PERBEDAAN GENG MOTOR, CLUB MOTOR DAN MOTOR COMMUNITY

Posted on Updated on

Tahun-tahun sekarang entah karena alasan latah atau Cuma sekadar meramaikan, banyak club-club motor menjamur diberbagai daerah. Mulai dari club yang dibawah bendera ATPM pabrikan hingga yang berdasarkan hobie atau sekedar perkumpulan. Bahkan tiap daerah pun sudah memiliki ratusan club or community motor, namun masih banyak orang yang salah pengertian terhadap kehadiran club motor. Banyak masyarakat awam yang menyamakan club motor yang secara keseluruhan isinya orang-orang baik tetapi dicap sebagai geng motor yang anarkis. Mari kita lihat perbedaan antara club motor, geng motor dan community motor.

GENG MOTOR

Sekarang geng-geng motor udah berada dalam taraf berbahaya, tak segan mereka tawuran dan tak merasa berdosa para geng tersebut membunuh. Perbedaan mencolok dari geng motor dan club motor adalah :

  1. kebanyakan anggota geng motor ogah pake perangkat safety seperti helm, sepatu dan jaket.
  2. membawa senjata tajam yang dibuat sendiri atau udah dari pabriknya seperti samurai, badik hingga bom Molotov.
  3. biasanya hanya nongol malam hari dan tidak menggunakan lampu penerang serta berisik.
  4. jauh dari kegiatan sosial, tidak pernah membuat acara-acara sosial seperti sunatan masal atau kawin masal, mereka lebih suka membuat acara membunuh masal.
  5. anggota nya lebih banyak ke pada kaum lelaki yang sangar, tukang mabok, penjudi dan hobi membunuh, sekalipun tidak menutup kemungkinan ada kaum hawa yang ikut dan cewek yang ikut geng motor biasanya Cuma dijadikan budak nafsu cowok masal.
  6. motor yang mereka gunakan bodong, gak ada spion, sein, hingga lampu utama. Yang penting buat mereka adalah kencang dan mampu melibas orang yang lewat.
  7. visi dan misi mereka jelas, hanya membuat kekacauan dan ingin menjadi geng terseram diantara geng motor lainnya hingga sering terjadi tawuran diatas motor.
  8. tidak terdaftar dikepolisian atau masyarakat setempat.
  9. kalau nongkrong, lebih suka ditempat yang jauh dari kata terang. Lebih memilih tempat sepi, gelap dan bau busuk.
  10. kalau pelantikan anak baru biasanya bermain fisik, disuruh berantem dan menenggak minuman keras ampe jackpot (muntah-muntah).

Jelas bukan ciri-ciri mereka, namun sekarang perlu diwaspadai karena ada geng motor yang berkedok club motor. Berpakaian rapi, safety dan penuh perlengkapan berkendaraan namun arogan, anarkis dan egois kalau dijalan serta tak segan mereka membuat rusuh bila merasa diganggu. Selama AD/ART mereka jelas dan terdaftar dipihak kepolisian, club motor gak bakal berubah menjadi geng motor.

CLUB MOTOR

Club motor biasanya beranggotakan oleh orang-orang yang mempunyai hobi menyemplak motor. Tidak sedikit berada dibawah bendera pabrikan motor dan mempunyai nama dengan embel-embel pabrikan. Kegiatan club motor lebih mendasar ke arah kampanye safety riding dan kegiatan social. Adapun cirri-ciri khas anak club motor adalah :

  1. perlengkapan safety dalam berkendara benar-benar komplit.
  2. motor dan pengendaranya sama-sama lengkap bahkan biasanya ditambah box dibelakang motor buat menaruh helm dan peralatan motor.
  3. biasanya setiap club motor hanya terdiri dari satu merk dan satu tipe motor saja namun ada juga yang campur-campur.
  4. nongkrong atau kopdar ditempat yang ramai agar bisa dilihat masyarakat sekaligus ajang silahturahmi kepada club motor lain yang kebetulan melintas.
  5. pelantikan anggota baru biasanya tanpa kekerasan, hanya untuk having fun dan memberi pengetahuan seluk beluk berlalu lintas yang benar.
  6. mempunyai visi dan misi yang jelas dan jauh dari ruang lingkup yang anarkis.
  7. melakukan kegiatan touring ke daerah-daerah sembari membagikan sumbangan.
  8. AD/ART mereka jelas dan tercatat dalam kepolisian atau wadah dari perkumpulan club motor.
  9. saling tolong menolong terhadap anggota club motor lain ketika dijalan mendapatkan trouble.
  10. setiap club motor memiliki tujuan dalam berkendara dan peraturan-peraturan yang tidak membebankan anggotanya.

