Love's

mencari apakah dalam pacaran?

Pacaran? Rasanya sejuta cinta, pada awal jadian rasanya permen lolipop selalu dimulut, manis selalu tapi saat menjelang kejenuhan rasanya seperti kamper didalam mulut. Kegiatan pacaran sudah dilakukan sejak SD bagi beberapa kalangan, bahkan dijaman sekarang anak SMP berpacaran sudah menghasilkan anak, menjadi ibu muda yang dipaksakan begitu saja karena faktor aib serta tuntutan keluarga.

Gaya pacaran bermacam-macam namun dari sekian banyak makhluk bumi bernama manusia memiliki gaya pacaran dramatisir. Maksudnya? Kaum pria lah yang banyak melakukan gaya seperti ini, berpura-pura memiliki penyakit kronis dan hanya bisa hidup beberapa tahun saja layaknya amuba. Tujuannya? Untuk mengambil perhatian dari sang wanita, cara seperti ini bisa ditebak hanya dengan 2 cara yaitu pertama mencari tahu penyakitnya melalui orang tuanya dan yang kedua adalah mengajaknya ke dokter kepercayaan sang cewek.

Saya sih tidak pedulikan mereka mau berpacaran seperti apa? Apakah berada dalam kebohongan yg dibuat-buat atau hanya menyalurkan nafsu syahwat tanpa sebuah ikatan suci karena semua itu akan balik ke diri mereka masing-masing. Satu hal yang pasti mereka lupakan dalam menjalin hubungan cinta adalah Tujuan. Akankah ke pernikahan atau hanya sekedar main-main, kayaknya lebih banyak menuju untuk sekedar having fun tanpa pedulikan tujuan sebenarnya.

Kalaupun menjalanin percintaan hanya untuk mencari jodoh kita yang cocok, tak perlulah menjalankannya sampai bertahun-tahun tanpa mau mengenal pasangan kita lebih dalam. Lebih parahnya lagi, melakukan hubungan sex demi mendapatkan keseriusan dalam berhubungan. Toh, tanpa sex sebelum nikah dalam setiap hubungan masih bisa menuju keseriusan, jadi ingat pesan sahabat saya “kalau lu mau hidup bahagia sama pasangan lu dan tujuan lu ke pernikahan, jangan lu zinahi dia, apapun bentuknya” dan teman saya pun membuktikannya, pacaran hanya 2 bulan langsung nikah dengan modal seadanya tapi hasilnya bahagia dan janji Allah terbukti dengan melimpahkan rejekinya sehingga tidak hidup dalam kekurangan.Untuk para pria yang sudah berada dalam usia matang untuk menikah sebaiknya harus meningkatkan rasa komitmen serta keseriusan terhadap pasangan, cari yang benar-benar cocok untuk berumah tangga bukan mencari pasangan hanya untuk teman kamar mandi maupun kamar tidur, masih banyak misi dalam berumah tangga dan itu sangat berat jika tidak ada komitmen. Sebenarnya sih mudah saja dalam menjalin hubungan yang serius, layaknya menulis sebuah buku, kita harus mempunyai draft kehidupan kita kelak bersama dia, jangan menulis tanpa adanya cerita mau kearah kemana. Apabila buntu inspirasi, ajaklah pasangan ke tempat-tempat yang penuh pesona, penulis pun juga butuh refreshing untuk mencari ide-ide segar.

Berlama-lama dalam berpacaran itu sesungguhnya menghabiskan duit dan waktu yang ujung-ujungnya entah kan berakhir seperti apa. Bagusnya sih kalau memang mau berpacaran serius dan memang bersama ingin menikah, bisa sama-sama nabung serta membangun kehidupan kecil dengan maksud latihan dikala nanti sudah berumah tangga namun jangan sampai sex ala suami istri dijadikan alasan untuk latihan. Bersabarlah, karena lebih indah dan nikmat jika melakukan itu pada ikatan pernikahan, tanpa takut kepergok orang lain dan diarak warga keliling dunia.

Kalau sang pria sudah mapan, segala pelengkap rumah tangga dimiliki buat apa menunda pernikahan? Ingatlah jika waktu tidak pernah mau berhenti dan setan akan terus berusaha melupakan tujuan baik yaitu pernikahan, just info kalau setan itu paling takut dan malas melihat anak adam menikah (pernikahan yg bertujuan mulia). So.. Segeralah buat tujuan bersama pasangan, buatlah sebuah komitmen agar nantinya semakin jelas tujuan hubungan yg berlarut-larut itu akan diberada dimana.

Iklan

2 thoughts on “mencari apakah dalam pacaran?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s