pasti ciuut juga.Smoga aman2 saja sampai seterusnya.Amin 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s