Catatan Kecil, My Word

Lebih Capek Pas Manggung

Buat beberapa Drummer pasti pernah ngerasain hal seperti ini, pas latihan 2 jam rasa capeknya ya biasa-biasa saja tapi pas mulai manggung, cuma 3 lagu saja rasanya otot sudah dirasakan pegal-pegal. Yesss itu yang gw rasakan selama ini, beberapa kali manggung gw merasakan badan lebih terasa capek, padahal cuma bawain 3 sampai 5 lagu, beda banget saat latihan yang bisa bawain lebih dari 10 lagu.

21752540_10208720686369137_5169423213540540913_o

apa yang gw rasakan kemungkinan karena kecampur sama pikiran yang harus fokus, mood yang cukup tegang apalagi yang nonton banyak dan rasa was-was takut-takut salah ketukan hehehehe… Pikiran gw saat duduk dibangku Drum dan musik sudah mulai dimainkan, benar-benar harus fokus, telinga kiri dengerin para musisi band gw main pada bagian kiri sedangkan yang kanan mendengar personil yang ada di kanan. Kendala yang sering gw jumpa saat manggung adalah salah satu alat gak kedengeran, bisa karena soundman nya gak naikin volume salah satu pemain band gw atau memang sound speakernya kagak bagus. Apalagi kalau mainnya outdoor yang suara bisa ngambang kemana-mana…

Kendala selanjutnya adalah Drum yang gw pakai diluar ekspektasi, misalnya suara masing-masing ketukan seperti snare, tom, ataupun cymbal gak sekencang suara alat musik lainnya sehingga gw harus mukul sekuat tenaga. pengalaman waktu itu dapet drum yang cymbalnya jelek, kalau dipukul biasa, dia kagak bunyi, apalagi pas cymbal ketiup angin dan goyang-goyang sehingga gw harus memukulnya dengan tenaga yang mirip lagi nyambit maling pake golok. Apalagi kalau pas dapet drum jelek, suara sember, gak nyetem, gak sesuai postur tubuh, aaah mood ilang. Maka dari itu, band terkenal pasti bawa alat drumnya sendiri, gak mau dia minjem sama drummer lain atau sewa ke studio yang gak pernah dia pakai alatnya.

Rasa pegel dan capek bisa disebabkan gw kurang pemanasan, biasanya gw pemanasan dengan ngetuk-ngetuk stik dipaha (bukan pangkal paha, itu biji) atau ngulet-nguletin lengan biar tangan agak luwes. kurang pemanasan terjadi akibat, panitia atau dewan eo yang terhormat sudah manggil band gw dan gw pribadi baru sampai, kita disuruh buru-buru jadi jarak antara pemanasan lalu istirahat dan main drum gak seimbang. abis pemanasan sambil nungguin personil lain siap, lalu langsung main, bisa bikin kram otot.bahaya banget sebenarnya karena bisa bikin tenaga kita down, mau ga mau harus bertahan walaupun tangan mau copot.

21551711_1869829203034812_2918252753513747233_o

Biasanya gw merasa sakit ditenggorokan, walaupun gw bukan vokalis tapi saat manggung gw biasa sambil nyanyi menggunakan ketukan, misalnya sebuah nada duk tak tak duk duk tak, gw ngapalinnya pake mulut seperti orang nyanyi. hal tersebut sering dilakukan beberapa drummer terkenal, salah satunya Yukihiro, drummernya Larc en Ciel yang sering komat-kamit menghapal ketukan, cara tersebut bisa bikin kita lebih fokus main drum dibandingkan main serong, lho?. Biasanya setelah manggung, tenggorokan gw sakit kering, untuk menghindari hal tersebut gw selalu bawa air minum dibotol, gak pernah bawa air galon ke panggung karena berat dan gak praktis apalagi bawa airnya di plastik es, bisa tumpah pas ditaro.

