Pameran Otomotif, Komputer dan Education di JCC

Posted on Updated on

Hari minggu tgl 6 November 2010 Senayan menjadi daerah termacet di jakarta raya, bukan karena banjir atau sedang perbaikan jalan, namun karena sedang ada pameran 3 tema, yaitu pendidikan, Motor dan komputer. Gw, Ranu dan Rama menuju Senayan di siang-siang nan panas dan terik. Belum lagi kemacetan parah di gerbang tol Pondok gede dan Halim yang masing-masing memakan waktu 15 menit, lalu pintu tol keluar semanggi yang memakan waktu 20 menit untuk keluar dari sana, set dah bisa tua di jalan kalau selama sebulan menikmati kemacetan seperti ini. Sesampainya disenayan pun kita bertiga harus pusing kepanasan muter-muter cari tempat parkiran, setengah jam kemudian barulah dapat parkiran di gedung gelanggang olah raga renang. Itu pun jarak antara lokasi pameran kurang lebih 500 meter, aih jauhnya gw markir mobil.

macet bo.. setengah jam ga gerak

Sesampainya di lokasi pameran, tepatnya di JCC, gw harus membeli tiket masuk. Kali ini tiket masuknya di bagi menjadi tiga loket, pertama loket education centre, loket kedua pameran teknologi komputer atau indocomtech dan ketiga pameran otomotif roda dua bernama JMS (Jakarta Motor Show). Walaupun loket tiket di bagi tiga namun para pengunjung berhak memasuki 3 daerah berbeda dalam satu tiket, secara pintu-pintu tiap pameran terbuka lebar tanpa adanya penjagaan security pemeriksa karcis. Harga tiket hari biasa 10ribu sedangkan sabtu dan minggu 15ribu, cukup murah dibandingkan 2 tahun yang lalu gw hadirin pameran JMS.

didalam padat dan ramai

Tujuan pertama gw adalah melihat pameran Roda Dua di Jakarta Motor Show, sempet kebingungan juga mencari dimana stand-stand pabrikan motor jepang, ternyata antara both asesoris kendaraan motor dan stand pabrikan motor dipisah ruangan, bagus sih tapi jadi keliatan sempit di lokasi both asesoris bermotornya. Di Both Asesoris, tersedia berbagai macam aneka asesoris kendaraan bermotor seperti helm, knalpot, SPG, hingga jaket-jaket touring bahkan box motor yang harganya bisa sampai 1 motor bebek bekas. Ada juga peragaan sebuah produk oli yang bisa dilihat secara langsung kehebatan produk tersebut, para penonton dibuat takjub oleh kehebatan oli tersebut namun rasa takjub penonton tidak di imbangi dengan keinginan para penonton membeli produk tersebut, penonton hanya melihat, memperhatikan dan langsung pergi melihat-lihat both yang lainnya.

Di Pabrikan Yamaha
motor balap buatan yamaha
motor ramah lingkungan (katanya...)

Di lokasi pameran motor pabrikan, suasananya lebih ramai lagi karena tujuan orang datang kesini ya liat-liat motor keren ber cc besar. Pameran kali ini terlihat lebih sepi dari pabrikan non jepang, gw kagak nemuin stand ducati, apprila maupun harley davidson. Pabrikan diluar jepang Cuma ada TVS sama Bajaj, pabrikan kanzen pun tidak terlihat disini. Kecewa?, sudah pasti… gw kecewa banget karena tidak semua pabrikan mengisi stand-stand dilokasi ini, mungkin karena loksai terbagi tiga sehingga tidak cukup ruangannya kalau semua pabrikan motor didunia nimbrung barengan. Panggung-panggung hiburan milik 2 perusahaan motor besar seperti punya garpu tala dan sayap merah pun terlihat lebih kecil dari tahun-tahun sebelumnya. Ada yang beda dari panggung perusahaan motor garpu tala, para penonton dibuat heran dengan adanya para cosplayer yang nimbrung dilokasi pabrikan garpu tala, rupanya pabrikan merk itu sedang mengadakan lomba cosplayer dan mungkin yang menang dapat motor bekas.

