Love's, My Word

Apa Kabar Sang Mantan?

Apa Kabar Sang Mantan sudah hampir 3 bulan berlalu aku tanpa mu, setelah kau memaksaku untuk berpisah dan engkau memilih dirinya. 5 tahun menjalin hubungan cinta, semua susah dan senang kita lalui bersama. disaat pertunangan kita tinggal menghitung hari dan tahun depan kita akan menikah tetapi engkau telah mempunyai rencana lain serta merta membatalkan rencana kita dan menutup kisah cinta kita yang telah terjalin 5 tahun lamanya.

entah alasan apa yang engkau berikan padaku sehingga dirimu lebih memilih dirinya yang tak lain adalah sahabat kecilmu waktu dulu. namun itu semua adalah hak mu dalam memilih dengan siapa nantinya kau kan bersanding. apa kabar dirimu mantan, bodoh benar aku sering memikirkanmu sedangkan dirimu saja tak peduli aku. bersusah payah aku menabung demi menebus segala kebutuhan pernikahan kita nanti namun kandas begitu saja, malu aku terhadap keluargaku dan sahabat-sahabatku. masih ingatkah disaat kita pulang sekolah dulu, hujan lebat mengguyur kita disaat aku bermain kerumahmu, didekat taman kita berdiri dibawah awan mendung dan disana aku menciummu untuk pertama kalinya, karena aku begitu mencintaimu.

masih ingatkah ketika kita tamasya saat perpisahaan SMU, kau berkata dingin dan aku peluk dirimu agar merasakan hangat. dan masih ingatkah disaat kamu diusir oleh kakak iparmu karena tidak sengaja melukai anaknya, kau diusir dan aku berusaha mencarimu serta saat itu juga kau berada dirumahku bersama orang tuaku agar kamu selalu dalam keadaan aman dan tidak berada diluar jalan. sekarang aku hanya bisa menatapmu dalam sebuah foto keluargaku, disana ada dirimu terselip dalam barisan keluargaku.

ayahku sangat bangga terhadapmu, engkaulah sosok wanita yang pas menemani hidupku untuk selama hidupku namun ayahku sangat kecewa terhadapmu karena kau bukanlah orang yang terbaik dan wanita pengkhianat paling kejam dalam hidupku. kuhabiskan waktuku, masaku, duniaku dan segala yang aku punya dalam hidupku, terbagi dalam hidupmu. tiap akhir pekan aku ajak kamu nonton film2 favoritku, tiap malam minggu aku ajak kamu makan berdua, kita bercerita dan kita sama-sama tidak sabar menunggu dimana kita berada dipelaminan. cerita kita hanya sebuah dongeng belaka, kau tinggalkan cerita kita dan memilih dia.

ada apa dengan dirimu, mungkinkah dirimu telah ternodai oleh dia? karena kau telah berkata padaku kalau kau pernah tinggal berdua dengannya. aku pahami, dan tak mungkin sepasang kekasih yang baru saja saling mencintai tidak melakukan apa-apa dalam satu ruangan dari malam hingga pagi. itu semua urusanmu, urusanku adalah mengikis cinta ini agar hilang dari hatiku walaupun sulit untuk aku coba. bayang-bayangmu masih ada, tawamu, marahmu, senyummu dan keluh kesahmu yang begitu aku kenal terus saja merasuki lamunanku.

apakah kamu berhasil hidup diibukota?, atau kau kembali kekampung halaman dan menikah dengan pria itu, aku tidak tahu, semoga saja aku tidak melihatmu sedang berada dalam kesulitan sambil menadah tangan kepada orang-orang disana. aku yakin kamu kuat, pengalaman hidupmu lebih hebat daripada hidupku. semoga pilihanmu tak salah, aku berharap pria tersebut secepatnya mencari kerja agar bisa bertanggung jawab terhadapmu walau dirinya hanya lulusan SMA saja, berusahalah mencari kerja agar bahagia.

sang mantan, aku adalah pecundang, dipecundangi oleh pria itu karena dirimu, aku tak bersedih tapi aku menyesal mengenalmu, mencintaimu dan menyayangimu hingga begitu besarnya. jika waktu bisa kembali diputar aku mungkin takkan mau bersamamu, wajah baikmu tak mencerminkan sifat mu yang ternyata sering berkhianat. ingin rasanya mendaki gunung yang tinggi, membakar fotomu dipuncak gunung sana sambil berteriak memaki diri sendiri tapi hal itu tidak mampu menghilangkan karat cinta yang telah kau perbuat. hanya waktu yang dapat melenyapkan ingatanku terhadap dirimu, aku tidak peduli kau meringis kesakitan atau merasa kesulitan karena dirimu saja benar-benar tidak peduli terhadapku.

mantan, sekarang aku sedang mencari pengganti dirimu, walau sulit aku temukan tapi aku yakin akan mendapatkan yang terbaik lebih dari dirimu. semoga saja aku bisa mendapatkan sebuah bidadari yang benar-benar Allah berikan kepadaku, bukan hanya bidadari yang hanya menemaniku untuk sesaat. maaf bila aku membuat banyak kesalahan terhadapmu, salam untuk keluargamu dan sampaikan maaf bila aku tidak bisa mempersuntingmu serta menepati janji yang telah aku buat terhadap keluargamu, aku sayang terhadap ayah ibumu dan aku sayang keluargamu. selamat tinggal mantan, semoga kau bahagia bersama dirinya……

Iklan

2 thoughts on “Apa Kabar Sang Mantan?”

  1. bersabarlah kawan…..kamu harusnya bersyukur, karena kamu dipisahkan dari dirinya tepat sebelum kamu menyesal telah mempersuntingnya….memang berat bro, tapi hadapilah karena hidup adalah pilihan….think positively dawg…she’s nothing than your patience !

    remember when you said : you get what you have paid, it means maybe you’ll meet somebody who makes you proud, makes you smile anytime and keep you in her love, not the woman who’s smiling in your face but always disgusting in your back, Allah maha besar, Dia tau yang terbaik buat lu….

    gw pernah kayak elu bro, dan elu tau itu, dan gw masih hidup, ampe sekarang.

    the bhatanks which always make you smile ( Ya-Ha !!!!)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s