Sorcerer’s Apprentice : biasa aja

Posted on

salah satu film hollywood yang susah gw sebutin judulnya, membuat judul diatas aja gw mesti kopi paste dari internet karena gw sendiri bingung tulisannya kaya gimana. udah gak kebayang lagi berapa puluhan film yg gw tonton ada pemeran Nicholas Cage nya namun dari kesemua filmnya yang paling buat gw berkesan adalah Con Air, karena film tersebut adalah film drama paling seru menurut gw.

kita gak ngomongin film-filmnya Om Cage tapi kita akan bahas film terbarunya yaitu Sorcerer’s Apprentice, film ini seperti standar film-film magic lainnya semacam harry potter namun bedanya film Sorcerer’s Apprentice tidak ada pendidikan resmi sekolah sihir melainkan belajar melalui buku dan otodidak. gw gak ngebahas cerita film ini namun akan membahas film ini dari segi kualitas. film ini cukup menghibur buat gw, mungkin sasaran film Sorcerer’s Apprentice buat keluarga karena tidak ada adegan vulgar kecuali adegan kiss with lips ketika adegan berakhir.

mungkin gw sendiri agak jenuh melihat tampang nicholas cage sehingga film ini agak membosankan apalagi om cage menurut gw kurang pantas memainkan peran penyihir, terlalu om-om dan kurang cool. yang paling cacat adalah akting peran utama kedua bernama Dave, alasan gw bilang cacat adalah dia di film Sorcerer’s Apprentice terlihat seperti akting bukan seperti real dia berada dalam film tersebut. apalagi melihat akting Dave kecil yang menurut gw weird, mimik ketakutannya terlalu lebay. karakter dave ketika besar juga dibuat seperti orang yg autis dan bergaya agak keterbelakangan mental, nah mungkin karakter seperti itu lucu namun di lain sisi terlihat seperti tidak bisa akting, karena lagi-lagi mimik nya yang terlalu berlebihan.

dari segi efek visual, cukup bagus, halus namun ada beberapa scene yang kurang baik sperti adegan naga hidup di chinatown. gw paling suka adegan sapu, kain pel dan sikat pada menari-nari membersihkan ruangan, gw teringat film mickey mouse dengan judul Sorcerer’s Apprentice juga. komedi-komedi yang ditawarkan tidak fresh namun tetap lucu untuk disimak, bahkan ada beberapa dialog yang mungkin ditujukan untuk komedi namun terkesan basi banget. dari segi sound cukup baik, ada efek-efek suara yang membuat gw kaget bukan kepalang. dari segi cerita, ya standar lah dan ada satu scene yang aneh yaitu ketika dimenit-menit terakhir om cage melemparkan musuhnya hingga terpental, namun di akhir film tidak diketahui kemanakah musuhnya itu? tahu-tahu menghilang begitu saja.

sepertinya film ini bakal ada kelanjutannya karena ada scene-scene yang gantung dan tidak tuntas. semoga aja sekuelnya lebih baik dari film pertamanya, lebih menjual fantasi-fantasi menegangkan dan lebih dramatis lagi. dari semuanya, film ini cocok buat ditonton bersama keluarga. ah sayangnya gw belum berkeluarga hahahaha…..

nilai total film ini : 7

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s