Cerita Singkat

Manggung di TMII (Meleburkan semangat)

Under twenty Five bukan dua lima

Udah lama gw dan band gw (Under25) gak manggung, kebetulan TMII (Taman Mini Indonesia Indah) menggelar acara bertakjub 1001 band memecahkan rekor muri dan murti, gak tahu deh sapa tuh muri dan murti. Setelah berunding, akhirnya kita semua mau melakukan aksi panggung, kami menggunakan tema U25 Is Back, ya buat gw, cipuy (gitaris) dan Pitenk (Gitaris melody) manggung bukanlah hal yg baru, kita sering kok manggung sana sini tapi buat Bambank (Bassis) ini adalah hal baru karena memang dia adalah personil baru kami. Untuk persiapan yang maha dasyat Kita latihan sampai berkeringat selama 2 minggu, dengan niat membawakan 2 lagu ciptaan sendiri dan 1 lagu ciptaan om Crisye.

Minggu pagi, kira-kira jam 9 kita semua sudah berkumpul, prepare alat2 macam gitar 2 dan bass, sedangkan gw sebagai drummer hanya bermodalkan stik. Bagasi mobil timor gw penuh dengan alat-alat musik, beruntung gw gak jadi bawa bass drum dan pedal dua, lagian juga ngapain bawa2 tuh alat. Jam setengah 10 berangkatlah kita menuju taman mini, sebelumnya gw meminta doa restu sama bunda dan ayah biar manggungnya sukses dan lancar. Terlihat langit sangat cerah, jalanan tidak padat sehingga dari pekayon menuju taman mini kita hanya menempuh waktu 20 menit dengan kecematan mobil 80kpj, hahahhahaha gilaaakkk cepet banget mament… iyalah lewat JORR. Gak nyangka, tahu-tahu keluar tol tempurung keong mas udah keliatan, tahu gitu kemaren gw ke taman mini lewat JORR aja ya pake motor.

Sampai sudah dipintu gerbang utama taman mini, kita gak langsung masuk kedalam, gw nelpon Obie selaku panitia yang katanya kita bisa masuk gratis karena kita ini peserta acara dan hanya dikenakan biaya kendaraan saja. Cipuy juga menunggu temannya datang, sayang juga 7 tiket freepast klo dipake Cuma berempat mubazir 3 nih makanya cipuy ngundang temen2nya buat bantuin dokumentasi band kami. Setelah beres, kita pun masuk kedalam taman mini, dua motor temennya cipuy dikenai biaya kendaraannya saja tapi mobil gw?, gratis bo…. padahal di kertas free past nya tertulis “hanya dikenakan biaya kendaraan” tapi petugas pintu masuk menyuruh gw langsung masuk saja tanpa membayar apapun. Beruntung sekali gw, lumayan duit 10ribu buat masuk TMII dijadikan duit buat beli minum.

panggungnya mayan gede

Sampai di taman ria atmaja, rupanya lagi pada cek sound, belum pada siap alatnya, jurinya juga pada asik ngopi-ngopi dibale. Personil gw sempet rada kecewa karena belum ada satupun penonton dan mungkin kita datangnya kepagian ngalahin tukang pecel warung sebelah. Gw sendiri asik ngobrol sama obie sekalian daftar ulang, sialnya obie lupa nyantumin nama band gw buat main hari ini, beruntungnya gw adalah band kedua yang datang jadi jadwal bisa diganti dengan mudahnya. Panitianya kurang profesional, banyak kekurangan yang terjadi pada acara tersebut, selain itu tidak adanya kejelasan dalam acara ini, technical meetingnya pun tidak dilaksanakan, jadinya ada beberapa hal yang membingungkan dan bersifat acara ini asal aja dilaksanain.

Sambil menunggu kita dipanggil buat cek sound diatas panggung, kita ngobrol ngobrol seru sembari gw tawarin dagangan gw “Rokok Herbal”, dimanapun aku berada bisnis tetap dijalani. Satu persatu orang dideket gw menikmati rokok herbal, ada yg beli sukur gak ada ya udah, namanya juga penawaran, bukan berarti harus beli juga kan. Perut gw lapar banget, untunglah gw bawa bekal 8 biji combro buatan tetangga, lumayan buat ganjel perut apalagi combronya hangat karena dijemur didalam mobil. Nikmat tak terkira.

