Kebodohan dalam berkendara

Posted on

Kebodohan dalam berkendara

7 dari 10 orang dijalan tidak dapat berkendara dengan baik, hanya tiga dari sepuluh saja yang memahami tentang berkendara dengan baik, mengusung tema safety riding maka akan diberikan penyuluhan tentang berkendara yang baik. berharap angka kebodohan dalam berkendara bisa berkurang.

1. jangan asal ngebut, sebenarnya ngebut itu gampang, nenek-nenek yang lagi diujung nyawa juga bisa, tinggal tarik gas sama bejek gigi secepatnya, tapi bisa gak orang tersebut melakukan rem dengan tepat. perhatikan jarak anda, lebih baik memainkan gas motor anda secara perlahan tapi pasti.

2. jarak antar kendaraan lain. banyak kasus pengendara motor terserempet atau tertabrak dari belakang, istilah orang motor “di sodomi”. ketika keadaan lalu lintas sedang lancar usahakan anda mengambil jarak minimal satu setengah meter dari kendaraan lain. apabila sedang terjadi kemacetan, beri jarak hingga setengah meter, itupun minimal lho. hal ini agar dapat mencegah yang namanya nabrak spakbor orang lain atau kesenggol spion.

3. rem yang baik, untuk mengerem yang baik adalah gunakan rem dengan baik, atur jarak dan waktu anda ketika ingin ngerem. jangan ngerem ketika anda hampir mau nabrak, jangan sok pede rem anda pakem atau bagus, siapa tahu aja blong terus motornya masuk jurang, mending kalau jurang kenikmatan.gunakan 70 persen rem depan dan sisanya rem belakang kalau mau bagus lagi gunain rem kaki, ya sol sepatunya paling jadi abis.

4. sein diperhatikan. paling banyak bikers ditanah air lupa peranti petunjuk ini. main belok gak pake sein, bodohnya minta ampun, ya akhirnya nabrak deh sama yang gak tahu. sein itu penting, bukan hanya untuk petunjuk akan belok tapi juga bisa dijadikan petunjuk kalau anda ingin menyalip kendaraan lain. gunakan gaya berkendara dengan mobil.

5. kaki jangan asal taruh. bila kemacetan menghadang biasanya orang lain menaruh kaki buat menjaga kseimbangan motor agar gak jatuh. tetapi kebanyakan orang menaruh kaki gak sesuai dengan jarak, naronya kepanjangan dan akhirnya kelindes. mendaratkan kaki anda tidak lebih dari jarang stang motor anda. bisa juga anda menaruh kaki anda di belakang footstep depan selonjor dengan bawah mesin agar tidak kelindes.

6. di kanan pelan, dikiri kenceng. ini persepsi salah manusia indonesia, kebanyakan mereka gak mengerti lajur kanan dan kiri. kecelakaan sering juga terjadi karena mereka salah ambil jalur. jalur kanan itu untuk kendaraan yang ingin melaju cepat, sedangkan jalur kiri untuk kendaraan lambat. apabila menyalip gunakan jalur kanan, nyalakan sein dan bunyikan kelakson.

7. lampu merah bukan hiasan. banyak orang gak peduli sama ni lampu, bukan karena bentuknya gak bagus, tapi karena pada sok sibuk di depan lampu merah, banyak alasan terburu-buru, pengen berak, gak ada waktu hingga alasan pengen kawin menjadi salah satu alasannya. 80% kecelakaan berawal dari sini. klo lampu merah ya berhenti saja, biarin orang lain bilang kita katro, norak. daripada kita di sambut sama malaikat maut. terserah sih pilih mana. sayangi nyawamu, waktu bisa dicari, kalau nyawa?, nyari aja di akhirat.

8. berjalan lurus bukan zig-zag, kalau dijalan jangan pernah anda seperti gergaji, lurus aja sesuai jarak anda, jangan selap-selip terlalu mepet. kalau mau nyalip perlahan saja. jangan memaksakan, karena waktu dan jarak yang anda perhitungkan belum tentu tepat. biasanya ini menjadi alasan mengapa pengendara lain sumpah serapah nyumpahin pengendara lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s