Sebagai drummer amatiran yang gak pernah ikut kursus, gw mau bagi tips buat yang baru belajar main drum dan ingin manggung. jangan remehkan tips gw karena ini sangat berguna banget kok.

Continue reading “Lebih Capek Pas Manggung”

Iklan
Movies

Warkop DKI Reborn Part 2 : Film Ancur

index

Jika melihat aksi 3 sekawan yang bernama asli Tora, Abimana dan Vino dalam Warkop DKI Part 1 sudah agak lumayan mengangkat kembali kisah para legend waRKOP Dono Kasino, ada cerita yang diceritakan walaupun memaksa dengan joke-joke untuk mengingatkan kita pada film warkop yang telah menjadi legend. Nilai untuk film part 1 nya bisa gw kasih nilai 7, namun nilai tersebut bukan naik setelah gw menonton yang part ke duanya, bahkan score 5 pun menurut gw masih ketinggian dan ini membuktikan kualitas film Indonesia yang digadang-gadang menjadi the best comedy ini tidaklah sangat banget tidak sempurna (kalimat gw ikutan ancur).

Sorry buat para fans warkop reborn, sori banget, bukannya gw kampungan atau apalah, tapi gw tahu gimana rasanya nonton enak, menikmati film yang benar-benar ada kisahnya dan gw berharap bisa tertawa dengan banyolan murni khas warkop jaman dulu tapi sayangnya yang gw tonton pada malam minggu kemarin adalah sebuah film yang dibikin asal, gak ada cerita jelas, terlalu fiksi. Kalau ada yang bilang “yaelah.. nikmatin aja filmnya” gw akan jawab, gw gak menikmati, dari awal sampai akhir cerita gw bingung harus bereaksi apa. kalau ada yang bilang “yaelah, selow aja bro, ini kan film seru-seruan, wajar bikinnya gitu” dan gw akan jawab, ini gak wajar bagi gw yang rela ngeluarin duit buat beli tiket bioskop dan berharap duit gw berfaedah dengan mendapatkan humor dan sesuatu hal yang bisa gw petik dari film tersebut, tapi ini nyatanya gak dapet apa-apa.

Apa yang menurut gw memberikan label ANCUR kepada film Warkop DKI Reborn Part 2?
Continue reading “Warkop DKI Reborn Part 2 : Film Ancur”

Love's, My Word

Apakah cowok kamu serius?

Memiliki pasangan adalah harapan dari setiap insan manusia dimuka bumi ini, siapa sih yang gak pengen punya pasangan?, berharap ada yang selalu care sama kita dan bisa menjadi sahabat terbaik sepanjang hidup kita. di usia-usia yang sudah matang dan berharap melaksanakan kehidupan di jenjang pernikahan, sudah selayaknya kita mendapatkan pasangan yang serius dan mau membagi kehidupannya secara bersama dalam mahligai rumah tangga (asik bahasanya). Buat para ladies pasti bingung buat menentukan pilihan dengan pasangan yang saat ini sedang dijalanin, apakah pacar kalian serius ingin menjalin hubungan pernikahan atau hanya sekedar pacaran saja? Berikut ini gw yang amatir dalam hal percintaan bakal ngasih beberapa ciri-ciri cowok yang serius sama kalian wahai kaum hawa.

  1. Ngomongin Masa Depan

Cowok kalau sudah merasa cocok dan nyaman serta ingin melanjutkan ke jenjang pernikahan, biasanya lebih sering berkomunikasi soal masa depan hubungan dan kehidupan nanti jika mereka bersama dalam ikatan pernikahan. Ladies bisa melihat dan mendengar secara detail dia membicarakan langkah-langkah terbaik saat membicarakan masa depan seperti mau tinggal dimana setelah menikah, masalah karir, financial hingga persiapan keterbukaan antar pasangan.