Paling ramai di Stand Honda
CBR 150cc dan 250cc Terbaru dari honda
CBR 1000R, mantap tampilannya
bekas buat balapan moto gp

Sedangkan di panggung kompetitor garputala yaitu sayap merah, mengusung tema one heart sesuai iklannya yg sering ada di tipi-tipi, tetapi pameran kali ini tidak menampilkan asimo, yaitu robot cerdas dan canggih yang bisa berperilaku layaknya manusia. Serta beberapa motor terbaru dari pabrikan tersebut, mungkin yang penasaran sama tipe motor CBR terbaru, disini anda akan tahu bahwa motor tersebut ada dan akan segera dijual di indonesia dalam dua tipe 150cc dan 250cc. Penilaian gw pribadi, kedua varian tersebut kurang greget diliat, fairingnya terlihat banyak kosongnya dan tidak padat seperti CBR 150 milik thailand. Selain itu juga ada motor megapro 150cc terbaru, yang paling gw suka adalah motor ini sudah dibuka mesinnya dan dijalankan oleh sistem elektrik sehingga seperti mesin menyala untuk menggerakan roda dan kita bisa melihat cara kerjan mesin tersebut, lumayan buat nambah2 ilmu.

orang tampan sejabodetabekcik

Sedangkan pabrikan lain lebih memamerkan produk-produk built up atau CBU, seperti pabrikan hijau yang memamerkan segala jenis Ninja nya, mulai yang 250 hingga 1000cc. Ranu sempat terpaku ketika melihat ban belakang motor ninja yang segede gaban, sama ukurannya dengan ban mobil angkot. Sedangkan Rama hanya tertarik dengan SPG-SPG yang menjajakan senyuman maut sehingga para pria yang memegang kamera digital ataupun SLR mengkerubungi spg tersebut sambil motret-motret, gw sih bukannya gak tertarik tapi gw lebih seneng liat motornya yang cihuy-cihuy. Walaupun ada spg di stand TVS yang membuat gw tertarik untuk memotretnya, rambutnya biru dan senyumannya itu mengingatkan gw dengan seorang wanita yang dulu pernah gw tembak berkali-kali hahahaha…

Pameran Komputer gan..

Setelah puas melihat roda dua, kita berkeliling keluar masuk pintu dan tanpa sengaja tiba di pameran komputer. Terlihat tidak begitu ramai dengan kehadiran penonton, mungkin para penonton lebih suka dengan pameran roda dua karena SPG nya terlihat lincah dan berjenis kelamin wanita dibandingkan pameran komputer yang rata-rata di hiasi sama SPB cowok. Di pameran komputer ini lebih menonjolkan hardware seperti VGA Card, bahkan ada VGA card yang mampu menampilkan efek 3D sehingga para pengguna harus memakai kacamata untuk bermain games dan lebih hebatnya lagi satu VGA card bisa buat 3 monitor, menurut gw sih ini teknologi yang sia-sia, buat apa ada 3 monitor kalau ada monitor yang lebih besar lagi dan buat apa ada efek 3D kalau mata kita sendiri gak boleh lebih dari 4 jam melihat efek 3D.

pada lomba main Point Blanks

Selain vga card, stand-stand di lokasi pameran komputer lebih banyak di isi sama provider internet dan beraneka macam produk modem serta laptop. Pagelaran indocomtech kali ini tidak terlihat wah buat gw, tidak adanya pameran teknologi canggih pada komputer seperti prosesor atau piranti keras tambahan lainnya yang membuat komputer makin cihuy. Di indocomtech juga ada lomba game online seperti Point Blank dan Counter Strike, kok gak ada yang main solitare online ya atau mineswiper hehehe. Sebenarnya gw tertarik sama pameran blackberry dan axis, dia menawarkan harga diskon buat gadget satu ini, tetep saja harganya tidak terjangkau sama gw huuuu….

pameran pendidikan, ganteng kan..

Rencananya kita mau lanjut ke pameran education namun kaki udah mau lepas dan perut lapar, akhirnya kita sudahi mengunjungi pameran dan keluar gedung buat cari makanan. Ada both untuk test drive motor baru namun gak tertarik karena udah ramai banget listnya, keburu sore nanti, mendingan kita nangkring di food court, ranu dengan sigap beli kerak telor seharga 10 ribu namun rama ngajakin gw beli hokben seharga 11ribu satu paket. Gilee antara kerak telor yang seiprit dengan hokben mengenyangkan beda jauh banget harganya ya hehehe… setelah puas makan dan minum di area food court kita bertiga langsung pulang ke bekasi ditemani awan mendung dan timor yang sedikit endut-endutan akibat koplingnya panas.

Tanda tangan tamu undangan...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s