Cerita Singkat

Pizza time and sing a song

sudah lama tidak berkumpul dengan anak-anak The Bhatanks, pada hari Rabu kemaren (29.06.11) kita semua berkumpul disebuah restoran kesayangan yaitu Pizza Hut, ya walaupun yang dateng cuma 9 orang tetapi saya cukup puas dan merasa tidak sia-sia mengundang para lelaki tampan dan cewek-cewek cantik untuk jalin silahturahmi lagi sambil bercanda riang. pas mau berangkat bareng tias dan nathania, si sillux ngambek tidak mau lancar peredaran bensinnya, ya akhirnya balik lagi kerumah buat naro si sillux dan berangkat naik angkot bertiga, positifnya naik angkot, saya tidak perlu repot-repot memikirkan parkir kendaraan dimana karena keadaan mall metropolitan bekasi dalam keadaan rame padat.

untungnya restoran tidak penuh, andai saja penuh dipastikan kita harus waiting list atau mencari restoran lainnya. seperti biasa kalau sudah berkumpul seperti ini pasti akan diwarnai dengan tawa canda, namun masih saja ada satu orang yang masih tersinggung dengan becandaan yang menurut saya tidaklah membuat orang tersinggung, maklum saja karena satu orang ini tingkat sensitifitas sangat tinggi. Nathania seorang gadis lugu terpaksa harus menjadi gila karena ketularan kegilaan kami, lalu Tiyas pun juga ikut-ikutan menjadi gila hehehe, Ali masih tetap dengan lawakan yang garing dan tidak didengarkan oleh orang lain, ehm… saya saja tidak mendengar apa yang diomongin ali. lalu Arief dengan gaya cool hanya berdiam saja seperti Kosim yang jarang bicara hanya tertawa saja tanpa ikutan ngebanyol bareng Oji. Leo dan saya memang dikenal dengan tukang ngelawak, kalau saya sih lebih seneng nyindir orang biar sifat busuk orang tersebut bisa dirubah dan Gembul adalah orang yang mengganggap dirinya hanya seorang tamu.

mari makan, suasana jadi hening.
Duo Timur Tengah

selesai makan pizza kita melanjutkan perjalanan menuju mushola untuk melakukan sholat magrib dulu, selesai solat kita pun menuju NAV yang letaknya di Mega Bekasi. baru kali ini saya karokean bersama teman-teman kuliah, biasanya sama temen-temen kantor namun tidak pernah kebagian mic. Nathania mentraktir kita semua karokean selama 2 jam, cuma si gembul saja yang tidak ikut dengan alasan mau ketemu dengan supplier, alaaaaah…, ya sudahlah. awalnya memang pada jaim tidak mau megang mic cuma Tias, Nathania, Arip dan saya saja yang bernyanyi namun lama-lama pada ketagihan bernyanyi apalagi oji yang sangat semangat menyanyikan lagi peterpan “aku dan batang”.

Tias bernyanyi dengan titik airmata yg mengalir
pada menunggu giliran bernyanyi.

ternyata suara saya lebih cocok untuk lagu-lagu panbers, gesang dan lagu-lagu lawas jaman ayah saya muda. apalagi lagi ebiet yang saya nyanyikan dengan penuh sukacita, ah.. memang saya ini orang tua yang terjebak dalam jiwa anak muda. kelar karokean kita pun pulang kerumah masing-masing, sampai dirumah pukul 10 malam dengan tenggorokan gatal akibat efek teriak-teriak gak karuan. thanks buat semuanya, malam ini saya puas bersama kalian, khususnya buat Tias yang lagi patah hati, semoga bisa kembali bangkit mendapatkan hal yang baru.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s