  1. Gak suka basa basi Cinta

Romantis sih boleh aja dan merupakan hak umat manusia yang sedang jatuh cinta namun jika setiap obrolan dibumbui rayuan serta hal berlebihan tanpa ada kejelasan cinta itu mau dibawa kemana, itu petanda si cowok hanya ingin pacaran aja tanpa ada ikatan apapun atau dia itu penjahat kelamin? Hati-hati dengan rayuan cinta karena wanita bisa mabuk dengan gombalannya.

  1. Tegas, Yakin, Terpercaya

Ladies bisa tes dengan pertanyaan kepada pasangan seperti “kamu siap nikahin aku kapan?” dan jika si cowok membalasnya dengan kalimat “jalanin aja dulu, kalau jodoh gak kemana” selamat deh kamu saat ini bersama cowok yang gak yakin sama kamu. Jika cowok kamu sudah mapan atau minimal punya pekerjaan dan sudah layak berumah tangga tapi masih mengeluarkan kalimat tersebut, berarti dia merasa gak yakin sama kamu. Jika pasangan kamu yakin, dia akan tegas bilang “aku akan bilang ke orang tua aku, aku harap tahun ini kita bisa menikah atau minimal lamaran sama kamu, aku juga gak mau lama-lama” Nah… apalagi kalau si cowok udah nentuin tanggal, beuh tegas banget dan itu petanda dia yakin sama kamu. Jodoh memang ditangan Tuhan tapi kalau manusianya yang gak yakin ya gak akan ketemu sama jodohnya. Masalah rejeki sudah diatur kok, jangan masalah duit jadi masalah utama, yang penting yakin dulu dan sampai saat ini belum pernah ada berita seorang cowok atau cewek meninggal karena kelaparan akibat menikah.

Continue reading “Apakah cowok kamu serius?”

Catatan Kecil, My Word

Kuliah Apa Kerja

Sekarang lagi musimnya para anak bangsa galau, dalam arti mereka bingung mau kuliah dulu apa kerja dulu. Bagi orang tua nya yang mampu mungkin sudah terrencanain bakal lanjut kuliah sesuai dengan bidangnya dan bagi yang berada di lingkungan pas-pasan akan bingung mau kuliah dulu apa kerja? Tapi ada juga lho yang orang tuanya mampu tapi anaknya gak mau kuliah dengan alasan pengen cari duit sendiri. Itu sih pilihan masing-masing tapi kita juga harus melihat kondisi perusahaan saat ini, setiap 5 tahun sekali perusahaan akan menaikan minimal pendidikan untuk sebuah lowongan pekerjaan, misalnya dulu lowongan admin saja bisa buat anak lulusan SMA tapi sekarang minimal D3, belum lama ini gw melihat sebuah info lowongan pekerjaan di perusahaan terkenal, untuk seorang admin saja harus minimal S1, weeeww….

Sebenarnya ini masalah keinginan, kalau memang berharap karir yang baik, kita harus kuliah tapi kalau Cuma sekedar kerja dapet duit, tidak perlu kuliah dan syukur-syukur dengan ijazah SMA atau SMK bisa mudah mencari kerja tapi tetep perusahaan mementingkan para sarjana buat mengelola karier karyawan, berbeda dengan tahun 80 hingga 90an yang hanya lulusan SMA atau STM bisa menjadi manager. Era sekarang akan dinilai dari kinerja dan pendidikan untuk mencapai karir terbaik, biasanya perusahaan akan menilai kinerja seorang karyawan terlebih dahulu, lalu ada penawaran naik jabatan tapi kalau ternyata pendidikannya tidak sesuai standar maka pihak perusahaan membuat pilihan yaitu menaikan jabatan si karyawan dengan syarat si karyawan harus kuliah lagi atau membiarkan karyawan tersebut berada diposisi saat itu walaupun kinerjanya terbaik.