Akhirnya sang MC menyuruh kita buat cek sound, ehm sempet bingung buat cek sound ini bawain lagu apa, bingung selama satu menit kita langsung memainkan the beatles yang berjudul “i wanna hold your hand” dengan asal. Namanya juga cek sound, ngapain juga bagus-bagus, kagak dinilai… setelah cek sound satu lagu, kita turun lagi dari panggung beton seluas 20x30meter itu. Menunggu untuk dipanggil lagu buat melakukan atraksi terbaik band kami. Kira kira kita harus menunggu sekitar 1 jam, atau kita main setengah jam setelah adzan zuhur.

ni temen2nya cipuy

Ketika waktu bergulir, rombongan penonton dan peserta band hadir, semakin lama semakin ramai tempat kami berdiri terhimpit mobil-mobil band tersebut. banyak juga yang membawa massa nya, kalau kita sih boro-boro massa, yang ngenalin band kita aja gak ada, maklum kita ini band rekaman bukan band panggung. Cuma band gw aja yang tampilan kostumnya sederhana, yang lainnya bener-bener menjual fashion, ada yang hitam2 adapula yang warna warni seperti lagi ikutan pesta kostum. Cipuy sempet gumoh ketika liat sesosok cewek dengan baju ketat berbuah dada besar dan facenya cantik, gila termenung menung tanpa nyawa. Bambank dan pitenk sedang asik ngobrol berdua, gw curiga kalau mereka ini rupanya mempunyai hubungan asmara karena kemana-mana berdua terus apalagi akhir2 ini mereka suka berangkat ke studio latihan bareng-bareng berdua.

Setelah sejam menunggu sepi, MC acara memanggil band pertama buat naik ke atas pentas, tak lupa memanggil band gw buat prepare di backstage. Grogikah gw?, tidak, karena sudah biasa naik pentas musik dan fashion show. Di backstage kita sempet kaget karena dijadwal kita membawakan 3 lagu tapi pihak panitia meminta kita dan semua peserta membawakan 2 lagu paling bagus saja berhubung acara molor sangat-sangat lama banget dan takut acara jadi kelarnya malam. Okeh, kita sanggupi dan dengan teramat sayang kita menanggalkan lagunya om Crisye yang berjudul “hip hip huraa” arasemen rock ala band kita. Artinya kita hanya membawakan 2 lagu sendiri yang beraliran pure pop.

gw suka sama band pertama sebelum kami mentas, isinya Cuma 3 orang anak-anak seumuran SMA kelas 1 membawakan lagu sendiri beraliran rock and roll dan lagu hey jude nya the beatles yang mereka arasement rock and roll. Yang nyanyi sang drumer berkacamata hitam besar, suaranya benar benar rock and roll banget Cuma sayangnya kurang aksi panggungnya aja, apalagi ni lagu enak juga didenger. Setelah lagu terakhir dari mereka, sang juri mengkomentari aksi performe mereka, betul juga feeling gw, kurang aksi dalam memainkan lagu. Mereka juga gak sombong, setelah mereka selesai membawakan lagu, mereka sempat-sempatnya menyemangati band gw sambil bersalaman khas anak musik.

Sekarang giliran aku dan band gw main, raut wajah bambank menggambarkan kegugupan. Mungkin dia grogi main dipanggung sebesar ini dengan ditonton oleh ratusan penonton yang tiba-tiba banyak tanpa ia ketahui. Tanpa sound check lagi kita langsung memainkan lagu pertama, lagu ini didedikasikan buat bangsa tercinta yang berjudul “Indonesiaku”, lagu ini sempet tampil di kompas ketika acara HUT RI. Kita memainkan sangat bagus kecuali sang pitenk selaku gitaris, ia salah masukin efect dan distorsi alhasil suara gitarnya cempreng gak karu karuan, untungnya dia cepet ngatasin masalah sehingga tidak terlalu lama gw dengerin suara efect busuk itu. Lagu kedua adalah lagu favorit gw yang berjudul “Khayalanku”, lagu ini simple banget, semua orang yang baru belajar main alat musik pasti bisa juga memainkannya karena memang kita membuat lagu ini simple.

