Melakukan itu sebelum menikah ?

Posted on

Sekarang jamannya pacaran lebih dari setahun harus sudah melakukan ML (Making Love) atau hubungan intim suami istri, bahkan ada juga yang baru pacaran beberapa bulan saja sudah menikmati hubungan intim tersebut. berapa banyak anak SMP yang melakukan itu?, eh… banyak juga, tetangga gw aja udah banyak yang anaknya bunting padahal baru duduk dibangku kelas SMP. Ternyata anak SMP sudah bisa subur begitu ya, dan tersangka pembuatan bibit tersebut tak lain adalah temennya sendiri, bisa juga sudah menjelma menjadi pacarnya.

Bagi kalangan pecinta kaum hedonisme, Making Love bukanlah hal asing bagi mereka, rata-rata cewek-cewek pecinta kebebesan ibukota sudah sering melakukan hubungan sex diluar nikah, bukan hanya bersama sang pacar melainkan bersama sahabatnya sendiri pun mereka melakukan hal itu. ada juga persahabatan yang dipermanis dengan melakukan hubungan sex padahal tidak sama-sama saling cinta, melainkan hanya saling nafsu satu sama lainnya. miris juga sih dengernya, kemunculan film porno buatan anak bangsa setiap bulan terus meningkat, apalagi sekarang HP sudah memiliki kamera dengan resolusi tinggi sehingga pembuatan film makin bagus. Para pelakunya adalah anak-anak pelajar baik Mahasiswa, SMA, bahkan anak SMP yang masih bau kencur.

Gw juga pernah denger curhatan temen gw yang lebih nyaman menikmati hubungan pacaran yang seperti itu, tanpa ikatan tali pernikahan namun masih bisa making love kapan aja kalau dia ingin. Padahal temen gw ini ya penghasilannya lumayan sih, kerja di sebuah perusahaan swasta sebagai staff admin, sudah punya mobil dan sedang menabung buat membeli rumah sendiri. Alasan dia tidak mau melanjutkan untuk ke pernikahan karena takut terhadap pernikahan tersebut, repot mengurusi istri, anak dan keluarganya. Hadeeeeeh…. ada ya yang kaya gitu, padahal gw sendiri pengen nikah dan gak terlalu memikirkan repotnya hidup serumah dengan keluarga lain. Justru kalau belum nikah sudah melakukan hubungan itu bisa bikin kecemasan sendiri apalagi saat si cewek tidak dapet-dapet haid, wah… buru-buru beli sprite deh (konon katanya sih begitu, biar cepet haid).

Ada juga temen gw (cewek) yang menikmati kehidupan hedonisme nya, melakukan hubungan sex dengan teman-teman terbaiknya, memang gak sembarangan orang bisa ia ajak untuk berhubungan sex, melainkan seseorang pria yang menurutnya bisa dipercaya dan memberikan kenyamanan. Gw sendiri pernah ditawarkan main ke rumahnya (ia tinggal sendiri), ya kalau udah diajak kerumahnya itu pasti bakal diajak main-main, awalnya tertarik tapi setelah dia curhat kalau sering bermain dengan beberapa cowok, gw jadi jijik, waduuh… jangan-jangan pernah main sama supir truk sama kuli belakang rumahnya, geli ah..hahahhahahaha…

Awalnya memang karena ketagihan, pacarnya dulu pernah mengajaknya berhubungan intim dan karena dia merasa ketagihan, akhirnya ia sering melakukan hubungan sex dengan pacarnya, namun lagi-lagi dia harus menelan pil pahit ketika cowoknya pergi meninggalkan dia, bahkan ketahuan berhubungan sex dengan wanita lain yang tak lain adalah adik dari sahabat temen gw itu. temen gw ini memang jauh dari orang tua sehingga perilakunya tidak terkontrol oleh orang tua, padahal ni cewek ngajinya cukup jago tapi karena kebawa pergaulan, semuanya itu tidak membuat ia menjadi berhati-hati.

Ia jujur sama gw kalau ada saatnya ia merindukan perbuatan seperti itu, dan ia pun tidak mau menjalin sebuah hubungan dengan cowok karena merasa takut sakit hati jika dirinya di khianati, lebih baik menjalin hubungan tanpa ikatan cinta dan hanya ikatan nafsu suka sama suka. Gw dengerin ceritanya sampai perang batin, menahan gejolak setan yang ada di benak gw, untungnya dia curhat disebuah cafe dibilangan galaxi bekasi, coba curhatnya di rumah dia, bisa khilaf gw hehehehe…

Memang dari sekian cewek yang suka melakukan hubungan intim sebelum nikah, kebanyakan karena sudah tidak perawan lagi akibat perbuatannya diwaktu pacaran. Mungkin juga mereka itu membalas dendam pada dirinya sendiri, melampiaskan kekesalan dengan perbuatan yang diulang-ulang. Justru gw sendiri merasa kasian, apa nyaman hidup seperti itu, melakukan sesuatu yang tidak jelas dan dengan mudahnya melakukan aborsi tanpa merasa dosa, itu janin awal dari sebuah kehidupan manusia, entah itu dia akan menjadi profesor, insinyur yang kelak dapat membangun bangsa ini.

Faktor orang tua yang terlalu cuek anaknya sendiri kelayapan kemana saja dan merasa terlalu tenang anaknya pergi kesuatu tempat tanpa detail yang jelas. coba pergi ke tempat dugem, banyakan mana antara remaja sama orang tua?, jaman dulu tempat dugem itu isinya bapak-bapak kantoran sama tante-tante tapi sekarang lebih banyak anak mudanya yang berusia antara 17 hingga 25 tahun. ML setelah dugem sudah menjadi hal biasa mereka lakukan, baik sama pacar maupun sama orang yang baru dikenal, cukup mentraktirkan sebuah minuman sudah bisa membuat seseorang itu mau melakukan hubungan sex, nafsu satu malam.

Banyak orang yang takut dengan pernikahan karena memikirkan repotnya mengurusi rumah tangga, mereka lebih senang melakukan sex tanpa tali pernikahan yang halal karena tidak merepotkan dan tetep bisa berhubungan intim kapan pun yang mreka mau. Sebuah pemikiran yang salah bila ada yang mengecap pernikahan itu hanya  untuk menghalalkan sex, sewajarnya pernikahan itu bisa membuat hati kita tenang dalam melakukan apapun, malah bisa menambah pahala bersama pasangannya. Negara kita memang sedang dilanda krisis moralitas, cukup membuat kita harus cekatan dan berfikir panjang dalam mendidik anak kita nanti.

4 thoughts on “Melakukan itu sebelum menikah ?

    nanda lubis said:
    3 April 2012 pukul 10:59 pm

    Gw sneng baca’y.. Bner2 real

      Tawvic responded:
      4 April 2012 pukul 1:49 am

      thanks sudah mampir ya….

    Hamba allah said:
    21 Agustus 2014 pukul 1:51 pm

    Bagian yang saya suka : masih bau kencur. Cadaaasss hahaha

      Tawvic responded:
      27 Agustus 2014 pukul 8:45 am

      hehehehe…. masa masih bau eek, kasian donk ntar di flush

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s