Bagi kamu yang orang tuanya mampu dalam segi ekonomi, lebih baik kuliah dan perkuliahan itu bukan hanya memberikan sebuah ijazah D3 atau S1 melainkan membentuk karakter, ada perbedaan mendasar dari pembentukan karakter antara orang yang kuliah sama yang tidak, sepemandangan atau sepengamatan gw sangat mencolok perbedaannya, contohnya aja (sori banget bukan mau menjelekan) orang yang Cuma lulusan SMA saat bekerja hanya mementingkan gaji, ketika gaji yang diterima kurang maka akan berontak yangberujung demo atau merusak kantor. Berbeda dengan lulusan kuliah, ketika gaji yang dirasa kurang atau ada kesenjangan karyawan yang tidak sepadan, dia akan bertanya kenapa kepada atasannya, lalu menganalogikan kinerja dengan hasil yang dicapai, kalaupun masih belum bisa mendapatkan hasil terbaik, dia akan pindah ke perusahaan lain atau mengandalkan bisnis sampingan. Ada sebuah pelajaran yang Cuma ada dibangku kuliah yaitu logika, di bangku SMA gak akan diajarin pelajaran logika karena ini merupakan sebuah ilmu yang cukup mahal buat mempelajarinya tapi menurut gw pelajaran ini simple, dimana otak kita harus berpikir secara mendetail ketika menghadapi masalah, misalnya bagaimana cara menuang air ke gelas dari teko, kalau orang yang gak pake logika, cukup jawab “ya tuang aja ke gelas air yang ada diteko” tapi kalau dipelajaran logika tidak seperti itu, jawabannya yaitu “ambil dahulu tekonya lalu persiapkan gelasnya, tuang air secara perlahan ke gelas secukupnya sesuai kebutuhan” nah disini memang keliatan sama kalimat jawabannya namun perbedaannya adalah ada detail tata cara yang disebutkan tadi.

Continue reading “Kuliah Apa Kerja”

Jalan-jalan, Kuliner, Movies

Bioskop Kota Cinema Jatiasih Bekasi

Kalau mendengar kata Jati asih Bekasi biasanya orang akan ngebayangin sebuah desa kecil daerah Bekasi yang belum terjamah gugusan teknologi kota besar tapi itu dulu banget sekitar 20 tahun yang lalu, iya… dulu jati asih memang sebuah daerah di Bekasi yang cukup masih tertinggal diantara daerah kota Bekasi lainnya. Sekarang, Jati asih mulai mendapatkan asupan kemajuan semenjak memiliki tol sendiri, bermuncullah beragam perumahan dengan harga fantastis dan memiliki tema “hanya 5 menit dari tol”, rumah mungil seharga Rp.400jutaan bisa laku dalam waktu setahun dan langsung membuat warga kampung sekitaran berlomba-lomba jual tanahnya walau Cuma punya seiprit tanah untuk dijadikan cluster perumahaan.  Jangan heran kalau nemuin sebuah cluster perumahan yang isinya Cuma 8 rumah. Supermarket pun sudah mulai menjamur dan warung tradisional mulai jamuran,  namanya juga efek kemajuan kota dan harus ada yang dikorbankan.

Pada bulan Mei 2017 akhir kemarin, dimulailah perubahan besar Jati Asih yaitu munculnya sebuah gedung bioskop berkonsep mall, wah ini jarang banget ditemuin karena biasanya mall yang memiliki sebuah lapak bioskop didalamnya tapi kini bioskop yang memiliki lapak mall. Bioskop yang merupakan hasil saham gabungan warga sipil ini dinamakan Kota Cinema Mall, cukup membuat netizen sekitaran bekasi penasaran termasuk gw. Berita munculnya bioskop Kota Cinema Mall sudah terendus sejak awal juni dan baru awal juli kemarin gw mencoba keseruan Kota Cinema Mall yang kebetulan sedang memutar film Transformers.