Mudah mencirikan club motor, karena salah satu ciri mereka yaitu tidak ugal-ugalan dijalan walaupun masih ada club-club motor yang masih memiliki sifat arogan serta pengetahuan berlalu lintas yang minim. Harga diri club motor lebih terhina bila kedapatan anggotanya tidak tertib dijalan raya dan tidak dianjurkan memecahkan masalah dengan baku hantam tetapi lebih fleksibel dan bermusyarah bila ada masalah di jalan atau dalam perkumpulan.

 

MOTOR COMMUNITY

Komunitas motor memang tidak jauh beda dengan club motor, sama-sama tidak melakukan kegiatan yang berbau rusuh dan tawuran namun dari segi peraturan dan safety riding, komunitas motor berbeda jelas dan hanya lebih mengandalkan kegiatan touring tanpa embel-embel dari pabrikan motor. Ciri-ciri nya sebagai berikut :

  1. biasanya community hanya terdiri dari berbagai tipe motor dan merk motor, bebas dan berbagai amacam aliran ada.
  2. berdiri dibawah bendera perkumpulan orang-orang komplek, pabrikan atau perusahaan dan instansi-instansi yang terkait.
  3. AD/ART mereka lebih simple tidak terlalu banyak aturan bahkan safety berkendaranya pun bisa diminimalisir semisal boleh pake sandal dan helm buat boncenger gak perlu half face.
  4. sama seperti club motor, mereka juga suka melakukan kegiatan sosial.
  5. bila melakukan touring ke suatu daerah, barisan yang mereka buat kurang begitu baik dan tidak teratur seperti club motor.
  6. lebih mengedepankan solidaritas, apapun motornya yang penting mau solid dan bekerja sama.
  7. pelantikan anggota baru jauh dari kata anarkis dan hanya sekedar pengenalan community dan peraturan saja.
  8. anggota-anggotanya hanya sekadar komunitas, biasanya terbentuk karena sering nongkrong bareng dan bedasarkan keinginan membangun sebuah wadah bila ingin melakukan touring.
  9. nama dan lambang mereka ada yang tercatat di kepolisian tetapi ada pula yang tidak dan hanya sebatas kumpulan anak motor saja.
  10. tidak berbeda jauh dengan club motor.

Angka pertumbuhan antara club motor dengan community tidak begitu ajuh, masing-masing sama banyak. Kalau berada dijalan raya ada yang masih ugal-ugalan dan arogan tapi tidak jarang lah anak community yang lebih tertib dijalan raya disbanding anak club motor itu sendiri.

Apapun jenis perkumpulan para bikers, bila mengacu pada kedamaian dan persatuan yang solid itu tidak akan menjadi masalah yang berarti bagi masyarakat. Saling tolong menolong akan mampu meningkatan kekompakkan mereka dan tidak adanya rasa sombong kepada club atau community lain, kalau bertemu saling klakson agar tidak dicap sombong. Ton…ton….

 

8 thoughts on “PERBEDAAN GENG MOTOR, CLUB MOTOR DAN MOTOR COMMUNITY

    topseykreetz said:
    22 Februari 2010 pukul 9:00 am

    pik, kasih info tentang klub curanmor donk………

      thetawvic responded:
      22 Februari 2010 pukul 9:07 am

      iya nanti gw cari infonya di temen gw yg kerja di TMC Metro jaya

        Someyounk Extreme Pemalang Community said:
        17 Juli 2010 pukul 4:17 pm

        aku suka ne blog . salam biker bos .
        biker mana bos ?

        Tawvic responded:
        19 Juli 2010 pukul 12:38 am

        @SEPC : saya HMPC Bekasi bro… salam bikers juga bro…
        @Fuzari : thanks, itu perbedaan mendasarnya…

    fuzari dr club ubic said:
    18 Juli 2010 pukul 2:27 pm

    saya sangat menyukai situs ini, karna saya bisa membedakan club ma community dan gengk

    jhon mpcm said:
    15 Agustus 2012 pukul 6:44 pm

    sipp

    From
    009 MPCM(Mega Pro Club Malang)

    Awlia said:
    23 April 2013 pukul 3:04 am

    thank’s bro atas materi pemahaman n perbedaan2nya…
    berguna banget buat meteri skripsi akuuu …😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s