Dalam dua lagu tersebut gw memainkannya 90% sempurna, 10% gw merasa ada kesalahan ketika memukul simbal karena simbalnya cukup keras sehingga suaranya kurang keluar ketika dipukul. Selesailah 2 lagu kita bawakan, lalu bagaimana pendapat juri?

Juri 1 : “saya naksir sama lagu kalian yang pertama, berjudul indonesiaku, jarang ada band yg membawakan lagu bertema negara kita, band kalian ini memang beraliran pure pop ya, bagus karena kalian konsisten. Lalu untuk lagu kedua, terdengar arasemennya simple banget kalau bisa diberikan nada-nada yang powerfull”

Juri 2 : “buat gitari yang memainkan melody, saya dengar kamu salah distorsi ya, kalau bisa ditingkatkan lagi skill dalam memainkan distorsinya. Tapi secara keseluruhan, lagu-lagu yang kalian bawakan bagus, apalagi membawakan lagu sendiri. Menurut saya membuat lagu sendiri lebih susah ketimbang mengarasemen lagu yg udah ada. Saya lebih menghargai lagu sendiri daripada lagu ciptaan orang lain walaupun sudah diarasemen ulang. Melihat gaya kalian, saya teringat sama koes plus”

Juri 1 : “sebagai penutup, saya Cuma mau berkata, saya tunggu album kalian”

Juri 2 : “untuk sang drummer, muka kamu tampan sekali, tidak pantas buat jadi drummer, kenapa tidak menjadi menantu saya saja, kebetulan anak perawan saya yang cantik belum ada jodohnya”

 Ya itulah komentar para juri, kecuali komentar terakhir itu boleh gw karang sendiri. Komentar yang paling mengena dihati kami adalah “saya tunggu album kalian”. Kita sendiri memang merasa bukan band panggung tapi band rekaman, karena kami bangga dengan hasil karya sendiri dan bukan musik-musik alay yang kami buat. Alhamdulillah penilaian juri bagus banget, apalagi kita adalah satu-satunya peserta dari pekayon, kota kecil didaerah bekasi nan asri. Kita turun panggung dengan rasa puas teramat sangat, rasanya seperti mimpi, apalagi tepuk tangan penonton cukup meriah melihat kedewasaan musik kita.

Ada yang aneh waktu gw naik pentas, drummer dari band dbale ngeliatin gw terus, serasa mengejek dalam hati. Pas lagi cek sound dia sempet pamerin skill didepan gw, hahahahhaa disangka gw gak jago kali ya, sori aja mament, band gw beraliran simpel pop ngapain juga gw mainin skill, gak dinilai tuh sama juri. Gayanya mirip banget sama drummer anak buahnya ahmad dani, pake sarung tangan buntung, baju buntung dengan gaya punk banget. Sebenarnya band dia bagus, pake ada yang mainin gendang, hanya saja personilnya pada sombong-sombong tapi sayangnya mereka membawakan lagu orang walaupun sudah diarasemen ala mereka sendiri. Gw bangga sama band gw sendiri, walaupun simpel pop tapi kita bisa membuat lagu sendiri dengan indah dan hal itu memang gak gampang.

Ada rasa penasaran juga waktu gw diatas panggung, ada sekolompok anak remaja putri yang semuanya berkerudung, mereka daftar ulang peserta, dalam hati berkata, jarang-jarang ada grup band yang isinya wanita berkerudung, kapan lagi nih liat kaya begini. Namun gw nungguin selama 2 jam, band tersebut gak main-main dan mungkin dapet giliran paling terakhir. Berhubung gw dan para personil pingin banget jalan-jalan di sekitaran taman mini, langsung saja kita jalan-jalan keliling taman mini sekalian foto-foto, numpung cipuy bawa kamera SLR Canon nya….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s