Bioskop ini baru memiliki 2 theater yang disebut Kota 1 dan Kota 2, setiap musimnya hanya memutar 1 judul film, pada awal pembukaan Kota Cinema Mall, mereka hanya memutar The Mummy, lalu Pirates Carribean, 2 minggu kemudian memutar wonder woman hingga akhirnya Transformers. Jika kalian penggemar film lokal, bersiap kecewa karena disini gak akan ada jadwal film lokal diputar, sepintaas gw hanya melihat film-film Hollywood yang akan coming soon seperti Spiderman, Cars 3, Despicable Me 3 dan Justice League, oh… nice karena semua film yang akan datang disitu termasuk dalam list nonton gw. Sori banget buat film lokal, karena gw masih gak tertarik nonton kecuali film yang dimainin iko uwais dan horrornya joko anwar.

Continue reading “Bioskop Kota Cinema Jatiasih Bekasi”

Cerita Singkat, Mistis

10 Tahun Bersama (bukan) Kakakku

Kisah Lanjutan dari https://tawvic.wordpress.com/2017/06/13/10-tahun-bersama-bukan-kakakku-part-2/

Mas Agung Sakit Lama

Sakit ini bukan sakit yang ia derita pada sebelumnya namun sakit demam dengan wajah pucat dan susah makan. Biasanya mas Agung sangat gampang makan dan seperti orang yang tidak pernah punya rasa kenyang. Tubuhnya sudah mulai agak berkurang berat badannya mungkin sudah berkurang 2-5kg dan dia sudah sakit selama 2 minggu lebih. Dokter sudah tidak bisa memberikan jawaban lain “gejala tipes”, segala obat juga sudah diberikan namun hasilnya nihil tidak bisa menurunkan penyakitnya, mungkin hanya nafsu makannya yang agak lebih banyak dari sebelumnya yang susah makan. Kami selalu memenuhi setiap keinginannya, seperti saat gw akan beranjak berenang sama temen-temen, dia tiba-tiba berkata “mau pizza…” dan matanya menuju kearah gw yang saat itu sudah berada di pintu rumah. Selama sakit, mas Agung memang berada di ruang tengah yang dekat dengan ruang tamu sehingga mas Agung bisa sambil menonton televisi walaupun gw yakin dia hanya menyukai keadaan tv menyala dengan sinar-sinar warna warni dan tidak peduli dengan acara yang sedang tayang. Sepulang berenang gw membawakannya sepotong Pizza, maklum gw saat itu Cuma anak SMP kelas satu dan belum punya banyak uang untuk membeli seloyang pizza, itu pun bukan pizza hut yang terkenal melainkan stand pizza merk gak jelas tapi memang sering gw beli karena rasanya enak. Sepotong Pizza yang gw belikan langsung dilahap habis olehnya hanya tersisa dus dan remah-remahnya.

Selain pizza dia juga meminta buah pala, manisan buah pala kesukaannya karena Cuma buah pala aja yang menjadi buah favoritnya, tentunya dalam bentuk manisan atau yang dikeringkan dan dibalur gula pasir. Gw sendiri gak suka saat dia minta buah itu, aromanya bikin gw pusing gak karuan. Dia selalu meminta ke Mas Teguh, saat mas teguh berada didekat dia, selalu berkata minta buah pala, “mau buah pala”. Mencari buah pala di bekasi bukanlah hal yang mudah, susah banget, mau mencarinya di pasar tradisional hingga mall besarpun tidak satupun bisa ditemukan. Satu-satunya tempat yang sudah pasti ada hanya di daerah Bogor namun mas teguh belum bisa menuju bogor dalam waktu dekat, kurang lebih 3 hari baru bisa berangkat ke bogor dan itupun saat hari senin karena dihari itu mas Teguh libur kuliah.

