Cerita Singkat

es gentong ?

panas terik yang membuat perjalanan kami sepulang sekolah waktu smp dulu
membuat kami harus meneguk beberapa liter air keringat “joroknya…”.
dipikiran kami selalu saja ingin menemukan hal yang sejuk seperti
manusia es, manusia kulkas ataupun wanita cantik dan mulus yang nikmat
dipandang mata. ah…. tapi bukan itu yang kami maksud waktu itu.
yang kami ingin cuma satu yaitu pelepas dahaga dan kami memikirkan itu disetiap perjalanan pulang sekolah.
akhirnya temen gw yang bernama Ayam “nama aseli disamarkan” melihat sebuah
selembar pengumuman di warung kecil yang warungnya tersebut gak mirip warung
lebih mirip rumah kost. disana terlihat sebuah iklan dipajang ditemboknya.
“Disini menjual es gentong !”
nah lho apaan tuh es gentong, namun rasa penasaran kami belum mencuat saat
itu, perkiraaan kami saat itu adalah sebuah es yang berbentuk gentong, es teh
yang warnanya kayak gentong, es buatan pak gentong atau es mambo tapi segede
gentong, namanya juga mencoba menerka-nerka tapi yang pasti kami belum tahu sama sekali. saat itu gw pengen beli tapi temen gw Yulie “namanya doang cewek
tapi wujudnya laki” berkata “jangan beli dulu sapa tahu aja gak enak, mending
besok aja, pasti kalao gak enak tuh iklan pasti udah dicabut”.
ehm…. bener juga tuh, akhirnya dengan berlagak tampan kami pun beranjak
pulang. sesampainya gw dirumah gw terus memikirkan es gentong, gw gak bisa kencing, gak bisa ngupil dan ah….. selalu memikirkan itu apa.
besoknya, kami pulang melewati warung tersebut dan terkagetlah kita ketika
kami melihat iklan itu sudah berganti kertas dan lebih bagus berbunyi
” Haus dan ingin minum air penyegar, kami menyediakan es gentong yang nikmat”
sungguh membuat kami tertegun. gw langsung aja menyuruh ayam untuk membeli es
gentong tersebut. ayam pun beranjak masuk kewarung dengan uang sejumlah 5000
rupiah karena menurut kami es itu pasti mahal.
tak lama ayam pun keluar sambil tertawa setan memandang kami yang berada
diluar warung. kami pun penasaran apa yang menyebab ayam tertawa iblis
seperti itu dan kamipun tahu apa sebabnya.
ayam mengeluarkan bungkusan es yang berada didalam kantung plastik dan
ternyata
jreng…jreng….jreng…..
rupanya es gentong yang dimaksud warung tersebut adalah es batu yang belum jadi es batu yang masih berair dan memang sebesar plastik 1 kilo.
kami pun terbahak kenceng banget diluar warung, gilaaaaa kita ditipu warung
udah merasa polos dengan wujud es gentong dan harganya pun hanya 10 % dari uang
yang kami kumpulkan sejumlah 5000 rupiah yap… harganya cuma 500 perak…
gut..gut….
ternyata es gentong itu menemani kami setiap kami pulang sekolah diterik mentari yang begitu panas.
terima kasih untuk warung yang udah menyediakan es gentong…. ini baru yg dinamakan inovasi tiada henti, bentuk memang tidak semewah gelas starbucks tapi manfaatnya melebihi air mineral.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s