Tepat setelah 3 minggu mas Agung menderita sakit panas akhirnya bisa sembuh, panasnya sudah tidak terasa dan nafsu makannya sudah mulai normal. Ia kembali menjadi mas Agung yang dulu tapi bukan mas Agung yang normal sebelum ia mengalami gangguan, mas Agung kembali suka menceracau tidak jelas, suka melakukan hal-hal tidak jelas tetapi yang kami perhatikan dia sudah tidak lagi kejang-kejang atau kesurupan. Kami sudah diringankan dengan keadaan mas Agung yang cukup lebih baik dari sebelumnya.

Continue reading “10 Tahun Bersama (bukan) Kakakku”

Cerita Singkat, Mistis

10 Tahun Bersama (bukan) Kakakku part 2

Lanjutan dari https://tawvic.wordpress.com/2017/06/13/10-tahun-bersama-bukan-kakakku-part-1/

Berobat Kesana Kemari

Ayah tidak tinggal diam mengalami kejadian seperti ini, kita sudah pernah mengobati mas Agung ke Dokter karena kita masih berfikir positif ini memang penyakit saraf sehingga mas Agung bisa berubah seperti itu, namun semua dokter yang kami kunjungi memiliki jawaban sama, mas Agung sehat-sehat saja bahkan gizinya bagus hingga akhirnya kami bertemu dokter terakhir yang memberikan saran untuk berobat dipengobatan alternative alias paranormal. Kami menerima tawaran paranormal kenalan sang dokter, pertama kali mendengar kata paranormal gw langsung membayangkan seorang dukun berbaju hitam celana hitam dan kepalanya dihiasi blankon asli khas jawa seperti yang ada di film-film horror. Kami sekeluarga mengunjungi paranormal pertama didaerah taman mini Jakarta (dulunya TMII masih wilayah Bekasi), ternyata fisik dan rupa paranormal yang ini lebih mirip orang yang suka nawarin MLM, rapih berkemeja dan tidak ada ornament-ornamen seram diruangan rumahnya.

Tapi memang dia seorang paranormal, buktinya dia langsung tahu kalau mas Agung sedang dalam masalah padahal saat sampai dilokasi, Mas Agung tidak menunjukan gejala-gejala yang aneh sama sekali. Ayah menjelaskan sebab musabab awal kejadian bermula dan si paranormal mengambil kesimpulan jika kakek buyut gw ketika meninggal dunia melepaskan pegangannya yang sosoknya masih misterius karena paranormal yang bernama Bp. Soni tersebut tidak bisa menggambarkan secara persis akibat kekuatan gaibnya yang dahsyat. Pak Soni hanya memberikan sebuah air yang telah ia doa-doakan (entah doanya apa), air tersebut harus diminum saat mas Agung mau tidur dan jangan sampai tidak habis. Tentu semua syarat yang telah diberikan oleh pak Soni dijalankan oleh orang tua gw, setiap malam mas Agung dipaksa meminum air tersebut, tidaklah sulit untuk menyuruhnya minum karena memang dia sangat menyukai minum dibandingkan makan.

Selama satu minggu memang sudah agak berkurang dirinya ngedok atau kesurupan, yang biasanya setiap hari kini Cuma 2 hari atau 3 hari sekali namun hal tersebut tidak membuat orang tua gw puas karena masih ingin anaknya sembuh 100% dan mengembalikan kehidupan anaknya seperti yang dulu. Kami sekeluarga balik lagi ke pak Soni namun sayangnya pak Soni sepertinya sudah tidak mau membantu lebih jauh. Dia tidak menjelaskan secara jelas kenapa tapi dia mengaku bahwa keselamatan dirinya lebih penting, dia hanya bisa memberikan refrensi paranormal-paranormal lainnya yang bisa membantu untuk menyembuhkan akan tetapi jarak mereka jauh dan tidak berada di area jabodetabek melainkan berada di jawa tengah. Gw kira ayah akan mengurungkan niat tapi ternyata tidak, dia tetap bersikeras untuk mengobati kakak gw walaupun harus keluar negeri. Budgetnya gak sedikit memang apalagi membawa Mas Agung sudah pasti harus membawa kami sekeluarga karena bisa membantu ayah atau ibu jika terjadi sesuatu.

Sebelum kami berangkat menuju Jogjakarta, ayah mendapatkan refrensi dari temannya yang memiliki langganan paranormal sakti didaerah depok. Ayahpun menerima tawaran tersebut untuk mengunjungi paranormal tersebut, gw sendiri gak tahu siapa nama paranormal tersebut karena ayah hanya mengajak ibu bersama mas Agung untuk ke Depok, mungkin karena posisi Depok tidak jauh dengan Bekasi sehingga bisa meninggalkan gw dan mas Teguh dirumah. Mereka berangkat dari rumah pagi-pagi setelah sholat subuh dan kembali kerumah pada pukul 8 malam, ayah terlihat membawa bungkusan hitam berisi tanaman-tanaman obat dan juga beberapa benda yang bentuknya aneh-aneh. Gw melihat pada malam itu juga ayah meracik tanaman tersebut dan menggunakan benda-benda aneh itu untuk ditaruh dibawah tempat tidur mas Agung. Tanaman yang telah direbus diminumkan oleh mas Agung, anehnya mas Agung seakan-akan menolak untuk meminumnya, beberapa kali dia berusaha untuk menepis gelas yang berisi minuman tersebut dan akhirnya bisa terminum walaupun sedikit karena banyak yang sudah terbuang akibat guncangan.

Keesokan harinya kami sekeluarga dapat kabar jika paranormal yang di depok meninggal dunia dengan sebab yang tidak diketahui, kabar tersebut kami dapat saat ayah menghubungi rumah beliau dan mendapatkan berita dari pihak keluarganya. Ayah ingin sekali kesana namun ibu melarangnya karena ibu mendapatkan mimpi buruk semalam, si paranormal depok itu terbunuh oleh sesosok makhluk yang bentuknya aneh sehingga ibu takut akan terjadi hal yang lebih buruk jika ayah kesana. Sebenarnya bukan hanya satu paranormal yang akhirnya meninggal, bahkan setiap paranormal yang kami temui akhir nasibnya sama, meninggal tidak jelas.

Ketika kami harus menuju Jogjakarta untuk menemui salah satu parnormal ternama pun bukanlah hal yang dimudahkan, saat itu kami sudah menyewa mobil charteran untuk mengantar kami bolak balik selama kami melakukan pengobatan. Sesampainya di Stasiun Tugu pada pagi harinya, kami sudah dijemput oleh seorang charteran mobil yang gw lupa namanya siapa, lalu kami diantarkan olehnya menuju hotel yang berada didaerah Prambanan. Kami akan melakukan perjalanan kembali dari Hotel ke tempat paranormal pada siang hari sehingga supir mobil charteran ijin pulang dahulu dan akan kembali jemput tepat siang hari sekitar pukul 1 siang. Namun sayangnya sudah pukul 3 sore pun kami tidak juga dijemput olehnya, ayah penasaran sehingga meminjam telepon hotel untuk menghubungi rumah si supir tetapi ketika ayah hendak menghubungi si supir, ayah dihampiri salah seorang yang tidak dikenal di lobi hotel dan mengaku sebagai adik dari si supir tersebut. Dia mengabarkan jika kakaknya meninggal dunia saat perjalanan pulang setelah meninggalkan hotel yang kami inap, mobilnya tertabrak truk dan sang supir kritis saat dibawa kerumah sakit. Ketika berada dirumah sakit, sang supir masih bisa berbicara dan memberikan pesan kepada adiknya yang kebetulan bekerja dirumah sakit tersebut untuk menghubungi keluarga kami di hotel. Kami yang mendengar kabar tersebut hanya bisa merinding, bingung dan merasa bersalah.

Continue reading “10 Tahun Bersama (bukan) Kakakku part 2”